Menu

Mode Gelap
Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir

Kota Tangerang · 17 Jun 2026 ·

Wajib Pemeriksaan Pra Nikah Jadi Bagian Strategi Pencegahan Stunting di Kota Tangerang


 Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni. Foto: ist Perbesar

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni. Foto: ist

Kota Tangerang – Pemerintah Kota Tangerang terus memperkuat upaya pencegahan stunting melalui berbagai intervensi sejak dini. Salah satu strategi yang dijalankan adalah melalui Program Pengantin Sehat, yakni pemeriksaan kesehatan bagi calon pengantin sebelum memasuki jenjang pernikahan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, mengatakan pencegahan stunting tidak hanya dilakukan pada anak yang telah lahir, tetapi dimulai sejak masa remaja hingga sebelum kehamilan.

“Kalau kami fokusnya sekarang kepada jangan sampai ada anak dengan stunting baru. Maka upaya-upaya kita semua sudah bergeser ke pencegahan, tidak hanya di urusan balitanya, tetapi mulai dari remaja hingga calon pengantin,” jelas dr. Dini, Rabu (17/6/26).

Dini menjelaskan, melalui Program Pengantin Sehat, seluruh calon pengantin yang akan mengurus rekomendasi pernikahan dianjurkan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan di fasilitas kesehatan terdekat.

“Seluruh calon pengantin yang mau mengurus pernikahannya untuk mendapatkan rekomendasi nikah, terlebih dahulu kami minta supaya diperiksa kesehatannya di fasilitas kesehatan terdekat. Diperiksa laboratorium, pemeriksaan laboratorium yang menjadi prioritas adalah Hb (anemia), HIV, sifilis, hepatitis B, dan skrining talasemia” papar dr. Dini.

Selain pemeriksaan kesehatan, calon pengantin juga mendapatkan edukasi terkait pentingnya menjaga kondisi tubuh sebelum memasuki masa kehamilan, termasuk memastikan tidak mengalami anemia. Menurut Dini, kesehatan calon ibu memiliki pengaruh besar terhadap tumbuh kembang anak pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan.

“Kalau remajanya anemia, nanti saat hamil juga berpotensi anemia. Dampaknya, bayi yang dilahirkan juga berisiko mengalami gangguan pertumbuhan. Karena itu, upaya-upaya ini dilakukan berdasarkan hasil penelitian yang menunjukkan pentingnya menjaga kesehatan calon ibu sejak sebelum hamil,” katanya.

Tak hanya itu, calon pengantin juga didorong untuk melengkapi imunisasi yang dibutuhkan sebagai bagian dari persiapan menuju kehamilan yang sehat.

“Stunting ini sebenarnya bisa dicegah. Karena itu, pencegahan harus dilakukan secara berkesinambungan dari remaja, calon pengantin, ibu hamil, hingga anak usia balita. Semua memiliki peran penting dalam menciptakan generasi Kota Tangerang yang sehat dan unggul,” tutup Dini.[red]

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Buka Verifikasi RKA, Sekda: Pastikan Setiap Rupiah Tepat Sasaran dan Bermanfaat 

20 Agustus 2026 - 19:33

Pernah Jadi Ketua Karang Taruna RW dan Kini Gubernur Banten, Andra Soni Ajak Pemuda Terus Mengabdi

20 Agustus 2026 - 19:23

UMKM Award, Wakil Wali Kota Maryono: Pacu Produk Lokal Menuju Global

20 Agustus 2026 - 15:33

Sachrudin Ajak JPPPM Terus Tebarkan Ilmu dan Manfaat Pesantren ke Tengah Masyarakat

19 Agustus 2026 - 18:59

Pemkot Tangerang Perkuat Kesiapsiagaan Bencana di Lingkungan Sekolah Melalui Edukasi dan Simulasi 

19 Agustus 2026 - 17:30

Hadapi Musim Kemarau, Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang Perkuat Cadangan Air Bersih

18 Agustus 2026 - 19:30

Trending di Kota Tangerang