Menu

Mode Gelap
Dukungan Masyarakat Menguat, Bermunculan Baliho ‘Sekda Jadi Bupati Tangerang’ Komisi II DPRD Minta RSUD Panbar dan RSUD Jubar Segera Beroperasi Anggota DPRD Banten Ade Hidayat Minta Pemprov Banten Percepat Pengoperasian RSUD Cilograng Walikota Tangsel Pimpin Apel Operasi Keselamatan Jaya Daftar Kenaikan Harga BBM Di Wilayah Banten

Banten · 21 Agu 2023 ·

Komentari PLTU Banten, Aktivis Lingkungan Tantang Ridwan Kamil Menginap Dirumah Warga Sekitar PLTU


 Pj. Gubernur Banten, Al Muktabar dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat Mengikuti Rakor Permasalahan Pencemaran Udara di Jabodetabek yang dipimpin Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan. Jum'at (18/08/2023). Foto: Istimewa Perbesar

Pj. Gubernur Banten, Al Muktabar dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat Mengikuti Rakor Permasalahan Pencemaran Udara di Jabodetabek yang dipimpin Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan. Jum'at (18/08/2023). Foto: Istimewa

TangerangPos – Usai mengikuti Rapat Koordinasi Permasalahan Pencemaran Udara di Jabodetabek yang dipimpin Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan, di Kantor Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Jakarta, Jumat (18/8).

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menepis informasi yang menyebut Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di wilayah Banten yang menjadi penyebab utama polusi udara di Jakarta dan sekitarnya.

Pria yang akrab disapa Emil itu mengklaim grafis yang menunjukkan asap PLTU mengarah ke Jakarta hanya sebatas simulasi. Menurutnya, angin saat ini mengarah ke Selat Sunda sampai Oktober.

“Jadi PLTU Banten arahnya ke Selat Sunda bukan arah Jakarta,” kata Emil, Jumat (18/8) seperti dikutip CNN Indonesia.

Untuk diketahui Rapat Koordinasi yang dipimpin Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan tersebut dihadiri oleh, Menteri LHK, Siti Nurbaya, Pj. Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil serta Pj. Gubernur Banten, Al Muktabar.

Menanggapi hal tersebut, Aktivis Lingkungan Hidup Ade Yunus merasa heran dan mempertanyakan kapasitas Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang mengomentari terkait PLTU di wilayah Provinsi Banten.

“Meskipun beliau mendengar pemaparan secara seksama pada rakor tersebut, bukan kapasitas beliau mengomentari PLTU di wilayah Banten, kan dirakor tersebut hadir juga Pj. Gubernur Banten, mengapa harus beliau yang sampaikan bukan Pj. Gubernur Banten?, Bilangin kang emil ga usah pake grafis-grafisan, sini kita menginap dirumah warga sekitar PLTU aja,” tegas Ade, Senin, (21/08/2023).

Sebelumnya Aktivis yang concern dalam edukasi dan komunikasi perubahan perilaku masyarakat tersebut, juga menantang KLHK untuk menginap dirumah warga di sekitaran PLTU selama 3 Hari.

“Kan jelas instruksi Presiden minta diperkuat aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim,  salah satunya pengawasan terhadap sektor industri dan pembangkit listrik, terutama disekitar Jabotabek, sudah jalankan saja, kalau perlu kirim dari KLHK saat overhaul mesin PLTU menginap 3 hari dirumah warga di sekitaran PLTU, lalu diatap rumah simpan saja air di ember silahkan lihat hasilnya, ga perlu repot-repot pake data satelit sentinel troposperik,” Pungkasnya. [red]

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 102 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemuda Cituis Peduli Pakuhaji Tangerang, Dukung Pencalonan Andra Soni Maju Pilgub Banten

15 April 2024 - 17:07

Sekjen Gibran Center, Roy Marjuk: Hari Raya Idul Fitri Jadi Momentum Penyejuk Politik Pasca Pilpres

11 April 2024 - 16:57

Relawan Udi Juhdi Deklarasi Rifky Hermiansyah Cabup Pandeglang dan Andra Soni Cagub Banten

8 April 2024 - 20:39

Roy Marjuk: Dibawah Kepemimpinan Prabowo-Gibran Indonesia Emas Bukan Sekedar Mimpi

8 April 2024 - 19:28

Sejumlah Pemudik Merasa Nyaman Melintasi Ruas Jalur Mudik Provinsi Banten

8 April 2024 - 08:37

Stafsus Menko Perekonomian Zaki Iskandar: Potensi Pergerakan Ekonomi Selama Mudik Lebaran Capai Rp 385 Triliun

7 April 2024 - 21:55

Trending di Ekonomi