Menu

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Kota Tangerang · 22 Sep 2026 ·

Mitigasi Bencana Hidrometeorologi, Pemkot Tangerang Gencarkan Normalisasi


 Wali Kota Tangerang Sachrudin Didampingi Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang Taufik Syahzaeni saat meninjau Normalisasi Kali Ledug. Foto: Ist Perbesar

Wali Kota Tangerang Sachrudin Didampingi Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang Taufik Syahzaeni saat meninjau Normalisasi Kali Ledug. Foto: Ist

Kota Tangerang – Menjelang musim penghujan dan pergantian tahun, Jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memperkuat langkah antisipasi bencana hidrometeorologi, khususnya banjir, dengan melakukan normalisasi sungai dan drainase di sejumlah titik rawan genangan.

Langkah tersebut dipantau langsung oleh Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, saat meninjau proses pengerukan sedimentasi dan pendalaman Kali Ledug, Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Periuk, Selasa (22/09/2026). Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kapasitas aliran sungai yang selama ini kerap meluap dan menimbulkan genangan, terutama di sekitar Jembatan Alamanda hingga arah Total Persada.

“Prinsipnya, kita sedia payung sebelum hujan. Saat kondisi memungkinkan seperti sekarang, kita manfaatkan untuk melakukan normalisasi, termasuk pengerukan dan pendalaman sungai,” ujar Sachrudin.

Selain normalisasi, penguatan turap juga dilakukan untuk memastikan badan sungai lebih siap menahan debit air saat musim penghujan.

Sachrudin, kemudian meninjau hasil penurapan di sepanjang Kali Mutiara Pluit, Kelurahan Periuk. Menurutnya, saluran air yang berada dekat permukiman harus dipastikan aman, kuat, dan memiliki aliran yang lancar.

“Turapnya harus kuat menahan beban air dan alirannya juga harus dipastikan lancar. Ini bagian dari kesiapan kita menghadapi musim penghujan,” katanya.

Sachrudin menegaskan, kesiapsiagaan tidak hanya bergantung pada infrastruktur, tetapi juga kesadaran masyarakat. Ia mengajak warga menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah ke got, parit, drainase maupun sungai.

“Kalau banjir sudah terjadi, aktivitas masyarakat terganggu dan kesehatan juga bisa terdampak. Karena itu, pencegahan harus kita lakukan bersama sebelum bencana terjadi,” pungkasnya.[red]

 

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bangga, 58 Daerah Replikasi SISGITA Tangsel, Benyamin Ungkap Manfaat Integrasi Data Tanah dan Pajak

21 September 2026 - 19:21

Jaga Air Baku, Pemkot Tangerang Ajak Perusahaan Normalisasi Sungai Cisadane

21 September 2026 - 18:34

DPUPR Kota Tangerang Pastikan Normalisasi Kali Ledug Tuntas Sesuai Target

21 September 2026 - 17:03

Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Sachrudin: Aparat di Wilayah Harus Gercep

21 September 2026 - 16:12

Sasar Pesantren yang Belum Terjangkau MBG, PW MPI Banten Gelar Makan Bahagia Gratis

20 September 2026 - 17:02

Hadiri Pelantikan PAC dan Ranting Gerindra Se-Kota Tangerang, Sufmi Dasco : Targetnya Cuma Menang

20 September 2026 - 14:23

Trending di Kota Tangerang