Kabupaten Tangerang – Sejumlah orangtua atau wali murid berduyun-duyun daftarkan anaknya ke SMA/SMK Swasta, selain tidak ingin repot berebut kursi di SMA/SMK Negeri dengan mengikuti tahapan seleksi, mereka juga telah mendapatkan informasi bahwa SMA/SMK Swasta di Provinsi Banten Gratis.
“Sejak awal tidak ikut daftar anak di sekolah negeri, selain karena jaraknya jauh, kan sekarangmah sekolah swasta juga gratis,” Ungkap Rury usai mendaftarkan putranya ke SMK Swasta di bilangan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang pada Kamis (26/06/2025).
Saat mendaftar, menurut pengakuan Rury dirinya diinformasikan oleh Petugas SPMB hanya dimintai biaya untuk seragam sekolah itupun bisa dicicil selama setahun.
“Alhamdulillah tadi gratis semua, cuma bayar uang seragam sekolah aja, wajarlah di sekolah negeri juga sama, disini SPP juga gratis,” tuturnya.
Sebelumnya, Gubernur Banten Andra menegaskan bahwa Pemprov Banten tengah berupaya menciptakan pemerataan akses pendidikan, namun tetap mematuhi regulasi terkait jumlah maksimal siswa dalam satu rombongan belajar (rombel).
“Kita ikuti regulasi yang ada, rombel maksimal 36 siswa sehingga 36 harus kita ikuti betul. Kita sadari sekolah negeri terbatas, tapi kami punya solusi sekolah SMA, SMK swasta,” terang Andra.
Sebagai solusi, Andra meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Banten untuk mendistribusikan siswa yang tidak diterima di sekolah negeri ke sekolah swasta yang bebas biaya.
“Saya sampaikan kepada Dinas Pendidikan untuk bisa distribusikan, fasilitasi calon murid. Kemudian juga tak jauh dari rumah, dan tak keluarkan biaya,” tegasnya.
Andra juga menegaskan akan akan melakukan evaluasi secara komprehensif terkait pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2025/2026.
“Proses SPMB tentu akan kami lakukan evaluasi secara komprehensif, pada pokoknya adalah bahwa semua masyarakat berhak mendapatkan pendidikan yang setara dan layak,” Tandasnya. [red]











