Menu

Mode Gelap
Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30

Kabupaten Tangerang · 21 Jan 2026 ·

Haul ke-345 Raden Aria Wangsakara, Bupati Tangerang: Bukan Hanya Pendiri Tapi Juga Teladan Masyarakat Tangerang


 Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid bersama Gubernur Banten Andra Soni saat menghadiri Haul ke-345 Raden Aria Wangsakara. Foto: ist Perbesar

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid bersama Gubernur Banten Andra Soni saat menghadiri Haul ke-345 Raden Aria Wangsakara. Foto: ist

Kabupaten Tangerang – Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid dampingi Gubernur Banten Andra Soni menghadiri Haul ke-345 Pahlawan Nasional Sekaligus Pendiri Tangerang, Raden Aria Wangsakara di TMP Raden Aria Wangsakara Lengkong Kiyai, Kabupaten Tangerang, Rabu, 21 Januari 2026.

Dalam sambutannya, Maesyal Rasyid mengatakan bahwa Raden Aria Wangsakara bukan hanya sekedar pendiri Tangerang melainkan tokoh pembangunan yang menata kehidupan sosial, keagamaan di Wilayah Tangerang.

“Raden Aria Wangsakara tidak hanya membangun permukiman, tetapi juga menata kehidupan sosial, keagamaan, dan pertahanan rakyat. Dari sinilah Tangerang tumbuh sebagai wilayah strategis yang memiliki karakter religius sekaligus kuat dalam perlawanan terhadap penjajah,” ungkapnya, Rabu (21/01/2026).

Maesyal menambahkan bahwa bagi masyarakat Tangerang, Haul yang digelar setiap tahun ini menjadi pengingat bahwa Raden Aria Wangsakara adalah figur teladan yang relevan lintas zaman. Ia mengajarkan bahwa religiusitas tidak boleh lepas dari tanggung jawab sosial, bahwa ilmu harus berjalan seiring keberanian, dan bahwa cinta tanah air adalah bagian dari iman dan pengabdian.

“Haul Akbar ke-345 ini menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali kesadaran sejarah, membentengi generasi muda dari lupa asal-usul, serta meneguhkan identitas Tangerang sebagai wilayah yang lahir dari perjuangan, dakwah, dan pengorbanan,” Tandasnya.

Rangkaian acara yang meliputi ziarah makam, doa bersama, pembacaan manaqib, diskusi sejarah, perlombaan, hingga tausiyah tersebut menjadi titik temu antara sejarah, spiritualitas, dan kesadaran kebangsaan berlangsung dari pagi hingga malah hari. [red

Artikel ini telah dibaca 136 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gerakan ‘Banten Teduh Tangerang Sejuk’ Dukung KemenLH Tanam 2 Milyar Pohon

13 Juni 2026 - 05:07

Perkuat Kolaborasi, Wabup Intan Bertekad Majukan Sektor Pertanian dan Peternakan

12 Juni 2026 - 20:03

Bupati Tangerang Ingatkan ASN Jaga Integritas, Rahasia Negara, dan Pelayanan Publik

12 Juni 2026 - 19:09

Pertumbuhan Ekonomi Naik dan APBD Sehat, BKSAP DPR RI Apresiasi Pemkab Tangerang

12 Juni 2026 - 17:42

Bupati Tangerang Hadiri Pelepasan Peserta Didik Sekolah Genius Binong

11 Juni 2026 - 14:45

Tanam Mangrove Bareng Bupati Tangerang, PT IKPP Lanjutkan Upaya Rehabilitasi Lingkungan

10 Juni 2026 - 16:57

Trending di Kabupaten Tangerang