Serang – Pimpinan Pusat Matahari Pagi Indonesia Resmi melantik dan mengukuhkan Pengurus Pimpinan Wilayah Matahari Pagi Indonesia (PW MPI) Provinsi Banten pada Sabtu, (8/8/2026).
Pengukuhan yang berlangsung secara khidmat tersebut dilaksanakan di Pendopo Gubernur Banten Kawasan KP3B, Kota Serang.
“Saya lantik pengurus dan saya serahkan pataka bendera dikibarkan di seluruh Wilayah Banten, semoga amanah dijalankan dengan dedikasi dan tanggungjawab,” ujar Ketua Umum PP Matahari Pagi Indonesia, DR. Sutia Budi.
Ketua PW Matahari Pagi Indonesia Provinsi Banten Nurcholish Ali Sya’bana menerima langsung bendera pataka Matahari Pagi Indonesia dan siap mengibarkannya di Kota/Kabupaten Se-Provinsi Banten.
“Saya terima amanah ini, saya kibarkan di seluruh pelosok Provinsi Banten,” sambut Nurcholis.
Usai dikukuhkan, Nurcholis mengatakan bahwa Matahari Pagi Indonesia akan bergerak dengan mengusung gerakan sosial dan kebudayaan berbasis optimisme.
Organisasi ini menegaskan diri inklusif lintas agama dan fokus pada aksi nyata di masyarakat.
“Kemarin kita bersih-bersih di Klenteng, kemudian di Pura juga sudah kita bersihkan, di Gereja kita sudah bersihkan rumah ibadahnya, dan tentunya juga di Masjid,” ujarnya.
Ia juga merespons tingginya antusiasme publik. Sejak pertama kali dibuat akun media sosial Instagram organisasinya, kini sudah mendekati 5.000 followers.
Banyak komentar warga yang bertanya kapan Ormas tersebut hadir di Kabupaten Serang, Kabupaten Tangerang, Kota Serang, dan Cilegon.
Selain itu, MPI Banten memperkenalkan program “Makan Bahagia Gratis”. Program ini disebut selaras dengan program “Makan Bergizi Gratis” dari Presiden Prabowo Subianto, namun dilaksanakan secara mandiri tanpa dana APBN maupun APBD.
“Di belakang gedung ini sudah ada food truck dan fasilitasnya untuk membagikan makan bahagia gratis versi Matahari Pagi Indonesia, yang siap berkeliling ke seluruh Provinsi Banten,” jelasnya.
Dalam pengukuhan juga, organisasinya fokus pada pemberdayaan kelompok rentan. Salah satunya penyandang disabilitas melalui program UMKM.
“Di depan Bapak Ibu itu ada MBG atau Mang Bagja Ganteng, sebuah program produk UMKM dari warga difabel. Hari ini, kita juga akan memberikan bantuan, walaupun jumlahnya sedikit sebagai permulaan, berupa bantuan modal untuk UMKM difabel,” katanya.
Untuk diketahui bahwa Pengukuhan Pengurus Wilayah Matahari Pagi Indonesia Provinsi Banten dihadiri oleh Gubernur Banten, Andra Soni; Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzhar Simanjuntak yang juga sebagai Ketua Majelis Pertimbangan PB Matahari Pagi Indonesia; serta Menteri Desa, Yandri Susanto. [Fale]










