Menu ✖

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Banten · 17 Feb 2026 ·

Matangkan Persiapan Angkutan Lebaran 2026, Gubernur Banten dan Menhub RI Gelar Rakor Strategis


 Gubernur Banten Andra Soni dan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi saat Rakor Persiapan Angkutan Mudik Lebaran 2026. Foto: Ist Perbesar

Gubernur Banten Andra Soni dan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi saat Rakor Persiapan Angkutan Mudik Lebaran 2026. Foto: Ist

Serang – Gubernur Banten Andra Soni, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Angkutan Lebaran Tahun 2026 yang berlangsung di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang, pada Senin (16/2/2026).

Pertemuan ini dihadiri langsung oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Republik Indonesia, Dudy Purwagandhi, guna memastikan kesiapan infrastruktur dan manajemen arus mudik di wilayah Banten.

Gubernur Andra Soni menyatakan bahwa Rakor ini merupakan langkah awal untuk menyelaraskan persepsi dan tindakan antarpemangku kepentingan (stakeholders).

“Kunjungan kerja Pak Menteri Perhubungan hari ini fokus pada penyelenggaraan angkutan lebaran tahun 2026. Seluruh pemangku kepentingan terlibat dalam rapat ini sebagai langkah awal koordinasi yang akan terus kami intensifkan ke depannya,” tutur Andra Soni.

Dalam kesempatan yang sama, Menhub Dudy Purwagandhi menekankan bahwa Provinsi Banten memegang peranan krusial dalam peta mudik nasional, khususnya pada sektor penyeberangan. Berbeda dengan arus mudik ke arah timur yang titik tujuannya terpecah ke berbagai kota, arus mudik ke arah barat dari wilayah Jabodetabek akan terkonsentrasi di ujung barat Pulau Jawa untuk menyeberang ke Sumatra.

“Melalui rakor ini, kami berharap penyelenggaraan angkutan lebaran tahun ini berjalan lancar dan terkoordinasi dengan baik. Presiden RI Prabowo Subianto sebelumnya menilai penyelenggaraan tahun 2025 berhasil dengan baik, dan kami menargetkan pengelolaan tahun 2026 ini harus jauh lebih optimal,” ujar Menhub Dudy.

Strategi Empat Pelabuhan untuk Urai Kemacetan

Sebagai langkah mitigasi kemacetan, Kementerian Perhubungan telah menyiapkan skema optimalisasi empat pelabuhan di wilayah Banten Pelabuhan Pelindo Ciwandan Difokuskan untuk angkutan kendaraan roda dua dan truk kecil. Pelabuhan Krakatau Bandar Samudera Disiapkan sebagai jalur alternatif dengan tujuan Pelabuhan Panjang, Lampung. Pelabuhan Penyeberangan Merak Diperuntukkan khusus bagi kendaraan pribadi dan bus. Pelabuhan Bakau Bandar Jaya (BBJ) Bojonegara Melayani kendaraan truk besar.

“Penyediaan empat pelabuhan ini adalah bentuk optimalisasi untuk memecah kepadatan. Dalam kondisi normal, hanya Pelabuhan Merak yang beroperasi secara penuh untuk penyeberangan utama. Pengaturan ini diharapkan dapat menjaga kelancaran lalu lintas di wilayah Provinsi Banten,” tambah Dudy.

Infrastruktur Jalan dan Proyeksi Arus Mudik

Terkait infrastruktur darat, Menhub mengungkapkan bahwa Kementerian Pekerjaan Umum tengah melakukan perbaikan pada sejumlah jalan arteri. Perbaikan jalan tersebut ditargetkan selesai paling lambat pada H-10 Lebaran agar kondisi jalan sudah mulus saat dilalui pemudik. Menhub juga mengapresiasi koordinasi dengan Polda Banten dan Polres Cilegon dalam mengatur alur kendaraan selama masa perbaikan.

Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, diperkirakan sebanyak 143.915.953 orang akan melakukan perjalanan pada musim Lebaran 2026. Angka ini mendekati data riil pergerakan pada Lebaran 2025 yang mencapai 154.623.632 orang berdasarkan Mobile Positioning Data (MPD).

Khusus untuk wilayah keluar Jakarta, diprediksi terdapat 3,67 juta kendaraan atau naik 14 persen dari kondisi normal. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1,96 juta kendaraan diperkirakan akan melintasi Gerbang Tol Cikupa menuju arah barat (Merak).

Pemerintah juga telah menetapkan masa operasional Posko Angkutan Lebaran 2026 selama 18 hari, yang dimulai pada 13 Maret 2026 (H-8) hingga 30 Maret 2026 (H+9).[red]

Artikel ini telah dibaca 69 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Buka MTQ Kota Serang, Sekda Deden Apriandhi Dorong Lahirnya Generasi Qur’ani Berprestasi Internasional

20 Oktober 2026 - 08:57

Lepas Atlet Gateball Banten, Gubernur Andra Soni Targetkan Prestasi Tingkat Nasional

19 Oktober 2026 - 14:50

HUT Ke-3 Sin Po TV, Gubernur Andra Soni: Terus Jadi Media Akurat dan Tepercaya

18 Oktober 2026 - 22:16

Hari Santri 2026, Gubernur Andra Soni: Provinsi Banten Maju Bersama Santri

18 Oktober 2026 - 14:08

Konsisten Berikan Pelayanan Prima, Bank Banten Raih Penghargaan The Best Service Excellence

18 Oktober 2026 - 11:33

Tanam 81.000 Mangrove, InJourney Airports Raih The Best Corporate Sustainability

17 Oktober 2026 - 22:21

Trending di Banten