Menu

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Kabupaten Tangerang · 7 Mar 2026 ·

Bupati dan Unsur Forkopimda Gelar Tanam Raya Jagung Hibrida Serentak di Desa Ranca Iyuh


 Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid bersama Unsur Forkopimda melaksanakan penanaman bibit jagung hibrida serentak di Desa Ranca Iyuh, Kecamatan Panongan. Foto: ist Perbesar

Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid bersama Unsur Forkopimda melaksanakan penanaman bibit jagung hibrida serentak di Desa Ranca Iyuh, Kecamatan Panongan. Foto: ist

Kabupaten Tangerang – Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid bersama Unsur Forkopimda melaksanakan penanaman bibit jagung hibrida serentak di Desa Ranca Iyuh, Kecamatan Panongan, Sabtu (7/3/26).

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari kegiatan Tanam Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 yang dipusatkan di Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan, yang dihadiri langsung oleh Kapolri dan diikuti secara virtual secara nasional.

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menjelaskan bahwa penanaman jagung hibrida tersebut merupakan suatu langkah proaktif dalam menyikapi situasi global yang tidak menentu, seperti pecahnya konflik internasional yang berdampak langsung pada rantai pasok ekspor-impor dan ketersediaan pangan dunia.

“Dunia sedang tidak baik-baik saja, ada peperangan yang berdampak pada ekonomi dan tertundanya distribusi pangan. Kita juga harus mengantisipasi musim panas ekstrem. Oleh karena itu, kita harus mandiri secara pangan. Kita gandeng pengusaha dan pabrik-pabrik agar ekonomi tetap terjaga dan meminimalisir risiko PHK,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Pihaknya akan terus menguatkan kolaborasi dan sinergi antara Pemerintah Daerah, Polri, TNI, Kejaksaan, dan DPRD untuk menjaga dan menguatkan ketahanan pangan bagi masyarakat, baik melalui program tanam padi dan jagung hibrida bersama maupun tanaman-tanaman lainnya

“Melalui keberlanjutan program menanam padi bersama TNI, dan jagung hibrida bersama Polri, saya optimistis ketersediaan pangan bagi masyarakat akan tetap terjaga di tengah tantangan ekonomi global”, ujarnya.

Ia pun mengajak seluruh pemilik lahan di Kabupaten Tangerang untuk mengoptimalkan lahan produktif yang belum dimanfaatkan, bekerja sama dengan masyarakat. Secara khusus, pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada pemilik lahan, Edi Setiawan yang telah memberikan izin kepada kelompok tani untuk memanfaatkan lahannya.

“Kami berterima kasih kepada pemilik lahan, seperti Pak Edi Setiawan, yang telah mengizinkan tanahnya dimanfaatkan. Ini adalah berkah, daripada dibiarkan menganggur, lebih baik ditanami jagung oleh kelompok tani. Hasilnya bisa dijual atau dikonsumsi untuk meningkatkan gizi masyarakat,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga mengapresiasi inisiatif dan inovasi Kapolresta Tangerang beserta seluruh jajarannya dalam program tanam jagung hibrida yang diharapkan semakin memperkuat ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kab. Tangerang

“Kami atas nama pemerintah daerah mengapresiasi inovasi Pak Kapolres beserta jajaran terkait ketahanan pangan ini. Mudah-mudahan dengan ketahanan pangan yang kuat, masyarakat sehat, dan masyarakat juga kuat dalam menjalankan kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolresta Tangerang, Kombes Pol. M. Indra Waspada, melaporkan bahwa program ketahanan pangan ini merupakan implementasi program Asta Cita Presiden RI. Untuk wilayah hukum Polresta Tangerang yang mencakup 19 kecamatan, pihaknya akan menambah luas area tanam pada kuartal pertama ini.

“Saat ini kita menjalankan program satu desa dua hektar, dan ada penambahan di kuartal tahun ini sebanyak dua hektar lagi di tiap kecamatan. Kami berkomitmen memberikan pelayanan kepada masyarakat agar swasembada pangan tercapai,” jelas Kapolresta Indra Waspada

Menurut dia, dipilihnya jagung hibrida karena difokuskan untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak nasional yang mekanisme hasil panennya tidak akan dijual bebas, melainkan disalurkan langsung melalui mekanisme resmi.

“Hasil panen dari jagung hibrida ini akan kami laporkan dan salurkan ke Bulog untuk ditampung. Ini tanggung jawab kita bersama, TNI-Polri bersama Pemerintah Daerah dan masyarakat, demi memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga,” jelasnya. [red]

 

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Wabup Intan Tekankan Pentingnya Adab Dalam Mencetak Generasi Berkarakter

5 September 2026 - 21:30

Bupati Tangerang Letakkan Batu Pertama Bedah 4 Rumah di Sindang Panon

4 September 2026 - 13:29

Wabup Intan Harap IIPE 2026 Mampu Dorong Peningkatan Investasi, Peluang Usaha dan Lapangan Kerja

4 September 2026 - 13:21

Warga Kabupaten Tangerang Bersyukur Ikut Program Cek Kesehatan Gratis (CKG)

3 September 2026 - 15:34

Tutup Gelar TTG XX, Gubernur Andra Soni Dorong Inovasi Desa Dukung Asta Cita

3 September 2026 - 15:03

Beasiswa Tangerang Gemilang 2026, 1.000 Lebih Mahasiswa Dapat Bekal Kuliah Demi Kejar Cita-Cita

1 September 2026 - 19:51

Trending di Kabupaten Tangerang