Menu

Mode Gelap
Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30

Banten · 7 Des 2024 ·

Dipenghujung Masa Jabatan Al Muktabar Siapkan Open Bidding Esselon II, Janur: Kenapa Tidak Dari Dulu, Tunggu Gubernur Baru


 Koordinator Jaringan Nurani Rakyat (Janur) Banten, Ade Yunus. Foto: Istimewa Perbesar

Koordinator Jaringan Nurani Rakyat (Janur) Banten, Ade Yunus. Foto: Istimewa

Banten – Dipenghujung Masa Jabatan sebagai Penjabat Gubernur Banten, Al Muktabar justru malah mempersiapkan Open Bidding esselon II dilingkup Pemerintah Provinsi Banten yang telah bertahun-tahun diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt).

Adapun 14 jabatan eselon II di Pemprov Banten yang diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt) diantaranya adalah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Diskominfo SP, Kepala DPMD, Kepala Dinas ESDM, Kepala Bapenda, Inspektur, Kepala Kesbangpol, Kepala Biro Umum, Kepala Biro Hukum, Kepala Biro Ekbang, Kepala Biro Organisasi, Staf Ahli Gubernur, Kepala Dispar, dan Kepala Dinsos.

Al mengaku pihaknya sudah konsultasi dan mengajukan untuk melaksanakan open bidding untuk jabatan eselon II.

“Namun disesuaikan dengan Kementerian yang ada sekarang,” ujar Al dikutip Radar Banten, (06/12/2024).

Namun, lanjutnya, hingga saat ini belum ada tindaklanjut karena masih menunggu arahan pemerintah pusat.

Menanggapi rencana tersebut, Koordinator Jaringan Nurani Rakyat (Janur) Banten, Ade Yunus menyayangkan langkah Al yang kembali membuat gaduh dipenghujung masa jabatannya sebagai Pj Gubernur Banten.

“Kan dulu kita desak dan kritisi terkait sejumlah Pejabat Eselon II yang diisi oleh Pelaksana Tugas, agar tidak digantung dan ada kepastian kewenangan untuk segera diisi oleh pejabat definitif, Pergub sudah dibuat sendiri, Perda sudah ditetapkan, jabatan esselon II terus digantung, kenapa pas mau berakhir jabatannya sebagai Pj. malah buka open bidding?,” Tegasnya.

Pria yang akrab disapa Kang Aye tersebut meminta Al agar fokus selesaikan tugasnya sukseskan RPJMD Provinsi Banten, terkait open bidding agar diserahkan kepada Gubernur Banten terpilih.

“Sudahlah jangan buat gaduh lagi, tuntaskan saja jabatan hingga selesai, masalah Open Bidding nanti saja tunggu Gubernur Baru,” Pungkasnya. [red]

Artikel ini telah dibaca 308 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gubernur Banten Andra Soni Optimistis Anyer-Carita Kembali Jadi Destinasi Wisata Unggulan

17 Mei 2026 - 19:59

Gubernur Andra Soni: Festival Storytelling Lestarikan Cerita Rakyat dan Bangun Karakter Anak

17 Mei 2026 - 16:56

Berasa Gak? Banten Diguncang Gempa 4,0 Magnitudo

15 Mei 2026 - 10:15

Buka SMI KOMDA Banten Cup II, Gubernur Andra Soni Sebut Disiplin Jadi Kunci Atlet Raih Prestasi

14 Mei 2026 - 19:33

Cegah Banjir, UPTD DAS Cidurian-Cisadane, DPUPR Kota dan Banksasuci Bersihkan Sampah di Kali Ledug 

14 Mei 2026 - 08:44

Korve Banten ASRI, Andra Soni Ajak Masyarakat Pilah Sampah dari Rumah 

13 Mei 2026 - 12:08

Trending di Banten