Menu ✖

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Banten · 3 Agu 2026 ·

Gubernur Andra Soni dan Kapolda Banten Perkuat Sinergi Antisipasi Karhutla dan Kekeringan


 Gubernur Banten Andra Soni dan Kapolda Banten Irjen Pol Hengki saat Apel Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana dan Karhutla di Lapangan Mapolda Banten, Kota Serang, foto: Ist Perbesar

Gubernur Banten Andra Soni dan Kapolda Banten Irjen Pol Hengki saat Apel Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana dan Karhutla di Lapangan Mapolda Banten, Kota Serang, foto: Ist

Serang – Gubernur Banten Andra Soni bersama Kapolda Banten Irjen. Pol. Hengki terus memperkuat sinergi menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta dampak kekeringan yang diperkirakan meningkat pada puncak musim kemarau Agustus 2026. Komitmen tersebut ditegaskan dalam Apel Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana dan Karhutla di Lapangan Mapolda Banten, Kota Serang, Senin (3/8/2026).

Andra Soni mengatakan, apel kesiapsiagaan merupakan bentuk langkah antisipatif menghadapi potensi bencana berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memperkirakan Agustus menjadi puncak musim kemarau di sebagian wilayah Banten. Kesiapsiagaan tidak hanya menyangkut personel, tetapi juga peralatan, relawan, hingga dukungan anggaran agar penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.

“Kita memastikan seluruh personel siap, relawan siap, peralatan siap, termasuk dukungan anggaran juga siap,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten juga akan memperkuat kesiapsiagaan hingga tingkat kabupaten dan kota agar koordinasi penanganan bencana semakin efektif. Selain mengantisipasi Karhutla, Pemprov Banten saat ini juga memetakan wilayah yang mulai mengalami kekeringan untuk mempercepat penyaluran bantuan air bersih kepada masyarakat.

“Kami sedang memetakan daerah yang mengalami kekurangan air agar seluruh pihak bisa bergerak bersama membantu masyarakat,” katanya.

Andra Soni juga menaruh perhatian terhadap potensi kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Berkaca pada sejumlah kejadian sebelumnya, Polda Banten bersama pemerintah daerah membentuk Satgas Terpadu yang akan disiagakan di lokasi-lokasi tersebut guna melakukan pemantauan dan pencegahan.

Menurutnya, keberadaan gas metana di TPA menjadi salah satu faktor yang harus diwaspadai sehingga diperlukan pengawasan untuk mencegah munculnya sumber api maupun praktik pembakaran sampah.

Sementara itu, Kapolda Banten Irjen. Pol. Hengki menegaskan, apel kesiapsiagaan menjadi bukti nyata sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi ancaman Karhutla.

Ia mengatakan, upaya penanggulangan lebih diutamakan pada langkah preventif melalui peningkatan kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta edukasi kepada masyarakat.

“Apel ini menjadi simbol kesiapan bersama untuk melakukan langkah-langkah pencegahan sebelum terjadi kebakaran hutan dan lahan,” katanya.

Kapolda mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membakar sampah sembarangan, serta tidak membuang puntung rokok di lokasi yang berpotensi memicu kebakaran. Menurutnya, sosialisasi juga akan diperkuat melalui pemasangan spanduk, videotron, media massa, media sosial, hingga patroli menggunakan kendaraan public address.

Selain itu, Satgas Terpadu akan ditempatkan di sejumlah titik rawan, terutama Tempat Pembuangan Akhir (TPA), dengan dukungan personel, mobil pemadam kebakaran, ambulans, dan peralatan lainnya agar dapat bergerak cepat apabila terjadi kondisi darurat.

“Kami juga mengajak seluruh media dan masyarakat bersama-sama menyebarluaskan edukasi agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran,” ujar Hengki.[red]

Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tinawati Andra Soni Bawa Produk Kerajinan Banten ke Kriyanusa, Perluas Peluang Pasar

1 Oktober 2026 - 19:26

Warga Banten Selatan Kini Bisa Cuci Darah di RSUD Malingping, Andra Soni: Kita Dekatkan Fasilitas Kesehatan

30 September 2026 - 21:44

Pendidikan Berkualitas Putus Rantai Kemiskinan, Gubernur Andra Soni Apresiasi Sekolah Rakyat Presiden Prabowo 

30 September 2026 - 20:00

Dukung Program Bang Andra, Bank Banten Dorong Peningkatan Aksesibilitas dan Kesejahteraan Masyarakat Perdesaan

30 September 2026 - 19:28

Sudah 71,05 Kilometer Jalan Bang Andra Dibangun, Mudahkan Aksesibilitas Masyarakat 

30 September 2026 - 18:31

Bank Banten Raih Penghargaan sebagai Popular Brand Kategori Jasa Keuangan Perbankan Daerah

29 September 2026 - 22:17

Trending di Banten