Menu

Mode Gelap
Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30 Hari Kebaya Nasional, Gubernur Banten Andra Soni: Simbol Identitas Perempuan Indonesia Bapenda Banten Gelar Penyuluhan dan Penyebarluasan Kebijakan Pajak Daerah Serta Opsen PKB dan BBNKB Dinkes Banten Diganjar Penghargaan Dirjen Pas atas Kontribusi Memberikan Pelayanan Kesehatan di UPT Lapas/Rutan

Kabupaten Tangerang · 15 Agu 2023 ·

Pemkab Tangerang Petakan Status Siaga Kekeringan akibat Fenomena El Nino


 Bupati Tangerang, A. Zaki Iskandar Saat memberikan Keterangan kepada awak Media. Foto: Istimewa Perbesar

Bupati Tangerang, A. Zaki Iskandar Saat memberikan Keterangan kepada awak Media. Foto: Istimewa

Kabupaten Tangerang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memetakan status siaga bencana kekeringan pada musim kemarau berkepanjangan akibat fenomena El Nino.

“Sudah saya instruksikan untuk seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) segera memastikan terkait ketersediaan pangan dan sebagainya sebagai antisipasi menghadapi puncak musim kemarau panjang,” kata Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar.

Menurut dia, kesiapsiagaan dan kewaspadaan menghadapi bencana pada musim kemarau panjang diperlukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat atas kemungkinan timbulnya bencana sebagai dampak fenomena El Nino tersebut.

“Kita siapkan cadangan air bersih, yang bersumber dari aliran Sungai Cisadane sebagai air bakunya. Dan ini tentu akan berpengaruh dari ketersediaan airnya,” kata dia.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Ujat Sudrajat menambahkan bahwa pihaknya kini mulai memetakan wilayah rawan kekeringan akibat kemarau panjang sebagai dampak El Nino.

“Dalam hal ini kita sudah memetakan beberapa wilayah, khususnya di wilayah utara Tangerang. Karena di sana meski banyak anak sungai tapi sering terjadi kekeringan,” ucapnya.

Langkah pemetaan yang dilakukan BPBD Tangerang itu bertujuan untuk memudahkan dalam mengantisipasi dan pendistribusian bantuan kepada masyarakat yang terdampak fenomena alam tersebut.

“Tentu langkah ini dilakukan sebagai mempermudah kita dalam menangani dan antisipasi kejadian kekeringan itu,” katanya.

Adapun untuk wilayah utara Tangerang yang telah masuk dalam pemetaan terdampak El Nino itu, diantaranya seperti di Kecamatan Teluknaga, Kronjo, Pakuhaji, Kosambi, Gunung Kaler, Kresek dan Rajeg.

Dari beberapa wilayah tersebut, lanjutnya, secara umum kekeringan yang terjadi tersebut berdampak terhadap kebutuhan air bersih masyarakat. Kendati demikian, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk mulai memasifkan gerakan hemat air dan juga dapat memanfaatkan hujan yang masih turun melalui gerakan panen air hujan serta menyiapkan tempat penampungan air cadangan yang nantinya bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan.

Ia menambahkan, dalam menghadapi puncak El Nino ini pihaknya juga telah melakukan koordinasi dan komunikasi bersama dengan instansi terkait seperti Perkim, PMI, DPKP, PDAM dan lain sebagainya.

“Karena beberapa instansi ini punya kapasitas dalam tanggung jawab dalam membantu warga atas adanya musim kemarau panjang,” kata dia. [red]

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Realisasi PAD Capai 93 Persen, Slamet Budhi Optimis Target Tercapai Sebelum Akhir Desember

4 Desember 2025 - 23:13

Bupati Tangerang Minta Pengawas dan Kepala Sekolah Jadi Teladan dan Inspirasi Anak Didik

4 Desember 2025 - 21:58

Wabup Intan Tandaskan Pentingnya Jaga Keberlanjutan dan Kesinambungan Layanan HIV/AIDS

4 Desember 2025 - 15:00

Wabup Intan Buka High Level Meeting TPID Kabupaten Tangerang

3 Desember 2025 - 15:33

Bupati Tangerang Hadiri Kegiatan Penguatan dan Penyerahan Sertifikat Guru Pendidikan Agama Islam

3 Desember 2025 - 14:35

Wabup Intan Ajak Warga Sudirman Lebih Peduli Sampah Dan Terapkan Pola Hidup Sehat

2 Desember 2025 - 19:12

Trending di Kabupaten Tangerang