Menu

Mode Gelap
JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30 Hari Kebaya Nasional, Gubernur Banten Andra Soni: Simbol Identitas Perempuan Indonesia

Nasional · 8 Apr 2026 ·

Tunjukkan Kinerja Beyond Compliance, PT IKPP Tangerang Raih PROPER Hijau 2025


 Head of Sustainability PT IKPP Tangerang, Kholisul Fatikhin Usai menerima penghargaan Proper Hijau dari Kementrian Lingkungan Hidup. Foto: ist Perbesar

Head of Sustainability PT IKPP Tangerang, Kholisul Fatikhin Usai menerima penghargaan Proper Hijau dari Kementrian Lingkungan Hidup. Foto: ist

Jakarta – Unit usaha APP Group, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (IKPP) – Tangerang Mills meraih peringkat PROPER Hijau dalam ajang Anugerah PROPER 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) di Sasana Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta.

Penghargaan ini diberikan berdasarkan hasil penilaian periode Juli 2024 hingga Juni 2025, yang mencerminkan kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup yang tidak hanya memenuhi ketentuan regulasi, tetapi juga melampaui kepatuhan (beyond compliance) melalui implementasi program keberlanjutan berbasis Environmental, Social, and Governance (ESG) secara terintegrasi.

Pada periode 2024–2025, sebanyak 5.476 perusahaan dari berbagai sektor telah mengikuti penilaian PROPER, meningkat sekitar 22 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini mencerminkan semakin kuatnya kesadaran dunia usaha untuk mempertanggungjawabkan kinerja lingkungan secara terbuka sekaligus memperkuat akuntabilitas publik.

Dari keseluruhan peserta tersebut, sebanyak 282 perusahaan berhasil mencapai kategori beyond compliance, yang terdiri dari 39 perusahaan berperingkat Emas dan 243 perusahaan berperingkat Hijau.

Dalam sambutannya, Menteri Lingkungan Hidup/ BPLH Hanif Faisol Nurofiq menegaskan bahwa PROPER kini telah berkembang jauh melampaui fungsi awalnya sebagai instrumen kepatuhan. “PROPER bukan lagi sekadar alat evaluasi administratif. PROPER adalah motor transformasi yang mendorong perusahaan tidak hanya taat, tetapi melampaui ketaatan melalui inovasi, efisiensi sumber daya, dan kontribusi nyata kepada masyarakat,” ujar Hanif.

Capaian PROPER Hijau IKPP Tangerang didukung oleh berbagai inisiatif unggulan yang mencakup pemberdayaan masyarakat, perlindungan iklim dan keanekaragaman hayati, pemanfaatan kembali air (water reuse), efisiensi energi dan dekarbonisasi, optimalisasi pemanfaatan sumber daya berbasis sirkular, serta pengembangan energi terbarukan di area operasional.

Selain aspek lingkungan, implementasi program keberlanjutan tersebut juga memberikan nilai tambah strategis bagi perusahaan melalui peningkatan efisiensi operasional, penghematan biaya, mitigasi risiko, serta penguatan kepercayaan para pemangku kepentingan.

“Kami memandang pencapaian PROPER Hijau ini sebagai refleksi dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam mengintegrasikan aspek lingkungan ke dalam strategi bisnis. Lebih dari sekadar kepatuhan, kami terus mendorong inovasi dalam efisiensi sumber daya, pengurangan emisi, serta pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari kontribusi nyata terhadap keberlanjutan,” ujar Head of Sustainability PT IKPP Tangerang, Kholisul Fatikhin.

Ke depan, IKPP Tangerang akan terus memperkuat implementasi praktik keberlanjutan yang adaptif dan terukur, sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam mendorong dunia usaha untuk tidak hanya menjaga kepatuhan, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga kualitas lingkungan hidup secara berkelanjutan.[red]

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

OTT Global dan Dracin Raup Keuntungan Triliunan, Kawendra Minta Indonesia Tak Hanya Jadi Pasar

12 April 2026 - 12:40

Dahnil Anzar Simanjuntak: Antrean Haji, “War Ticket” dan Jebakan Keuangan Haji

11 April 2026 - 19:50

Wamen Dahnil Anzar: Transformasi Radikal Atasi Isu Antrean dan Keuangan Haji

10 April 2026 - 22:12

Presiden Prabowo: Kalau Ada Yang Mengancam Satgas PKH Sama Saja Mengancam Presiden

10 April 2026 - 16:43

Gekrafs Serahkan Kajian Strategis Standar Biaya Jasa Kreatif Ke Kementerian Ekraf, Agar Ide Tak Lagi Nol

10 April 2026 - 12:24

Presiden Prabowo Pastikan Indonesia Siap Hadapi Krisis Energi di Tengah Ketidakpastian Dunia

8 April 2026 - 21:44

Trending di Nasional