Kota Tangerang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mulai mengerjakan proyek perbaikan ruas Jalan Marsekal Suryadarma, Kecamatan Neglasari pada hari ini.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang Taufik Syahzaeni
menuturkan, proyek perbaikan ruas Jalan Marsekal Suryadarma akan mencakup rekonstruksi total struktur badan jalan sekaligus pembetonan yang tersebar di lima segmen. Yakni, mulai dari pertigaan M1 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kampung Rawa Rotan, TPU Selapajang Jaya, sampai di sekitar terowongan dekat Jalan Parimeter Utara.
”Hari ini proyek perbaikan ruas Jalan Marsekal Suryadarma mulai berlangsung, ada lima segmen kerusakan jalan yang akan diperbaiki total dengan panjang sekitar 297 meter yang ditargetkan akan berlangsung sampai dua bulan ke depan,” ujar Taufik setelah mekukan monitoring langsung ke lokasi proyek perbaikan, Selasa (18/8/26).
Ia melanjutkan, Pemkot Tangerang telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kemacetan yang terjadi di Jalan Marsekal Suryadarma.
Pihaknya telah berkoordinasi dengan Satlantas Polres Metro Tangerang Kota untuk menerapkan sistem contraflow dengan membuka pembatas jalan di sisi arah Kota Tangerang menjadi dua jalur secara bergantian.
”Jadi karena tidak memungkinkan dibuatkan jalur alternatif, skema rekayasa lalu lintasnya sudah disiapkan untuk memastikan ruas jalan tetap bisa dilalui selama proyek rekonstruksi berlangsung. Rencananya sebisa mungkin kedua ruas jalan tetap bisa digunakan, namun kami juga menyiapkan sistem contraflow dengan membuka pembatas jalan sisi arah Kota Tangerang menjadi dua arah demi kelancaran bersama,” tambahnya.
Selain itu, Pemkot Tangerang menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan serta potensi kemacetan lalu lintas yang ditimbulkan selama proyek perbaikan ruas Jalan Marsekal Suryadarma berlangsung.
”Kami menyadari proyek perbaikan jalan ini akan menganggu aktivitas lalu lintas dan mobilitas pengguna jalan, jadi kami meminta maaf sebesar-besarnya karena perbaikan ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan secara jangka panjang,” pungkasnya.[red]












