Menu

Mode Gelap
Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30 Hari Kebaya Nasional, Gubernur Banten Andra Soni: Simbol Identitas Perempuan Indonesia Bapenda Banten Gelar Penyuluhan dan Penyebarluasan Kebijakan Pajak Daerah Serta Opsen PKB dan BBNKB

Nasional · 15 Jan 2026 ·

Tidak Buat Perayaan, HUT Gekrafs ke-7 Dilaksanakan Dengan Doa Bersama di HUNTARA Sumatera Barat


 Jajaran Pengurus Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs). Foto: Gung Perbesar

Jajaran Pengurus Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs). Foto: Gung

Sumbar — Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) menggelar perayaan yang berbeda dalam memperingati hari ulang tahunnya yang ke-7 yang jatuh pada 22 Januari. Tanpa perayaan seremonial, Gekrafs memperingatinya dengan doa bersama di Hunian Sementara (HUNTARA) bersama warga pengungsian terdampak bencana di Sumatera Barat.

Langkah ini sejalan dengan arahan Ketua Umum Gekrafs, Kawendra Lukistian, yang mengatakan suasana suka cita organisasi seharusnya dibarengi dengan empati dan keberpihakan kepada masyarakat yang sedang mengalami masa sulit.

Sekretaris Jenderal DPP Gekrafs, Temi Sumarlin, menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-7 sengaja difokuskan pada doa bersama dan kebersamaan, bukan euforia perayaan.

“Kami ingin di usia ke-7 ini Gekrafs bermakna dengan doa dan kebersamaan. Kita semua tau kondisi saudara kita di HUNTARA belum sepenuhnya pulih dan masih butuh rangkulan kita semua,” ujar Temi, Rabu (14/1/26).

Ia menegaskan bahwa Gekrafs selalu berkomitmen membawa semangat kebermanfaatan sosial, dengan ekonomi kreatif sebagai alat untuk membangun harapan dan kemandirian masyarakat.

Hal senada disampaikan Ketua Panitia HUT ke-7 Gekrafs, Octaviani. Menurutnya, pemilihan lokasi peringatan di kawasan pengungsian salah satu wujud nyata solidaritas.

“Kami ingin ulang tahun Gekrafs menjadi ruang berbagi harapan. Melalui doa bersama di HUNTARA, kami menguatkan kembali komitmen Gekrafs untuk selalu hadir dan berjalan bersama masyarakat,” jelas Octaviani.

Selain doa bersama, rangkaian HUT ke-7 Gekrafs juga diisi dengan penyaluran bantuan serta aktivitas kreatif yang melibatkan anak-anak dan warga pengungsian.

Peringatan HUT ke-7 Gekrafs ini diharapkan menjadi pengingat bahwa peran organisasi tidak hanya sebatas merayakan capaian, tetapi juga memastikan keberadaannya memberi dampak langsung bagi masyarakat luas, khususnya bagi masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit pasca bencana.[red]

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 62 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Aktivis Kalung Desak KLH Tangkap dan Pidanakan Pencemar Cisadane

13 Februari 2026 - 18:07

KLH Mencatat Sepanjang 22,5 Kilometer Terdampak Pencemaran Sungai Cisadane

11 Februari 2026 - 22:31

HUT ke-18 Partai Gerindra, Salurkan Sembako, Bibit Pohon, dan Santunan Anak Yatim ke Berbagai Daerah

6 Februari 2026 - 16:37

Kolaborasi Jakarta-Banten untuk Warga, Mulai dari MRT Hingga Penanganan Banjir

4 Februari 2026 - 18:32

Gubernur Andra Soni dan Forkopimda Provinsi Banten Dengarkan Arahan Presiden Prabowo

2 Februari 2026 - 20:22

Basuki Hadimuljono Sepakat Usulan Kawendra, Untuk Menghadirkan Pusat Kebudayaan dan Ekraf di IKN

1 Februari 2026 - 08:53

Trending di Nasional