Menu ✖

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Kota Tangerang · 4 Mei 2026 ·

Wabup Intan Dorong ASN Berani Speak Up Cegah Pelecehan Seksual di Lingkungan Kerja


 Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah membuka seminar bertajuk “Pencegahan dan Penanganan Pelecehan Seksual di Lingkungan ASN”, Foto: ist Perbesar

Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah membuka seminar bertajuk “Pencegahan dan Penanganan Pelecehan Seksual di Lingkungan ASN”, Foto: ist

Kabupaten Tangerang, – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah membuka seminar bertajuk “Pencegahan dan Penanganan Pelecehan Seksual di Lingkungan ASN”, dalam rangka memperingati Hari Kartini Tahun 2026. Acara tersebut digelar di Aula Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Senin (04/05/26)

Dalam sambutannya, Wabup Intan mengungkapkan bahwa isu pelecehan seksual di lingkungan kerja bukan lagi persoalan individu semata, melainkan persoalan serius yang berkaitan dengan relasi kuasa, budaya organisasi, serta kualitas tata kelola kelembagaan. Untuk itu, dia mendorong ASN untuk senantiasa menjunjung tinggi nilai profesionalitas, integritas, dan rasa aman di lingkungan kerja.

“Lingkungan kerja yang aman adalah prasyarat utama bagi terwujudnya birokrasi yang profesional. Jika rasa aman tidak terpenuhi, maka bukan hanya individu yang terdampak, tetapi juga kinerja organisasi dan kepercayaan publik,” ujar Wabup Intan.

Dia menyampaikan keprihatinannya terhadap adanya potensi terjadinya pelecehan seksual di lingkungan internal pemerintahan. Ia secara tegas menyatakan tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk pelecehan, baik secara verbal maupun non-verbal.

Saya tidak ingin mendengar ada ASN yang menjadi korban pelecehan. Sekecil apapun bentuknya, baik ucapan, candaan yang merendahkan, maupun tindakan lainnya, itu tetap tidak bisa dibenarkan,” tegasnya.

Ia pun meminta seluruh ASN, khususnya perempuan, untuk berani berbicara dan melaporkan jika mengalami atau mengetahui adanya tindakan pelecehan seksual.

“Jangan takut untuk speak up. Saat ini salah satu pimpinan di Kabupaten Tangerang adalah perempuan. Saya pastikan akan berdiri membela korban jika itu benar terjadi,” tandasnya.

Menurut dia, dampak kekerasan dan pelecehan seksual tidak hanya fisik, tetapi juga psikologis yang bisa membekas secara jangka panjang. Pemerintah daerah berkomitmen mengatasi dan menangani persoalan kekerasan seksual, salah satunya dengan membangun fasilitas pendukung berupa layanan trauma healing bagi para korban kekerasan sosial.

“Saat ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga tengah menyiapkan fasilitas pendukung seperti layanan trauma healing bagi korban,” ungkapnya

Sementara itu, Kepala DP3A Kabupaten Tangerang, Asep Suherman mengatakan bahwa pencegahan dan penanganan pelecehan seksual harus dilakukan secara komprehensif, melalui penguatan sistem, peningkatan kesadaran, serta kolaborasi lintas sektor, termasuk aparat penegak hukum dan tenaga profesional.

“Seminar ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat reformasi birokrasi yang berorientasi pada perlindungan, profesionalitas, dan kemanusiaan,” ungkapnya

Lanjut dia, kegiatan tersebut menghadirkan narasumber yang dapat memperkaya wawasan peserta, mulai dari perspektif hukum terkait sanksi dan mekanisme pelaporan, hingga pendekatan psikologis dalam penanganan korban.

“Kami berharapkan kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran kolektif serta komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan kerja ASN yang bebas dari segala bentuk kekerasan dan pelecehan seksual, serta menjunjung tinggi nilai keadilan dan kesetaraan gender,” ujarnya

Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Polresta Tangerang dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang dan para peserta dari perwakilan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang.[red]

Artikel ini telah dibaca 43 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tingkatkan Kepedulian terhadap Lingkungan, Sachrudin-Maryono Gaungkan PHBS Jadi Gaya Hidup

19 Oktober 2026 - 19:50

PT Bumitangerang Mesindotama (Ofi) Raih Penghargaan The Best Corporate Sustainability pada Ajang TangerangPos Awards 2026

17 Oktober 2026 - 22:12

Transformasi Digital Kota Tangerang Dapat Apresiasi pada Ajang Tangerang Pos Awards 2026

17 Oktober 2026 - 13:29

Jaga Air Baku Berkelanjutan, Perumdam Tirta Benteng Raih Penghargaan The Best Corporate Sustainability

17 Oktober 2026 - 12:22

PT Gajah Tunggal Tbk Raih Penghargaan TangerangPos Awards 2026 Kategori Corporate Contribution

17 Oktober 2026 - 11:54

Tinggalkan Warisan Pembangunan Saat Jabat Pj Wali Kota, Nurdin Raih Penghargaan TangerangPos Awards 2026

17 Oktober 2026 - 09:40

Trending di Kota Tangerang