Menu ✖

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Kabupaten Tangerang · 10 Sep 2025 ·

Warga Perumahan Safira Aryana Kembali Keluhkan Bau Menyengat dan Kepulan Asap Diduga Berasal dari Pabrik Pengolah Plastik


 Penampakan Kepulan Asap yang keluar dari Cerobong Asap milik pabrik plastik UD. Indo Makmur. Foto: TangerangPos Perbesar

Penampakan Kepulan Asap yang keluar dari Cerobong Asap milik pabrik plastik UD. Indo Makmur. Foto: TangerangPos

Kabupaten Tangerang – Warga Perumahan Safira Aryana Karawaci, yang terletak di Kelurahan Suka Bakti, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, mengeluhkan keberadaan bau menyengat yang diduga berasal dari aktivitas pabrik plastik UD. Indo Makmur di sekitar kawasan tersebut, Polusi udara yang menyengat dinilai mengganggu kenyamanan dan kesehatan warga.

Salahsatu penghuni perumahan Safira Aryana Karawaci, Amar Gauraf mengungkapkan bahwa bau tak sedap berasal dari pabrik tersebut memiliki bau yang tajam dan membuat pusing.

“Baunya menyengat, bikin sesak nafas dan membuat pusing,” Ungkap Amar kepada TangerangPos, Rabu, (10/09/2025).

Menurut Amar, warga sudah menyampaikan keluhan tersebut kepada instansi terkait (DLH, DPMPTSP, Disperindag dan Satpol PP Kabupaten Tangerang), ditindaklanjuti dengan verifikasi lapangan dan tanggapan tertulis yang menyatakan bahwa penanggung jawab perusahaan tersebut tidak dapat menunjukkan perizinan, memiliki IPAL namun belum memiliki Surat Layak Operasi (SLO) serta Belum memiliki Tempat Penyimpan Sementara (TPS) Limbah B3.

“Alhamdulillah sudah ditindaklanjuti Dinas terkait, kemudian pihak pabrik hanya mengganti cerobong saja, dan sekarang asapnya masih menyebar dan baunya masih menyengat, kami sangat terganggu dan khawatir anak-anak kami terkena penyakit ISPA,” Tambahnya.

Warga berharap, Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui dinas terkait dapat segera mengambil tindakan tegas agar bau asap tidak menggangu masyarakat sekitar.

“kami hanya berharap agar tidak ada lagi polusi udara ke permukiman kami, sudah itu saja,” Tandasnya. [red]

 

Artikel ini telah dibaca 284 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sekda Banten Ajak ASN Hidup Sehat dan Peduli Sesama Lewat Gemilang Korpri Night Run 2026

10 Oktober 2026 - 23:10

Resmikan Asrama Ponpes Ishlaahul Ummah, Bupati Tangerang: Santri Kini Lebih Nyaman

9 Oktober 2026 - 20:29

Hari Jadi ke-394, Pemkab Gelar Tangerang Bersyukur

8 Oktober 2026 - 21:51

Wabup Intan Buka Jambore Ajang Kreativitas Pusat Informasi dan Konseling Remaja Se-Kabupaten Tangerang

8 Oktober 2026 - 21:43

Bupati Tangerang Tegaskan Pergantian Kepsek Harus Bawa Semangat dan Gagasan Baru Tingkatkan Pengelolaan Sekolah

5 Oktober 2026 - 19:24

Wastetrap Banksasuci Efektif Jegat 30 Persen Sampah Cisadane Menuju Kawasan Perkotaan

5 Oktober 2026 - 12:03

Trending di Banten