Menu ✖

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Kabupaten Tangerang · 19 Mei 2026 ·

Wabup Intan Nurul Hikmah Ingatkan Generasi Muda Tangerang Waspadai Dampak Era Post-Truth


 Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, membuka sekaligus menjadi keynote speaker dalam acara Dialog Interaktif Literasi Digital yang diinisiasi oleh Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) Kabupaten Tangerang. Foto: ist Perbesar

Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, membuka sekaligus menjadi keynote speaker dalam acara Dialog Interaktif Literasi Digital yang diinisiasi oleh Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) Kabupaten Tangerang. Foto: ist

Kabupaten Tangerang – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, membuka sekaligus menjadi keynote speaker dalam acara Dialog Interaktif Literasi Digital yang diinisiasi oleh Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) Kabupaten Tangerang dengan mengusung tema “Menghadapi Era Post-Truth melalui Penguatan Literasi dan Publikasi Bahaya Hoaks bagi Generasi Muda”. Acara tersebut digelar di Gedung Serbaguna (GSG) Tigaraksa, Selasa, (19/05/26).

Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan mengingatkan generasi muda untuk lebih bijak menyikapi setiap informasi yang diperoleh dari berbagai platform digital yang saat ini semaking canggih dan luar biasa cepat dan masif dampaknya. Ketergantungan penggunanan gawai/gadget oleh generasi muda yang sangat tinggi mengakibatkan dampak tantangan psikologis dan teknis yang tidak mudah dan komplek serta bisa menimbulkan persepsi yang salah di masyarakat

“Kita saat ini hidup di era Post-Truth, sebuah era di mana emosi dan giringan opini lewat video yang dipotong-potong, sering kali lebih dipercaya daripada fakta objektif. Terlebih karena anak-anak muda kita punya kecenderungan hanya membaca judul tanpa memahami isi berita secara utuh,” ujar Wabup Intan.

Dia menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat dan organisasi profesi termasuk media untuk terus memperkuat literasi dan edukasi bagi para generasi muda agar mereka tidak mudah cepat terpengaruh dan menyebarkan berita yang belum tentu bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Sinergi dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat dan organisasi profesi termasuk media sangat dibutuhkan dan terus diperkuat untuk menanamkan budaya “Saring Sebelum Sharing” agar pikiran selalu bergerak lebih cepat daripada jempol sebelum menyebarkan sebuah informasi,” tandasnya.

Ia menambahkan penyampaian aspirasi dan kritik melalui berbagai platform media sosial hendaknya dilakukan dengan santun dan beretika. Pemkab Tangerang pun terus menguatkan komitmen untuk responsif terhadap aduan masyarakat secara objektif. Untuk itu, dia juga menghimbau kepada pihak media untuk tidak hanya mampu menyuguhkan informasi untuk mengejar umpan balik namun juga bisa memberikan edukasi dan tuntunan kepada para pembacanya

“Menyampaikan aspirasi dan kritik itu hak, silakan dilakukan lewat media sosial. Namun, sampaikanlah dengan santun, berbasis data yang valid, dan tidak sekadar menghujat. Media juga kami ingatkan agar tidak sekadar mengejar umpan klik (clickbait) tapi juga edukasi dan tuntunan,” tambahnya.

Dia pun mengapresiasi KWRI Kabupaten Tangerang yang mau turun langsung memberikan edukasi ke sekolah-sekolah dan kampus. Dia berharap melalui sinergi kuat antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan organisasi profesi seperti KWRI, dapat mendorong lahirkan masyarakat yang lebih melek informasi dan partisipatif dalam pembangunan daerah

“Tujuan akhir kita adalah mewujudkan generasi muda yang cerdas, bijak, dan adaptif dalam memilah informasi, demi membawa Kabupaten Tangerang yang semakin gemilang,” pungkasnya

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Muhammad Ardiansyah, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan perwujudan nyata komitmen KWRI untuk berperan aktif dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas demi menyongsong Indonesia Emas 2045.

“KWRI berkomitmen penuh menjalankan program berkelanjutan seperti ‘KWRI Goes to Campus’ dan ‘KWRI Goes to School’ guna mendukung keterbukaan informasi publik. Kami siap menjadi mitra strategis dan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas menyongsong Indonesia Emas 2045 dan memastikan informasi-informasi penting tersampaikan dengan baik dan benar kepada masyarakat,” ujar Ardiansyah.

Hal sama juga ditegaskan Ketua KWRI Kabupaten Tangerang, Heriyanto. Pihaknya akan menggelar program-progam yang mendukung keterbukaan informasi publik dan penguatan literasi, bekerja sama dengan sekolah, kampus dan penyelenggara pendidikan lainnya

“Dalam waktu dekat, KWRI akan melakukan penandatanganan MoU dengan PKBM Bintang dan PKBM Melati di Kecamatan Tigaraksa untuk menyelenggarakan kajian-kajian literasi secara berkala,” ujarnya.[red]

 

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Mitigasi Bencana Hidrometeorologi, Bupati Tangerang Cek Titik Rawan Banjir di Pasar Kemis

19 Oktober 2026 - 19:21

Wabup Intan Dorong Sinergi Lintas Sektor untuk Perkuat Reintegrasi Sosial Klien Pemasyarakatan

19 Oktober 2026 - 19:07

Dukung Penguatan Ketahanan Keluarga, Wabup Intan Raih Penghargaan Tokoh Perempuan Inspiratif

17 Oktober 2026 - 17:50

Concern Pada Pelestarian Lingkungan, PT NFU Raih Penghargaan The Best Corporate Sustainability

17 Oktober 2026 - 16:44

MPP Suvarna Sutera Siap Layani Warga Tangerang, Para Tenant Disiapkan

15 Oktober 2026 - 19:15

Bupati Tangerang Minta RS Ilanur Tingkatkan Cakupan Dan Kualitas Layanan Kesehatan Masyarakat

14 Oktober 2026 - 19:10

Trending di Kabupaten Tangerang