Menu

Mode Gelap
JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30 Hari Kebaya Nasional, Gubernur Banten Andra Soni: Simbol Identitas Perempuan Indonesia

Banten · 8 Okt 2025 ·

Dampingi Wapres Tanam Jagung, Gubernur Andra Soni Tegaskan Swasembada Pangan Terwujud di Banten


 Gubernur Banten Andra Soni saat menyampaikan Laporan di hadapan Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka dalam kegiatan tanam jagung serentak kuartal IV di Kabupaten Tangerang. Foto: ist Perbesar

Gubernur Banten Andra Soni saat menyampaikan Laporan di hadapan Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka dalam kegiatan tanam jagung serentak kuartal IV di Kabupaten Tangerang. Foto: ist

Kabupaten Tangerang – Gubernur Banten Andra Soni mendampingi Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka dalam kegiatan tanam jagung serentak kuartal IV di Kabupaten Tangerang. Dalam kesempatan itu, Andra melaporkan bahwa stok pangan di Banten tahun 2025 tercatat surplus.

“Alhamdulillah, stok cadangan pangan di Provinsi Banten surplus pada tahun 2025 ini,” katanya.

Hadir dalam kegiatan itu Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, para menteri Kabinet Merah Putih, serta jajaran Forkopimda Provinsi Banten dan Kabupaten Tangerang. Kegiatan tanam jagung dilaksanakan di Desa Bantar Panjang, Kecamatan Tigaraksa.

Saat ini, Andra Soni mengatakan bahwa stok cadangan pangan yang tersedia sebanyak 523 ton dari kewajiban 370 ton sehingga terjadi surplus 153 ton. Adapun stok cadangan pangan di kabupaten kota mencapai 1.982 ton dari kewajiban 1.416 ton. Catatan tersebut menunjukkan terjadi surplus sebanyak 566 ton.

Menurut Andra Soni, capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan pemerintah pusat dan Polri atas berbagai bantuan di sektor pertanian kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.

“Saya meyakini sinergi bersama seluruh stakeholder ini akan terus meningkatkan produktivitas pertanian di Provinsi Banten untuk mewujudkan swasembada pangan Indonesia,” ujarnya.

Andra Soni menjelaskan, produksi padi pada periode Januari–Oktober 2025 mencapai lebih dari 1,7 juta ton gabah kering giling (GKG) dari luas panen 328.000 hektare. Jumlah ini melebihi capaian tahun lalu sebanyak 1,5 juta ton GKG atau naik 234.218 ton.

“Kami optimistis produksi padi di Banten sampai Desember 2025 dapat mencapai lebih dari 2 juta ton dan naik menjadi peringkat delapan besar nasional,” tambahnya.

Ia juga menjelaskan, luas panen jagung saat ini mengalami peningkatan seluas 2.539 hektar atau meningkat 18 ton lebih pada periode Januari – Oktober 2025. Atau ada peningkatan produksi jagung pipilan 14 persen.

Produksi tersebut katanya sebagian besar diserap oleh 12 industri pakan yang membutuhkan jagung pipilan kering sebagai bahan baku industri pakan di Provinsi Banten. Kebutuhannya sendiri mencapai 1,5 juta ton pipilan kering per tahun.

“Untuk memenuhi kebutuhan itu, kami akan bersinergi memperluas areal tanam di wilayah Banten Selatan dengan target produksi jagung pipilan kering sebesar 79.000 ton per tahun,” katanya.

Wapres Gibran Rakabuming Raka mengapresiasi seluruh pihak yang telah bekerja keras dan berkontribusi atas capaian sejauh ini. Ia menekankan bahwa hasil tersebut harus dipertahankan dan cakupannya diperluas.

“Apalagi di Banten ini banyak pabrik pakan ternak dan peternak mandiri. Jadi sudah ada industri yang menampung hasil jagung dengan baik,” jelasnya.

Ke depan, Wapres berharap Bulog sebagai offtaker dapat melakukan inovasi dan terobosan baru untuk meningkatkan penyerapan hasil panen.

“Jika ada hasil panen yang belum memenuhi spesifikasi, misalnya kadar air atau aflatoksin masih tinggi, tolong dicarikan solusi bersama,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wapres juga menyerahkan bantuan sarana produksi pertanian dan paket sembako dari Polri untuk masyarakat sekitar. Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan stan hasil olahan pertanian dan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pemeriksaan kesehatan dan pembagian vitamin gratis.

Sebagai informasi, penanaman jagung serentak kuartal IV yang diinisiasi Polri dilaksanakan di lahan seluas 50 hektare hasil kerja sama dengan Provinsi Banten. Dalam kegiatan tersebut, Polri juga memberangkatkan sebanyak 1.268 ton jagung secara serentak untuk diserap Bulog di seluruh Indonesia.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan gerakan tanam jagung dimaksudkan untuk mendukung penguatan ketahanan pangan dalam negeri.

“Sejak periode 2020 hingga 2024, jajaran Polri turut berkontribusi menyukseskan swasembada pangan dengan produksi jagung mencapai 1,3 juta ton,” pungkasnya.[red]

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 63 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

IPM Banten 2025 Capai 77,25 Poin, DPRD Apresiasi Kebijakan Pro Rakyat Daerah dan Pusat

17 April 2026 - 09:27

Fokus Pada Peningkatan Pendidikan, Gubernur Banten Andra Soni Diganjar KWP Awards 2026

16 April 2026 - 22:29

Fokus Infrastruktur, Andra Soni Gencarkan Pembangunan Konektivitas Ruas Jalan Poros Desa

15 April 2026 - 22:49

Bank Banten Dukung Nathan Lebak FC, Juarai Liga 4 Banten

15 April 2026 - 08:39

Sekda Deden Apriandi Tekankan Pembelanjaan Anggaran Pemerintah Daerah Harus Berbasis Asta Cita

14 April 2026 - 16:39

Harga Plastik Naik, Aktivis Lingkungan: Momentum Komunikasi Perubahan Perilaku

14 April 2026 - 07:21

Trending di Banten