Menu

Mode Gelap
Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30

Banten · 30 Mei 2025 ·

100 Hari Kerja Nyata Andra Soni Tak Diukur Lewat Angka, Survei Bisa Dibentuk Tapi Realitas Tak Bisa Dimanipulasi


 Gubernur Banten, Andra Soni didampingi Ketua TP PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni saat menyerahkan kunci rumah Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Foto: ist Perbesar

Gubernur Banten, Andra Soni didampingi Ketua TP PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni saat menyerahkan kunci rumah Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Foto: ist

Tangerang – Menanggapi hasil survei Indikator Politik Indonesia yang menyebutkan tingkat kepuasan publik terhadap 100 hari kerja Gubernur Banten Andra Soni berada di angka 51%. Angka ini terlalu dini untuk dijadikan tolok ukur menyeluruh, karena kerja lapangan dan konsolidasi birokrasi bukanlah sesuatu yang langsung terlihat di permukaan dalam waktu 100 hari.

Koordinator Tangerang Gerak Cepat, Syahrian menyampaikan bahwa Gubernur Banten Andra Soni sedang menata pondasi menuju lompatan besar.

“Kami mempertanyakan parameter objektif dari survei tersebut. Apakah masyarakat yang ditanya benar-benar merasakan kebijakan, atau sekadar menjawab dari persepsi media? Yang kami lihat di lapangan, Gubernur Andra Soni sedang menata pondasi dan itu justru langkah paling penting sebelum masuk ke lompatan besar,” Ungkapnya kepada TangerangPos, Jum’at (30/05/2025).

Hal senada disampaikan oleh Attabieq Fahmi, Presiden Mahasiswa Untirta 2021–2022 bahwa Pemimpin yang bekerja untuk masa depan tidak bisa hanya diukur dari rating popularitas jangka pendek.

“Survei bisa dibentuk, tapi realitas rakyat tidak bisa dimanipulasi. Andra Soni sedang bekerja secara sistematis dan jauh dari pencitraan. Kami mendukung arah kebijakan yang lebih berani dan fokus pada pinggiran,” tambahnya.

Fahmi menegaskan bahwa survei bisa jadi bahan evaluasi, tapi tidak bisa menggambarkan kompleksitas kerja pemerintahan yang baru berjalan 3 bulan.

“Gubernur Andra Soni justru layak diapresiasi karena tidak terburu-buru mengejar popularitas, melainkan fokus pada pembenahan internal dan pemetaan masalah di bawah,” terangnya.

Dimana rakyat kecil di 3T tidak ditanya dalam survei, tapi mereka merasakan perubahan lewat pendekatan dan keterbukaan birokrasi baru.

“Kami percaya rakyat Banten tidak hanya menilai dari angka survei, tapi dari langkah nyata yang menyentuh desa, rakyat kecil, dan harapan hidup yang lebih baik, Andra Soni bekerja dengan tenang. Dan itu yang dibutuhkan Banten hari ini,” Pungkasnya. [red]

Artikel ini telah dibaca 114 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gubernur Andra Soni: Sudah 60.705 Siswa Penerima Manfaat Sekolah Gratis di 801 Sekolah Swasta

30 April 2026 - 07:19

Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Lebih Mudah Tanpa KTP Pemilik Pertama

29 April 2026 - 22:09

Pelopor Kesehatan Masyarakat, Kadinkes Banten Ati Paramudji Hastuti Raih Kartini Awards 2026

29 April 2026 - 21:51

Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga 

29 April 2026 - 20:41

Kunci Rombel 36 Siswa Per Kelas, Kepala Dindikbud Banten: Komitmen Menjaga Integritas SPMB Tahun 2026

29 April 2026 - 11:47

Komitmen ‘Membangun dari Desa’, Gubernur Andra Soni Alokasikan Rp167,4 Miliar Bangun 46,71 Kilometer Jalan Poros Desa

29 April 2026 - 08:11

Trending di Banten