Menu

Mode Gelap
JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30 Hari Kebaya Nasional, Gubernur Banten Andra Soni: Simbol Identitas Perempuan Indonesia

Kota Tangerang · 2 Jan 2025 ·

Pernah ‘Gagal’ Kerjasama RDF dengan PT. Indonesia Power, Kini RDF Kota Tangerang Dilirik PT. Indocement


 Pj Wali Kota Tangerang Dr Nurdin saat Turut Serta Serok Sampah ke Mesin RDF. Foto: ist Perbesar

Pj Wali Kota Tangerang Dr Nurdin saat Turut Serta Serok Sampah ke Mesin RDF. Foto: ist

Kota Tangerang – Setelah beroperasi dan MoU dengan Perusahaan Solusi Bangun Indonesia, kini, hasil mesin Refused Derived Fuel (RDF) di TPA Rawa Kucing kembali dilirik oleh PT Indocement Tunggal Perkasa (INTP), untuk menjalin MoU dan siap menerima 500 ton per hari RDF dari Kota Tangerang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Wawan Fauzi mengatakan, TPA Rawa Kucing baru saja menerima kunjungan dari Indocement. Hasilnya, Indocement tertarik untuk menjalin kerja sama, yaitu siap menerima 500 ton RDF setiap harinya.

“Indocement mengapresiasi dan merasa hasil RDF TPA Rawa Kucing Kota Tangerang lebih bagus dibanding wilayah lainnya yang sudah dikunjunginya. Maka, mereka langsung menyatakan siap menjalin kerja sama lewat proses MoU, dan segera disiapkan,” ungkap Wawan, Kamis (02/01/2025).

Ia pun menyatakan, Fasilitas RDF di TPA Rawa Kucing telah mengoperasikan dua lini produksi dengan kapasitas masing-masing 25 ton sampah per hari atau 50 ton municipal solid waste (MSW) per hari. Hasilnya, 50 ton sampah tersebut diolah menjadi 25 hingga 30 ton RDF per hari.

“Di mana per harinya satu mesin RDF mampu mengolah 25 ton sampah menjadi bahan bakar yang setara dengan batu bara. Maka, jika dimasifkan dua mesin dan waktu operasi dimaksimalkan, setidaknya lebih dari 50 ton sampah setiap harinya berhasil diolah,” jelas Wawan.

TAHUN 2021 PERNAH KEMBANGKAN RDF BEKERJASAMA DENGAN PT. INDONESIA POWER

Komisaris utama PT. PLN Persero Amien Sunaryadi, Direktur Mega Project & EBT PT. PLN Persero Ikhsan Asaad serta Direktur pengembangan dan Niaga PT. Indonesia Power Harlen dan jajaran Pemerintah Kota Tangerang di TPA Rawa Kucing, Neglasari, 28/04/2021. Foto: ist

Diketahui sebelumnya pada 23 April 2021 Kota Tangerang terpilih menjadi Kota pertama di pulau Jawa sebagai lokasi pembangunan laboratorium riset dan pengembangan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) sebagai sumber energi terbarukan dan pengelolaan sampah perkotaan.

Terpilihnya Kota Tangerang ditandai dengan ditandatanganinya kesepakatan bersama antara Pemkot Tangerang dengan PT. Indonesia Power tentang kerjasama penyediaan bahan bakar jumputan padat untuk cofiring Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).

Tak tanggung-tanggung pada 28 April 2021 Komisaris Utama PLN, Amien Sunaryadi memantau langsung proses pengolahan sampah menggunakan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) di TPA Rawa Kucing tersebut.

Bahkan saat itu, 800Kg RDF dari TPA Rawa Kucing sudah dikirim ke PLTU Banten 3 Lontar untuk diuji coba sebagai bahan bakar jumputan padat untuk cofiring Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lontar yang sebelumnya batubara.

Namun, upaya tersebut tidak berlanjut karena masih terus dilakukan ujicoba untuk menentukan kandungan yang tepat dari sampah untuk dijadikan bahan bakar jumputan padat untuk cofiring Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lontar tersebut. [red]

 

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 279 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gubernur Banten Lepas Mudik Bebarengan IKG: Selamat Sampai Kampung Halaman dan Kembali dengan Sehat

15 Maret 2026 - 06:30

Berkah Ramadhan, PC Satria Kota Tangerang Bagikan Takjil dan Buka Puasa Bersama

14 Maret 2026 - 20:48

Wali Kota Sachrudin: Pesantren Mitra Strategis dan Perkuat Fondasi Moral

13 Maret 2026 - 22:11

Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Santuni Ratusan Anak Yatim dan Duafa

13 Maret 2026 - 21:24

Maryono Apresiasi Kesiapsiagaan BPBD dan Damkar Jaga Keselamatan Warga

13 Maret 2026 - 21:03

Banjir Kota Tangerang Surut 100 Persen, Petugas Gabungan Bersih-Bersih Sisa Lumpur

13 Maret 2026 - 19:45

Trending di Kota Tangerang