Menu ✖

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Banten · 6 Feb 2023 ·

Tahun 2023, Pemprov Banten Siapkan Cadangan Pangan 1.348 Ton Beras


 Tahun 2023, Pemprov Banten Siapkan Cadangan Pangan 1.348 Ton Beras Perbesar

Kota Serang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyediakan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) sebanyak 1.348 ton di tahun 2023 ini. Jumlah itu dipastikan mencukupi kebutuhan sampai akhir tahun. Penghitungan didasarkan pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2015 tentang Ketahanan Pangan dan Gizi.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Provinsi Banten Aan Muawanah mengatakan, saat ini kondisi cadangan pangan di Provinsi Banten dalam kondisi aman atau masuk kategori hijau. “Artinya kondisinya masih cukup terkendali,” jelasnya.

Di dalam PP itu, jumlah CPP ditentukan berdasarkan perhitungan dari jumlah penduduk dikali 0,5, dikali kebutuhan perkapita pertahun kemudian dibagi 1.000. berdasarkan data Bappenas jumlah kebutuhan beras per kapita di Banten sebanyak 101,4 per kilogram per tahun.

“Dari perhitungan itu ketemu jumlah besaran CPP yang dibutuhkan sebanyak 1.348 ton per tahun,” ujar Kepala Bidang Penyelenggaraan Ketahanan Pangan Disketapang Provinsi Banten Dendi Hamadani.

Mengacu pada Peraturan Presiden (PP) Nomor I25 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah, CPP disalurkan untuk menjaga stabilitas harga pangan, mengatasi masalah pangan, mengatasi krisis pangan, pemberian bantuan pangan, kerjasama internasional, pemberian bantuan pangan luar negeri, dan atau keperluan lain yang ditetapkan Pemerintah.

“Termasuk di dalamnya untuk menangani kemiskinan ekstrim yang menjadi fokus Pemerintah saat ini,” ungkapnya.

Kaitannya dengan menjaga stabilitas harga pangan, CPP bisa disalurkan melalui Operasi Pasar (OP) dengan perhitungan harga yang diberlakukan di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang berlaku. Termasuk ketika terjadi inflasi, Pemprov Banten bisa melakukan intervensi.

“Kita punya Satgas khusus yang mempunyai fungsi untuk menjaga ketahanan pangan dan mengendalikan stabilitas harganya,” ucapnya.

Penyaluran CPP itu, lanjutnya, dilakukan oleh Bulog. Sehingga, ketika terjadi hal-hal yang dibutuhkan intervensi Pemerintah, kita melakukan koordinasi dengan Bulog untuk melakukan berbagai langkah di atas.

“Jadi stoknya aman untuk tahun ini,” pungkasnya. [red]

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Audiensi Bank Banten dengan Kapolda Banten, Jajaki Penguatan Sinergi Kelembagaan

27 Oktober 2026 - 22:29

Gubernur Banten Andra Soni Tekankan Penyelenggara Negara di Banten Perkuat Integritas

27 Oktober 2026 - 14:00

Cegah Kekerasan Anak, Pemprov Banten Siapkan Pemantauan Kasus secara Real-Time

26 Oktober 2026 - 20:19

Gubernur Andra Soni dan Kejati Banten Sepakati Penguatan Pengawalan Hukum Pembangunan

26 Oktober 2026 - 19:32

Dukung Program 3 Juta Rumah, Gubernur Andra Soni Raih Penghargaan dari REI Banten

26 Oktober 2026 - 19:26

Pemprov Banten Perkuat Pengarusutamaan Gender untuk Pembangunan Inklusif

26 Oktober 2026 - 13:10

Trending di Banten