Menu

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Kabupaten Tangerang · 10 Apr 2026 ·

Ambil Langkah Tegas, Bupati Tangerang Pastikan Penataan Sungai Cirarab Segera Dimulai


 Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid saat meninjau Bantaran Sungai Cirarab. Foto: ist Perbesar

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid saat meninjau Bantaran Sungai Cirarab. Foto: ist

Kabupaten Tangerang – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid mengambil langkah tegas untuk memastikan penataan Sungai Cirarab segera bisa mulai dilaksanakan agar banjir yang kerap melanda di sepanjang aliran sungai Cirarab Kecamatan Pasar Kemis bisa tertangani.

Langkah tegas tersebut ditunjukan Bupati Maesyal Rasyid saat memimpin langsung musyawarah penataan Sungai Cirarab yang berada di perbatasan Kecamatan Pasar Kemis dan Sepatan, bertempat di Masjid Al-Muhajirin Pasar Kemis, Jumat (10/4/26).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mengungkapkan bahwa hasil musyawarah, semua pihak, khususnya para warga yang tinggal di bantaran Sungai Cirarab sepakat dilakukannya penataan Cungai Cirarab.

“Alhamdulillah, seluruh pihak termasuk masyarakat yang tinggal di bantaran Sungai Cirarab telah sepakat. Penataan dan penertiban akan mulai dilaksanakan pada hari Minggu, 12 April 2026. Semua keputusan ini merupakan hasil musyawarah dan telah dituangkan dalam kesepakatan tertulis yang ditandatangani bersama,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid

Lanjut dia, musyawarah tersebut merupakan merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya yang dilakukan sebelum bulan Ramadan. Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Tangerang telah mengedepankan musyawarah dan kebersamaan demi kepentingan yang lebih besar, yakni mengurangi risiko banjir dan meningkatkan keselamatan masyarakat.

Ia juga memastikan bahwa pelaksanaan penataan tetap memperhatikan toleransi antarumat beragama. Pihaknya mempersilakan kegiatan ibadah tetap berjalan dengan penyesuaian lokasi selama proses penataan berlangsung.

“Kami persilakan masyarakat menjalankan ibadah sesuai keyakinannya. Ini bentuk toleransi kita, namun untuk sementara aktivitas di lokasi penataan dapat dialihkan demi kelancaran pekerjaan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, ia menjabarkan bahwa penataan Sungai Cirarab akan dilakukan melalui beberapa tahapan, di antaranya normalisasi aliran sungai serta pembangunan turap (sheet pile) yang akan segera dilaksanakan setelah proses normalisasi selesai.

“Normalisasi akan dilakukan terlebih dahulu untuk memperlancar aliran air. Setelah itu, langsung dilanjutkan dengan penurapan. Ini juga sudah mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Banten,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila selama proses pengerjaan nantinya menimbulkan ketidaknyamanan

“Kami mohon maaf apabila ada aktivitas warga yang terganggu selama proses pembangunan. Ini bersifat sementara, dan ke depan kita harapkan lingkungan menjadi lebih aman, tertata, dan terbebas dari banjir,” ujarnya.

Menurut dia keberhasilan penataan membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif masyarakat. Ia memberikan contoh, dampak nyata dukungan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat di Perumahan Tangerang Elok, Pasar Kemis yang bisa meminimalisir banjir

“Di wilayah Elok, setelah dilakukan penataan, alhamdulillah sudah tidak terjadi banjir. Ini menjadi bukti bahwa upaya, dukungan dan kolaborasi bersama bisa memberikan hasil nyata,” tandasnya.

Musyawarah tersebut dihadiri juga oleh pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Dinas Provinsi Banten, Kepala Dinas Bina Marga SDA dan jajaran, Kadis Tataruang Bangunan, Kadis Perkim, jajaran Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Tangerang, para camat, lurah, tokoh masyarakat, hingga anggota DPRD Kabupaten dan Provinsi Banten serta warga yang bermukim di bantaran sungai.[red]

Artikel ini telah dibaca 55 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bupati Tangerang Letakkan Batu Pertama Bedah 4 Rumah di Sindang Panon

4 September 2026 - 13:29

Wabup Intan Harap IIPE 2026 Mampu Dorong Peningkatan Investasi, Peluang Usaha dan Lapangan Kerja

4 September 2026 - 13:21

Warga Kabupaten Tangerang Bersyukur Ikut Program Cek Kesehatan Gratis (CKG)

3 September 2026 - 15:34

Tutup Gelar TTG XX, Gubernur Andra Soni Dorong Inovasi Desa Dukung Asta Cita

3 September 2026 - 15:03

Beasiswa Tangerang Gemilang 2026, 1.000 Lebih Mahasiswa Dapat Bekal Kuliah Demi Kejar Cita-Cita

1 September 2026 - 19:51

Bupati Tangerang Sambangi Keluarga Korban Pohon Tumbang Di Teluknaga

1 September 2026 - 19:42

Trending di Kabupaten Tangerang