Serang – Ketua DPRD Provinsi Banten, Fahmi Hakim, menyampaikan optimisme terhadap perkembangan PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk atau Bank Banten yang dinilai semakin siap menjalankan peran strategis sebagai mitra pemerintah daerah dalam pengelolaan keuangan daerah.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-10 Bank Banten di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Sabtu (1/8/2026).
Dengan kondisi Bank Banten yang saat ini sudah tumbuh melesat, kuat, dan hebat akan mampu menjadi bagian penting dalam menjaga dan meningkatkan roda perekonomian di daerah.
“Seluruh bupati dan walikota tidak usah ragu, bahwa saat ini Bank Banten sudah sangat siap untuk melayani dengan baik,” katanya saat menghadiri perayaan HUT Bank Banten ke-10 di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Sabtu (1/8/2026).
Dikatakan Fahmi, dengan dinamika dan persoalannya yg cukup panjang, saat ini Bank Banten sudah bertransformasi menjadi jauh lebih baik. Bahkan di tahun 2026 ini, keuntungan bersih yang akan diperoleh mencapai Rp60 miliar.
Selanjutnya, Bank Banten sudah menjadi bagian dari jantungnya pengelolaan keuangan daerah. Dengan kondisi jantung yang sehat, maka seluruh Pemda di Banten akan mampu berlari dengan kuat. Ditambah lagi Bank Banten sebagai BPD, tidak selalu berorientasi pada keuntungan materi, tapi juga mendukung peningkatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Banten secara luas.
“Semoga apa yang dicita-citakan para pendahulu terhadap keberadaan Bank Banten ini bisa segera terwujud,” imbuhnya.
Direktur Utama (Dirut) Bank Banten Muhammad Busthami mengatakan, saat ini pertumbuhan operasional Bank Banten sudah semakin positif dengan kekuatan likuiditas yang sangat baik, ditambah lagi dana Pemda yang tersimpan dalam RKUD tidak dimanfaatkan untuk sektor usaha lain sehingga kondisinya selalu ready dan stanby.
“Kondisi Bank Banten saat ini jauh lebih baik dibanding sebelum-sebelumnya,” katanya.
Tercatat sampai semester I tahun 2026, pertumbuhan Bank Banten dari sisi aset mencapai Rp10,4 triliun, kredit yang disalurkan Rp5,9 triliun, bahkan di tengah kondisi tekanan ekonomi global Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Banten mencapai Rp6,8 triliun. Ditambah lagi dengan laba bersih sebesar Rp21,3 miliar dengan kondisi NPL yang terus mengalami perkembangan yang positif berada di bawah 5 persen.
Capaian itu terus tumbuh positif sejak Bank Banten mulai mengalami perbaikan segala lini, dari mulai tata kelola perusahaan, peningkatan SDM sampai pengelolaan bisnis seiring kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh.
Menurut Busthami, pertumbuhan itu tidak lepas dari peran penting Gubernur Banten Andra Soni yang selalu memberikan arahan dan bimbingan bagaimana Bank Banten ini bisa menjadi Bank kebanggaan masyarakat Banten.
“Kami terus berupaya semaksimal mungkin agar Bank Banten ini semakin maju lagi kedepannya,” katanya.[red]










