Menu ✖

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Nasional · 5 Jan 2026 ·

Soroti Venezuela, Kawendra: Diplomasi Keseimbangan Presiden Prabowo Tepat Hadapi Geopolitik Global


 Anggota Komisi VI DPR RI Kawendra Lukistian. Foto: ist Perbesar

Anggota Komisi VI DPR RI Kawendra Lukistian. Foto: ist

Jakarta — Anggota Komisi VI DPR RI Kawendra Lukistian menilai perkembangan konflik global terbaru, khususnya krisis di Venezuela, menjadi contoh penting mengapa Indonesia perlu menegaskan sikap politik luar negeri yang menjaga kedaulatan tanpa terlibat dalam rivalitas kekuatan besar dunia.

Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, Kawendra menyebut kejadian di Venezuela dapat menjadi pelajaran berharga bagi arah geopolitik Indonesia ke depan.

“Apa yang terjadi kemarin terhadap Venezuela bisa menjadi pengingat bahwa konfrontasi frontal terhadap hegemoni besar dapat berujung pada intervensi yang merugikan bangsa,” ujar Kawendra dalam keterangan tertulis, Senin (5/1/26).

Isu tersebut mengacu pada operasi militer besar-besaran yang dilancarkan Amerika Serikat terhadap Venezuela serta penangkapan Presiden Nicolás Maduro pada Sabtu (3/1/26). Langkah itu memicu kecaman dari berbagai negara dan organisasi internasional karena dinilai melanggar prinsip kedaulatan dan hukum internasional.

Menurut Kawendra, pola diplomasi yang dipilih Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto justru dirancang untuk menghindari jebakan konflik semacam itu.

“Justru dengan pola keseimbangan yang dipilih Presiden Prabowo, Indonesia mampu menghindari jebakan konflik, menjaga martabat, dan meneguhkan diri sebagai poros tengah yang dihormati dunia,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi peran Kementerian Luar Negeri RI yang dinilai cepat, terukur, dan berorientasi pada prinsip diplomasi damai. Pemerintah menegaskan terus memantau perkembangan situasi di Venezuela serta menyampaikan keprihatinan atas penggunaan kekuatan yang berpotensi menciptakan preseden berbahaya dalam hubungan internasional.

“Diplomasi yang dijalankan Kemenlu ini jadi pendekatan yang matang, strategis, dan berpihak pada kepentingan nasional jangka panjang,” ujar Kawendra.

Lebih lanjut, Kawendra juga menyampaikan pesan langsung kepada masyarakat Indonesia agar tetap tenang dan percaya pada jalur diplomasi negara.

“Kepada seluruh WNI di Venezuela, saya mengajak untuk tetap percaya pada jalur diplomasi Indonesia. Negara hadir menjaga kedaulatan, melindungi kepentingan nasional, dan memastikan Indonesia tidak terseret dalam konflik global yang merugikan rakyat,” pungkas Kawendra.[red]

Artikel ini telah dibaca 82 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sufmi Dasco: Setiap Keputusan di Ruang Sidang Harus Terasa Manfaatnya Sampai ke Rumah Warga

9 Oktober 2026 - 21:04

Perpres Ojol Resmi Terbit, Driver Ojol: Terimakasih Pak Prabowo dan Pak Dasco

9 Oktober 2026 - 20:21

Sejarah Mencatat Presiden Subsidi 3,2 Juta Per-Jamaah Haji, Dasco: Meringankan Pelunasan

7 Oktober 2026 - 21:29

Lagi, Satgas PKH Kuasai 6,2 Juta Ha Hutan dan Selamatkan Uang Negara Rp13,2 Triliun

7 Oktober 2026 - 21:08

Gelar Diskusi Strategis, Kawendra Dorong Telkom Optimalisasi Infrastruktur Digital dan Terdepan Soal Satu Data Indonesia

7 Oktober 2026 - 19:37

Tok! UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, Buruh: Terimakasih Pak Prabowo dan Pak Dasco

6 Oktober 2026 - 15:30

Trending di Nasional