Menu

Mode Gelap
Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30

Kota Tangerang · 15 Feb 2026 ·

Netralisir Sungai Cisadane, Banksasuci Larutkan 20 Ton Eco Enzyme 


 Relawan Banksasuci saat Larutkan ECO Enzym ke Sungai Cisadane. Foto: TangerangPos Perbesar

Relawan Banksasuci saat Larutkan ECO Enzym ke Sungai Cisadane. Foto: TangerangPos

Tangerang – Komunitas Peduli Sungai yang tergabung dalam Banksasuci Foundation larutkan 20 ton ECO Enzym di Perbatasan Tangsel, Kabupaten dan Kota Tangerang sebagai upaya menetralisir sungai Cisadane pasca Tercemar 20 Ton Pestisida.

Menurut Ketua Banksasuci, Ade Yunus mengatakan bahwa Eco enzyme yang disebar ke Cisadane merupakan cairan organik hasil fermentasi limbah organik (kulit buah/sisa sayuran), gula (merah/molase), dan air selama setahun terakhir. Cairan berwarna cokelat ini beraroma asam manis segar, berfungsi sebagai pembersih alami pestisida, dan penjernih air.

“Pelarutan Eco Enzym ini merupakan ikhtiar kami untuk menetralisir Sungai Cisadane Pasca Tercemar Pestisida,” Ungkap Ade, Minggu (15/02/2026).

Ade menambahkan bahwa Banksasuci telah melakukan berbagai upaya menyikapi tercemarnya Sungai Cisadane, Selain Advokasi melalui media dan aksi simpatik, Pengambilan Sampel untuk di uji laboratorium, pihaknya juga telah menebar 5 Ton Ikan dan kini pelarutan Eco Enzyme.

“Berbagai upaya telah kami lakukan agar Cisadane kembali pulih, ikhtiar ini hanya jangka pendek, jangka panjangnya tentu adalah penegakan hukum dan pengawasan secara ketat, karena tidak ada toleransi bagi kejahatan lingkungan,” Tegasnya.

Pria yang dijuluki, ‘Sunan Jaga Kali’ tersebut Berharap seluruh pihak terkait memberikan perhatian serius terhadap tercemarnya sungai Cisadane agar kejadian tercemarnya Sungai Cisadane tidak terulang kembali.

“Ini kasus serius, semua pihak harus bersinergi dan kolaborasi, untuk memulihkan Sungai Cisadane, Hari ini, Esok dan Seterusnya secara berkesinambungan dan berkelanjutan,” Pungkasnya.[red]

Artikel ini telah dibaca 16,584 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pawai Taaruf Meriahkan Pembukaan STQ Kecamatan Cibodas Tahun 2026

18 Mei 2026 - 16:22

Cuaca Tak Menentu, BPBD Kota Tangerang Imbau Warga Tetap Waspada

18 Mei 2026 - 15:59

Dalang Sepuh R.Mustaya Wafat, Sachrudin: Kita Kehilangan Budayawan Kota Tangerang

17 Mei 2026 - 20:15

Saksikan Kemeriahan Bandoeng 10K, Maryono Tantang Tangerang 10K Tampil Lebih Bombastis!

17 Mei 2026 - 14:05

DPUPR Kota Tangerang Anggarkan Rp8,8 Milyar untuk Belanja BBM dan Pelumas

16 Mei 2026 - 14:30

Cegah Banjir, UPTD DAS Cidurian-Cisadane, DPUPR Kota dan Banksasuci Bersihkan Sampah di Kali Ledug 

14 Mei 2026 - 08:44

Trending di Banten