Kota Tangerang – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang menginisiasi Silaturahmi Kebangsaan dalam rangka menyerukan kesejukan ummat dan menjaga suasana damai di Kota yang berjuluk Kota Akhlaqul Karimah jelang rangkaian kegiatan aksi demonstrasi.
Kegiatan yang dipusatkan di Gedung MUI Kota Tangerang tersebut berlangsung pada Hari Minggu, 31 Agustus 2025, dihadiri oleh Wali Kota Tangerang, Sachrudin, Ketua DPRD Kota Tangerang, Rusdi, Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang, Turidi serta seluruh tamu undangan.
Rangkaian Silaturahmi Kebangsaan dimulai sejak sore hari diawali silaturahmi dengan seluruh pengurus MUI Kecamatan dan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Islam.
Kemudian pada malam hari dilanjutkan dengan silaturahmi bersama para Organisasi Kepemudaan (OKP), Komunitas, Aktivis, Kelompok Masyarakat dan Organisasi Kemahasiswaan.
“Tanggung jawab keamanan dan ketertiban masyarakat bukan hanya dibebankan pada Aparat Kepolisian dan TNI, Namun menjadi tanggung jawab kita bersama, Mari! Kita jaga Kota Tangerang kita tercinta dari segala bentuk gangguan Kamtibmas,” Ungkap Ketua MUI Kota Tangerang, KH. Ahmad Baijuri Khotib, Minggu (31/08/2025).
Sementara itu Wali Kota Tangerang Sachrudin menegaskan bahwa demonstrasi dan menyampaikan aspirasi dilindungi oleh undang-undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang kemerdekaan menyampaikan pendapat dimuka umum namun memiliki kewajiban untuk menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa.
“Warga negara yang ingin menyampaikan pendapat dimuka umum memiliki kewajiban, diantaranya adalah menjaga dan menghormati keamanan dan ketertiban umum serta menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa, terlebih Kota Tangerang adalah Kota Akhlaqul Karimah yang bernafaskan spiritual keagamaan,” Tegasnya.
Pimpinan DPRD Kota Tangerang, Rusdi dan Turidi kompak mengatakan bahwa DPRD membuka secara luas komunikasi penyampaian aspirasi kepada masyarakat.
“Kami terbuka dan membuka secara luas komunikasi dengan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, melalui ruang-ruang diskusi dan kanal-kanal yang kami siapkan, untuk menampung dan menerima aspirasi masyarakat,” Pungkasnya. [red]











