Menu

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Nasional · 12 Mar 2026 ·

Sinkronkan Data Bansos dan BPJS, Sufmi Dasco: RUU Satu Data Segera Dibahas


 Wakil Ketua DPR RI, Prof.Dr.Ir.H. Sufmi Dasco Ahmad,SH.,MH. Foto: ist Perbesar

Wakil Ketua DPR RI, Prof.Dr.Ir.H. Sufmi Dasco Ahmad,SH.,MH. Foto: ist

Jakarta – Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menegaskan bahwa DPR akan segera membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) Satu Data.

RUU ini disiapkan untuk menyinkronkan data antar kementerian dan lembaga agar tidak lagi terjadi perbedaan data di lapangan.

Dasco menyebut, pembahasan RUU Satu Data akan dimulai oleh Badan Legislasi (Baleg) DPR dalam waktu dekat.

“Selanjutnya juga Badan Legislasi akan juga menggelar partisipasi publik untuk pembuatan atau kemudian harmonisasi dari Undang-Undang Perampasan Aset dan berikutnya segera dibahas Undang-Undang Satu Data. Demikian,” Ungkap Dasco di Gedung DPR, Rabu (11/3/2026).

Dasco menambahkan bahwa kebutuhan regulasi Satu Data muncul dari berbagai pengalaman di lapangan, termasuk saat penanganan bencana. Ia menilai selama ini data antar kementerian sering berbeda sehingga menyulitkan proses penyaluran bantuan.

“Ya, Satu Data itu kita lebih banyak pengalaman di bencana kemarin. Misalnya bahwa data satu kementerian dengan kementerian lain itu berbeda-beda, sehingga kemudian di lapangan juga terjadi ketidaksinkronan ketika kemudian memberikan bantuan-bantuan kepada para pengungsi,” ujarnya.

Dasco juga menegaskan bahwa persoalan perbedaan data juga terlihat dalam penyaluran bantuan sosial hingga layanan jaminan kesehatan. Karena itu, DPR ingin mendorong penyatuan sistem data nasional.

“Lalu kemudian untuk dana bansos, BPJS, itu kita lihat juga masih ada ketidaksinkronan, sehingga kita akan sinkronkan menjadi Satu Data sehingga ke depan tidak ada lagi kesimpangsiuran data yang membuat situasi juga di lapangan tidak bagus. Demikian,” tutur Dasco.

Selain RUU Satu Data, DPR juga menargetkan sejumlah rancangan undang-undang lain dapat diselesaikan tahun ini.

“Kita targetnya insyaallah tahun ini. Targetnya insyaallah tahun ini dapat diselesaikan,” Pungkasnya.[red]

Artikel ini telah dibaca 121 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sejak Dinyatakan Hilang, Presiden Prabowo Intruksikan KSAL Kerahkan 11 Kapal Gabungan Lakukan Pencairan

10 September 2026 - 19:21

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir: Percayalah, Masih Banyak Polisi Baik

9 September 2026 - 19:30

Sekjen Forum Pimred Multimedia Dukung Personil Gabungan Maksimalkan Pencarian 5 Wartawan 

9 September 2026 - 16:22

Sufmi Dasco: Pedagang Kaki lima adalah Wajah Ekonomi Rakyat yang Terus Bergerak

3 September 2026 - 08:37

Aktivis Peduli Sungai Tolak Gagasan Menteri PKP Bangun Rumah Susun Diatas Sungai: Ide Konyol!

31 Agustus 2026 - 08:19

KPK Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor

30 Agustus 2026 - 07:03

Trending di Nasional