Menu ✖

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Kota Tangerang · 4 Jul 2024 ·

Aktivis Lingkungan Minta Pemkot Wajibkan ASN Gunakan Tumbler dan Jamuan Mamin Konsep Prasmanan


 Aktivis Lingkungan Hidup Saat Giat Gerakkan Pungut Sampah dan Kampanye Kurangi Sampah di Alun-alun Ahmad Yani Kota Tangerang. Foto: TangerangPos Perbesar

Aktivis Lingkungan Hidup Saat Giat Gerakkan Pungut Sampah dan Kampanye Kurangi Sampah di Alun-alun Ahmad Yani Kota Tangerang. Foto: TangerangPos

Kota Tangerang – Mengingat daya tampung timbunan sampah di TPA Rawa Kucing Neglasari Kota Tangerang sudah Overload. Aktivis dan penggiat lingkungan Hidup Ade Yunus mendorong Pemkot Tangerang untuk mengimplementasikan regulasi yang sudah ada khususnya terkait dengan arah kebijakan Jakstrada dalam upaya pengurangan sampah rumah tangga dan Sampah Sejenis Rumah Tangga.

“Regulasi kita sudah ada, dari Perda Nomor 3 Tahun 2009 tentang Pengelolaan Sampah dan turunanya Perwal Nomor 99 Tahun 2018 tentang Kebijakan Strategi Kota Tangerang dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Rumah Tangga, tinggal implementasinya saja,” Ungkap Ade, Kamis (04/07/2024).

Menurut Ade salahsatu kebijakan yang sangat mudah diterapkan adalah mengurangi Sampah dari Kantor diantaranya dengan mewajibkan ASN menggunakan Tumbler.

“ASN sebagai pelayan masyarakat tentu menjadi teladan dan pelopor dalam mengurangi sampah dimulai dari hal sederhana dengan senantiasa selalu membawa tempat air/tumbler sendiri untuk keperluan/kepentingan pribadi selama di kantor,” lanjutnya.

Selain itu, Kebijakan yang mudah dilaksanakan dalam mengurangi sampah dikantor adalah mengatur penyajian atau jamuan makanan dan minuman tidak boleh menggunakan kemasan. Penyajian makanan dan minuman untuk jamuan tamu, rapat, pertemuan, dan acara resmi lainnya, dilarang menggunakan kemasan makanan atau minuman dan snack yang berupa kardus, plastik, styrofoam karena akan menyisakan timbunan sampah.

” Kegiatan mamin (jamuan makanan dan minuman) dikantor atau dihotel disajikan melalui wadah yang tidak menyisakan sampah misalnya konsep prasmanan, kemarin saya hadir dikegiatan Pemkot masih menyediakan botol plastik, kedepan mudah-mudahan tidak ada lagi,” Pungkasnya. [red]

 

Artikel ini telah dibaca 444 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sumpah Pemuda, Sachrudin-Maryono Ajak Generasi Muda Bergerak dan Berdampak!

28 Oktober 2026 - 20:59

Bupati Tangerang Buka Gebyar Seni Budaya dan Tinjau Jembatan di Sepatan Timur

28 Oktober 2026 - 19:33

Bantu Warga Hadapi Dampak Perubahan Iklim, UYI Terjunkan Mahasiswa KKL 2026 ke Kecamatan Pinang

27 Oktober 2026 - 22:48

Wakil Wali Kota Maryono Ajak Wisudawan Berkontribusi dalam Pembangunan Kota

27 Oktober 2026 - 16:59

Gorvu Tangerang Jadi Rujukan PANRB, Sachrudin: Inovasi Daerah Berdampak Nasional

27 Oktober 2026 - 13:08

Festival B2SA, Wali Kota Sachrudin: Pangan Sehat, Generasi Hebat! 

27 Oktober 2026 - 12:49

Trending di Kota Tangerang