Menu

Mode Gelap
Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30

Banten · 17 Feb 2026 ·

Sambut Arus Mudik Lebaran 2026, Pemprov Banten Prioritaskan Penanganan Enam Ruas Jalan Menuju Jalur Wisata


 Gubernur Banten Andra Soni dan Kepala Dinas PUPR Banten saat Meninjau Ruas Jalan yang akan diperbaiki. Foto: ist Perbesar

Gubernur Banten Andra Soni dan Kepala Dinas PUPR Banten saat Meninjau Ruas Jalan yang akan diperbaiki. Foto: ist

Serang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memastikan kesiapan infrastruktur jalan kewenangan provinsi menjelang arus mudik Lebaran 2026.

Upaya ini difokuskan untuk menjamin kelancaran arus lalu lintas, khususnya pada akses strategis menuju berbagai destinasi pariwisata di wilayah Banten.

Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten, Arlan Marzan, menjelaskan bahwa selain mengandalkan jalur utama seperti jalan tol dan arteri yang merupakan kewenangan pemerintah pusat, Pemprov Banten juga telah menyiapkan enam ruas jalan provinsi sebagai jalur alternatif. Jalur-jalur tersebut diproyeksikan untuk menopang mobilisasi wisatawan menuju kawasan Anyer, Carita, Tanjung Lesung, hingga Sawarna.

“Terdapat enam ruas jalan provinsi yang menjadi prioritas penanganan kami. Sesuai arahan Bapak Gubernur, pada H-10 Lebaran seluruh lubang jalan harus sudah tertangani. Hal ini penting untuk memastikan perjalanan masyarakat, terutama yang menuju kawasan wisata, dapat berlangsung aman dan nyaman,” ujar Arlan di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Senin (16/2/2026).

Adapun enam ruas jalan yang menjadi fokus utama perbaikan dan pemeliharaan meliputi Ruas Taktakan – Gunung Sari, Ruas Palima – Cinangka, Ruas Mengger – Saringin, Ruas Saketi – Malingping, Ruas Citeras – Tigaraksa, Ruas Ciruas – Petir – Warung Gunung.

Arlan menambahkan, meskipun arus mudik dan balik utama tetap bertumpu pada jalan tol dan arteri dari Jakarta menuju Merak, jalan provinsi memegang peranan vital sebagai penyangga dan alternatif apabila terjadi kepadatan di jalur utama.

“Fungsi jalan provinsi adalah menunjang dan menjadi jalur alternatif strategis bagi pemudik maupun wisatawan,” imbuhnya.

Guna menjaga kelancaran lalu lintas, Dinas PUPR Provinsi Banten juga mengambil kebijakan untuk menunda sementara pelaksanaan proyek konstruksi besar yang berpotensi memicu sistem buka-tutup jalan.

“Kami memilih untuk mengoptimalkan pekerjaan pemeliharaan rutin guna memastikan kondisi jalan tetap mantap. Penundaan proyek konstruksi sementara dilakukan agar tidak menimbulkan hambatan baru bagi pengguna jalan selama masa mudik,” pungkas Arlan.[red]

Artikel ini telah dibaca 88 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gubernur Andra Soni Pimpin Penandatanganan Komitmen SPMB Ramah Tahun Ajaran 2026-2027

3 Juni 2026 - 19:24

Pemprov Banten Raih Opini Kualitas Tinggi Tanpa Maladministrasi dari Ombudsman RI

3 Juni 2026 - 18:03

Gubernur Andra Soni Tekankan Pentingnya Peran Perempuan dalam Pembangunan

3 Juni 2026 - 14:46

Hari Ini Penandatanganan Komitmen SPMB Ramah, Andra Soni: Tidak Ada Titip Menitip 

3 Juni 2026 - 06:02

Hadiri Purna Tugas Dua Pejabat Eselon II, Gubernur Andra Soni Minta Dedikasi Tiada Henti untuk Masyarakat

1 Juni 2026 - 17:39

Angka Melek Huruf Generasi Muda Banten Tembus 99,95 Persen, Cerminkan Kemajuan Pendidikan

30 Mei 2026 - 17:19

Trending di Banten