Menu

Mode Gelap
Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30

Kota Tangerang · 7 Jan 2025 ·

Respon Aduan Ribuan THL, Pimpinan DPRD Kota Tangerang Akan Dorong Diskresi ke KemenpanRB 


 Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam, serta Wakil Ketua DPRD Andri Permana dan Turidi Susanto saat Menerima Aspirasi Ribuan THL yang tidak Lolos PPPK. Foto: ist Perbesar

Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam, serta Wakil Ketua DPRD Andri Permana dan Turidi Susanto saat Menerima Aspirasi Ribuan THL yang tidak Lolos PPPK. Foto: ist

Kota Tangerang – Ribuan tenaga harian lepas (THL) Pemkot Tangerang gagal menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Ratusan perwakilan THL dari berbagai OPD mewakili 1.786 THL yang tidak lulus mendatangi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang. Selasa (7/1/2025).

Pasalnya, dari 5.186 formasi yang disiapkan, hanya 3.455 yang lolos seleksi administrasi. Saat tes calon PPPK, dari 3.455 orang tersebut, hanya 1.669 yang dinyatakan lulus. Sementara 1.786 lainnya dinyatakan gagal.

Kedatangan ratusan pegawai Non PNS itu diterima langsung Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam, serta Wakil Ketua, Andri Permana dan Turidi Susanto.

Berdasarkan pantauan lapangan, ribuan THL digiring ke area Plaza gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang untuk berdiskusi dan urun rembuk menyampaikan aspirasinya.

Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang, Andri Permana menyatakan prihatin dan turut merasakan keresahan yang dialami oleh para THL tersebut.

Seharusnya menurut Andri, momentum ini dijadikan Pemkot Tangerang untuk mengangkat derajat para pegawai sehingga meningkatkan motivasi kerja mereka.

“Semoga ASN di lingkungan Pemkot Tangerang juga dapat memberikan simpati dan merasakan keprihatinan yang sama karena bagaimanapun THL ini rekan kerja mereka,” kata Andri.

Peristiwa ini menurutnya, memicu terbentuknya solidaritas sosial di masyarakat Kota Tangerang. Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah elemen masyarakat sudah memberikan dukungan terhadap perbaikan nasib THL.

“Mereka (THL) merupakan ujung tombak pelayanan bagi masyarakat yang diberikan oleh Pemkot Tangerang. Tanpa THL, kualitas pelayanan di lingkungan Pemkot Tangerang akan berkurang,” kata Andri

“Pegawai teknis seperti pemadam kebakaran, petugas kebersihan, dan Dinas Perhubungan banyak diisi oleh THL. Kita dapat bayangkan bagaimana jadinya kota ini jika THL tidak ada,” sambungnya.

Andri mengaku akan segera melakukan komunikasi dengan KemenpanRB untuk mencari solusi terhadap permasalahan permasalah ini. Seperti meminta diskresi agar Pemkot Tangerang dapat mengambil kebijakan yang dapat menyelamatkan nasih THL di Kota Tangerang.

“Kota ini memiliki anggaran yang cukup untuk membiayai pengeluaran bagi THL yang seharusnya diangkat menjadi PPPK. Tinggal sekarang kita menunggu kemauan dari mereka,” pungkasnya.[red]

Artikel ini telah dibaca 111 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Hadiri Peringatan HUT Damkar, Satpol PP dan Satlinmas, Sachrudin: Teruslah Hadir di Tengah Masyarakat

30 April 2026 - 13:03

Pendaftaran SPMB SMA-SMK Dilakukan Berkala untuk Beri Layanan Pendidikan Lebih Baik

29 April 2026 - 19:57

Terima Rekomendasi LKPJ, Wali Kota Fokus Tuntaskan Hal Ini

29 April 2026 - 15:34

Bentuk Mental Anak Sejak Dini, 2.500 Siswa PAUD dan TK Ramaikan PORSENI Kota Tangerang

28 April 2026 - 19:55

Hadiri RUPS BJB, Sekda Harap Terus Berikan Kontribusi bagi Pembangunan Kota Tangerang

28 April 2026 - 19:20

Sachrudin: Parpol Harus Jadi Pusat Pendidikan Politik yang Hasilkan Kader Berkualitas

28 April 2026 - 17:14

Trending di Kota Tangerang