Menu

Mode Gelap
Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30 Hari Kebaya Nasional, Gubernur Banten Andra Soni: Simbol Identitas Perempuan Indonesia Bapenda Banten Gelar Penyuluhan dan Penyebarluasan Kebijakan Pajak Daerah Serta Opsen PKB dan BBNKB Dinkes Banten Diganjar Penghargaan Dirjen Pas atas Kontribusi Memberikan Pelayanan Kesehatan di UPT Lapas/Rutan

Banten · 30 Mei 2025 ·

Tanggapi Survei Indikator, Akademisi Banten: 100 Hari Andra Soni Pilih Sibuk Bekerja, Lupa Cara Ngonten


 Gubernur Banten Andra Soni Didampingi Ketua TP PKK Tinawati Andra Soni terlihat sedang menyuapi salahsatu anak usai mengikuti Launching Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) di Memes Pandeglang. Foto: ist Perbesar

Gubernur Banten Andra Soni Didampingi Ketua TP PKK Tinawati Andra Soni terlihat sedang menyuapi salahsatu anak usai mengikuti Launching Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) di Memes Pandeglang. Foto: ist

Lebak – Menanggapi hasil survei angka kepuasan publik terhadap 100 hari evaluasi kinerja kepala daerah tingkat provinsi di seluruh Pulau Jawa oleh Indikator Politik Indonesia. Akademisi Universitas Setia Budhi Iman Sampurna mengatakan bahwa survei tersebut hanya menunjukkan persepsi masyarakat bukan real capaian kinerja Gubernur Banten.

Survei yang dirilis pada Rabu, 28 Mei 2025 tersebut, menunjukkan angka kepuasan kinerja Gubernur Banten Andra Soni berada pada peringkat terbawah dengan angka kepuasan publik 51%  dengan rincian; sangat puas 3%, cukup puas 48%, kurang puas 32%, tidak puas sama sekali 3%.

“Capaian kinerja Kepala Daerah tidak bisa diukur sekedar dari persepsi masyarakat, banyak variabel lainya seperti penanganan pengangguran misalnya, perlu diketahui Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Provinsi Banten pada era Andra Soni turun 0,38 persen menjadi 6,64 persen dibanding periode tahun sebelumnya yang mencapai 7,02 persen, jadi, 100 hari itu Andra Soni sibuk bekerja, lupa cara ngonten,” Ungkap Iman kepada TangerangPos, Jum’at (30/05/2025).

Iman yang juga Pemerhati Kebijakan Pemerintah Daerah tersebut menambahkan bahwa Beberapa program unggulan Andra Soni seperti Sekolah Gratis dan Bang Andra (Bangun Jalan Desa Sejahtera) baru terealisasi pada Bulan Juni atau setelah 100 hari kerja namun pondasi kebijakannya sudah dilaksanakan.

“Misal Program Sekolah Gratis, Pergubnya kan sudah selesai, database sekolah swastanya juga sudah, kan baru bisa terlaksana pada tahun ajaran baru nanti bulan Juni 2025 tidak bisa dipaksakan di 100 hari kerja, begitupun Program Bang Andra, survei lapangan sudah selesai tinggal pelaksanaan saja,” Tambahnya.

Variabel kinerja Gubernur Banten Andra Soni lainya misalkan respon cepat dalam penanganan bencana alam disejumlah wilayah terdampak, termasuk penanganan banjir di wilayah Tangerang Raya.

“Banjir Bandang di Padarincang dan Wanasalam misalnya, Andra Soni datang langsung kelokasi dan memerintahkan Dinas PUPR untuk segera melakukan pengangkutan puing-puing longsoran, akses jalan yang terputus langsung ditangani, nah untuk Banjir Tangerang Raya kan sudah dibentuk Satgas Penanganan Banjir,” Terangnya.

Menurut Imam Andra Soni telah menunjukkan realisasi pembangunan Rumah Layak Huni melalui Dinas Perkim Provinsi Banten diseluruh wilayah provinsi Banten, sehingga wajar bila terjadi penurunan Angka Kemiskinan Ekstrem.

“Pada tahun 2025, benar angka kemiskinan ekstrem Provinsi Banten masuk dalam daftar 8 besar dengan persentase 3,23% namun masih rendah dibandingkan dengan Jawa Tengah, Jawa Barat dan Jawa Timur, Persentase penduduk miskin di Banten menurun dari 5,84% menjadi menjadi 5,7%,” Paparnya.

Dalam hal pelayanan Kesehatan, Andra Soni mampu merealisasikan operasional dua RSUD yang selama ini terbengkalai dan belum beroperasi.

“Kita saksikan bersama, dua RSUD di Pelosok Banten yang terbengkalai kini telah beroperasi yaitu RSUD Labuan dan Cilograng, wujud komitmen Andra Soni hadirkan pelayanan kesehatan terjangkau dan merata,” tandas iman.

Momentum Evaluasi Publikasi dan Komunikasi Publik

Namun demikian, Iman berharap hasil survei Indikator Politik Indonesia tersebut menjadi momentum evaluasi Gubernur Banten Andra Soni kepada jajaran OPD khususnya dalam hal efektivitas publikasi dan komunikasi terhadap publik.

“Tentu tidak bisa dibandingkan dengan Kang Dedi Mulyadi yang sudah menjadi konten kreator sebelum jadi Gubernur, namun setidaknya dinas terkait lebih peka dan lebih kreatif lagi dalam mengemas informasi dan publikasi tidak melulu mempertontonkan kegiatan rutinitas yang menjenuhkan seperti Rapat, Apel, Audiensi dan Acara Ceremeonial belaka, kan Pak Andra sering banget tuh turun ke lokasi Bencana, hanya saja kurang terekspos dengan baik,” Pungkasnya. [red]

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 325 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bank Banten Terima Audiensi DKM Masjid Ats-Tsauroh Kota Serang

15 Januari 2026 - 13:49

Gubernur Andra Soni: Sekolah Gratis, Strategi Pemprov Banten Tekan Angka Putus Sekolah

15 Januari 2026 - 09:08

Serius Tangani Banjir, Pemkot, Pemprov dan BBWSC3 Berbagi Peran Normalisasi Sungai

14 Januari 2026 - 23:51

Perkuat Sinergi, Gubernur Andra Soni Ajak Brigif 87/Salakanagara Akselerasi Pembangunan dan Ketahanan Pangan

14 Januari 2026 - 23:51

Atasi Banjir, Gubernur Banten Bakal Normalisasi Sungai dan Tindak Tegas Pertambangan Ilegal

14 Januari 2026 - 23:46

Atasi Banjir, Pemkot Serang Sinergi dengan Pemprov dan Balai Normalisasi Kali Cibanten

13 Januari 2026 - 20:10

Trending di Banten