Menu

Mode Gelap
Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir

Banten · 24 Agu 2026 ·

Sekda Banten ke Nakes RSUD: Berikan Pelayanan Terbaik untuk Pasien


 Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Deden Apriandhi saat membuka Perbesar

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Deden Apriandhi saat membuka "Forum Konsultasi Publik Review Pelayanan RSUD Banten" di Auditorium RSUD Banten, Kota Serang. Foto: Ist

Serang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meminta Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten untuk menjadikan Forum Konsultasi Publik sebagai momentum evaluasi dan pembenahan kualitas pelayanan kesehatan. Forum ini dinilai penting karena menyerap masukan langsung dari masyarakat serta berbagai pemangku kepentingan.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Deden Apriandhi, Ia menyampaikan hal ini saat membuka “Forum Konsultasi Publik Review Pelayanan RSUD Banten” di Auditorium RSUD Banten, Kota Serang, Senin (24/8/2026).

Forum ini mempertemukan berbagai unsur yang bersinggungan langsung dengan pelayanan kesehatan. Para peserta terdiri atas direktur rumah sakit, kepala puskesmas, perwakilan perguruan tinggi, asosiasi pasien, pengemudi ambulans, relawan kesehatan, organisasi profesi, forum wartawan, hingga unsur masyarakat umum.

Deden menekankan bahwa forum konsultasi harus menjadi ruang terbuka bagi masyarakat.

“Rumah sakit harus betul-betul menerima masukan dari masyarakat yang datang ke sini,” ujarnya.

Ia juga meminta seluruh tenaga kesehatan dan pegawai RSUD Banten agar tidak alergi terhadap kritik.

“Jangan khawatir mendapatkan tanggapan negatif. Justru di situlah kita tahu apa yang harus diperbaiki,” tegas Deden.

Selain aspek klinis, nakes juga diingatkan untuk selalu mengedepankan sikap ramah, sopan, dan adil kepada seluruh pasien. Tidak boleh ada perbedaan perlakuan berdasarkan latar belakang ekonomi atau jenis pembiayaan.

“Kalau sakit, ya, sakit. Semua harus kita layani dengan maksimal,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur RSUD Banten, Danang Hamsah Nugroho, menyatakan bahwa masukan dari forum ini akan menjadi bahan pijakan penting.

“Kita minta masukan masyarakat terkait perbaikan-perbaikan yang harus kami lakukan,” ucap Danang.

Untuk memudahkan masyarakat, RSUD Banten telah menyediakan berbagai saluran komunikasi resmi. Saluran tersebut meliputi media sosial, situs web, layanan pengaduan, ulasan daring (Google Review), survei kepuasan masyarakat, hingga keluhan elektronik (e-complaint).

Danang menambahkan, hasil dari forum ini akan menjadi rujukan utama dalam menyusun rencana peningkatan pelayanan RSUD Banten untuk tahun 2027.

“Kita tidak mungkin sampai pada titik ini kalau tidak ada masukan dari masyarakat,” tutupnya.[red]

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Banten Siap Jadi Pionir Ekosistem Pelayanan Pertanahan yang Cepat dan Tepercaya

24 Agustus 2026 - 11:29

Buka Kejurnas Hoki 2026, Gubernur Andra Soni Tegaskan Kesiapan Banten Jadi Tuan Rumah Ajang Nasional

23 Agustus 2026 - 19:48

Perkuat Pembinaan Atlet, Gubernur Andra Soni Bakal Bangun Fasilitas Hockey di Kota Tangerang

23 Agustus 2026 - 18:54

Pembangunan Kota Serang Dikebut, Wali Kota Budi Rustandi: Fokus Infrastruktur Jalan

22 Agustus 2026 - 21:47

Gubernur Andra Soni Apresiasi Porseni Futsal Cetak Bibit Atlet Berprestasi

22 Agustus 2026 - 15:37

Gubernur Andra Soni: Produk UMKM Provinsi Banten Miliki Potensi Besar Ekspor

21 Agustus 2026 - 13:54

Trending di Banten