Menu ✖

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Banten · 26 Apr 2026 ·

Dengar Keluhan Warga Soal Harga Rokok, Annisa Mahesa Soroti Maraknya Rokok Ilegal


 Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Daerah Pemilihan Banten II, Annisa Mahesa, kembali melaksanakan kegiatan reses di Kelurahan Tembong, Kecamatan Cipocok Jaya. Foto: ist Perbesar

Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Daerah Pemilihan Banten II, Annisa Mahesa, kembali melaksanakan kegiatan reses di Kelurahan Tembong, Kecamatan Cipocok Jaya. Foto: ist

Kota Serang – Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Daerah Pemilihan Banten II, Annisa Mahesa, kembali melaksanakan kegiatan reses di Kelurahan Tembong, Kecamatan Cipocok Jaya, pada Minggu (26/4).

Dalam pertemuan tersebut, Annisa menyerap aspirasi masyarakat, termasuk keluhan sejumlah bapak-bapak terkait kenaikan harga rokok yang dirasakan semakin memberatkan.

Dalam suasana diskusi yang terbuka, beberapa warga menyampaikan bahwa harga rokok yang terus meningkat mendorong sebagian masyarakat beralih ke rokok dengan harga lebih murah, yang tidak jarang merupakan rokok ilegal. Menanggapi hal tersebut, Annisa menyoroti bahwa fenomena ini menjadi perhatian serius karena tidak hanya berdampak pada penerimaan negara, tetapi juga berisiko bagi kesehatan masyarakat.

“Ketika harga rokok semakin tinggi, ada kecenderungan masyarakat mencari alternatif yang lebih murah. Di sinilah rokok ilegal masuk dan menjadi masalah, karena tidak terjamin kualitasnya dan merugikan negara,” ujar Annisa.

Ia menegaskan bahwa peredaran rokok ilegal perlu menjadi perhatian bersama, baik dari sisi penegakan hukum maupun edukasi kepada masyarakat. Menurutnya, rokok ilegal tidak hanya menghindari kewajiban cukai, tetapi juga berpotensi tidak memenuhi standar produksi yang semestinya.

Selain itu, Annisa juga mengajak masyarakat untuk mulai mempertimbangkan kembali pola konsumsi rokok, baik dari sisi kesehatan maupun pengeluaran rumah tangga.

“Kalau bisa dikurangi, itu jauh lebih baik. Karena dampaknya bukan hanya ke kesehatan, tapi juga ke kondisi ekonomi keluarga,” tambahnya.

Melalui reses ini, Annisa menegaskan komitmennya untuk terus membawa aspirasi masyarakat ke tingkat pusat, sekaligus mendorong kebijakan yang lebih seimbang antara perlindungan masyarakat, kesehatan publik, dan penerimaan negara.

“Setiap masukan dari warga adalah bahan penting bagi kami dalam merumuskan langkah ke depan. Harapannya, kebijakan yang diambil bisa benar-benar menjawab kondisi di lapangan,” tutup Annisa.[red]

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tinawati Andra Soni Bawa Produk Kerajinan Banten ke Kriyanusa, Perluas Peluang Pasar

1 Oktober 2026 - 19:26

Warga Banten Selatan Kini Bisa Cuci Darah di RSUD Malingping, Andra Soni: Kita Dekatkan Fasilitas Kesehatan

30 September 2026 - 21:44

Pendidikan Berkualitas Putus Rantai Kemiskinan, Gubernur Andra Soni Apresiasi Sekolah Rakyat Presiden Prabowo 

30 September 2026 - 20:00

Dukung Program Bang Andra, Bank Banten Dorong Peningkatan Aksesibilitas dan Kesejahteraan Masyarakat Perdesaan

30 September 2026 - 19:28

Sudah 71,05 Kilometer Jalan Bang Andra Dibangun, Mudahkan Aksesibilitas Masyarakat 

30 September 2026 - 18:31

Bank Banten Raih Penghargaan sebagai Popular Brand Kategori Jasa Keuangan Perbankan Daerah

29 September 2026 - 22:17

Trending di Banten