Menu

Mode Gelap
Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30

Kabupaten Tangerang · 17 Mei 2026 ·

Makam Keramat Ki Mauk Selesai Direvitalisasi, Bupati Maesyal: Momentum Pelestarian Sejarah


 Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid saat meresmikan selesainya proyek pemugaran dan penataan kawasan Makam Keramat Ki Mauk di Kecamatan Mauk. Foto: ist Perbesar

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid saat meresmikan selesainya proyek pemugaran dan penataan kawasan Makam Keramat Ki Mauk di Kecamatan Mauk. Foto: ist

Kabupaten Tangerang – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid meresmikan selesainya proyek pemugaran dan penataan kawasan Makam Keramat Ki Mauk di Kecamatan Mauk. Kegiatan tersebut sekaligus menandai keberhasilan program relokasi permukiman warga di sekitar area makam menjadi kawasan yang lebih tertata, bersih, dan representatif, Minggu (17/5/26).

Bupati Maesyal Rasyid, mengungkapkan bahwa rencana penataan makam pejuang dan tokoh panutan masyarakat tersebut sebenarnya telah direncanakan sejak tahun 1997. Namun, melalui komitmen bersama dan pendekatan musyawarah, proses penataan akhirnya dapat direalisasikan secara optimal dalam satu tahun terakhir.

“Alhamdulillah, rencana pemugaran, penataan, dan pembangunan Makam Keramat Ki Mauk ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 1997. Namun setahun lalu, tepatnya pada bulan Mei, kami bermusyawarah bersama keluarga yang tinggal di sini, Pak Camat, Ketua MUI, serta tokoh pemuda. Alhamdulillah semuanya sepakat dan menyetujui relokasi rumah warga,” ujar Bupati Maesyal.

Penataan kawasan tersebut di antaranya termasuk pemindahan rumah warga yang sebelumnya berada di area inti makam keramat. Hunian baru warga kini berada sekitar 100 hingga 200 meter dari lokasi semula, dengan fasilitasi dari Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama pihak swasta PIK 2.

Menurut Bupati Maesyal, kondisi kawasan makam sebelumnya dinilai kurang representatif sebagai situs keramat dan destinasi ziarah masyarakat. Penafaan tersebut bertujuan agar kawasan situs sejarah dan religi tersebut lebih tertata dan terbebas dari kesan kumuh.

“Dulu saya melihat kawasan ziarah ini kurang tertata. Rumah-rumah di sekitarnya juga belum mencerminkan bahwa ini adalah kawasan makam keramat. Sekarang alhamdulillah pendopo sudah dibangun, tempat ziarah sudah disiapkan, dan insyaAllah ini diharapkan akan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Lanjut dia, saat ini kawasan Makam Keramat Ki Mauk telah dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, seperti pendopo, akses air bersih, toilet umum, dan ke depan akan dibangun musala. Pemerintah Kabupaten Tangerang optimistis penataan tersebut nantinya juga dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“Di satu sisi kita terus mengingat jasa para leluhur, pejuang, dan tokoh panutan seperti Ki Mauk. Di sisi lain, mudah-mudahan kawasan ini bisa menjadi pusat kegiatan ekonomi kerakyatan. Masyarakat bisa berjualan, menyediakan kopi dan kebutuhan peziarah, sekaligus ikut menjaga kelestarian dan kebersihan makam keramat ini,” tambahnya.

Ki Mauk sendiri dikenal luas oleh masyarakat sebagai sosok pejuang dan tokoh panutan yang memiliki jasa besar bagi wilayah Mauk dan sekitarnya, sehingga nilai perjuangan dan keteladanannya diharapkan terus diwariskan kepada generasi penerus.

“Kita berharap semangat dan nilai-nilai perjuangan beliau terus hidup dan menginspirasi kita semua untuk bersam-sama membangun daerah,” pungkasnya.[red]

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tertib Pajak Air Permukaan, UPTD PPD Samsat Kelapa Dua Tutup Intake di Kosambi dan Teluk Naga 

17 Mei 2026 - 10:00

Wabup Intan Hadiri Penen Jagung Serentak Kuartal II Polres Metro Tangsel

16 Mei 2026 - 20:50

Gubernur Banten Andra Soni: 695 Koperasi Merah Putih Sudah Beroperasi

16 Mei 2026 - 14:40

Kasdam Jaya didampingi Danrem 052/Wkr Hadiri Operasionalisasi 1.061 Koperasi Merah Putih di KMP Ciakar

16 Mei 2026 - 14:38

Bupati Tangerang: 274 Koperasi Desa Merah Putih Didukung CSR Rp27,4 milyar

16 Mei 2026 - 14:06

Bupati Tangerang Serap Aspirasi Warga Legok Saat Jum’at Keliling di Masjid Rahmatullah 

15 Mei 2026 - 17:46

Trending di Kabupaten Tangerang