Kabupaten Tangerang – Ditengah keterbatasannya, Andre warga Kampung Nibung Kecamatan Kemiri Kabupaten Tangerang membuktikan bahwa siapapun dapat berkontribusi dalam pelestarian lingkungan hidup.
Kehilangan penglihatan tak menyurutkan semangat Andre untuk mencabut rumput dan memotong semak-semak di jalan, membersihkan sampah dan gulma pada saluran irigasi sekunder serta menanam pohon di bantaran.
Pria yang akrab disapa Bang Andre tersebut, tinggal seorang diri dirumah sederhana bekas adiknya. Untuk makan sehari-hari Andre bekerja sebagai kenek bangunan dan tukang urut panggilan.
“Matanya memang tidak bisa melihat, namun tidak dengan kepekaan hatinya pada lingkungan hidup, mau siang atau malam tanpa diminta Bang Andre inisiatif mencabut rumput dan membersihkan saluran irigasi,” Ungkap tokoh masyarakat Nibung, Suwardi Tagor kepada TangerangPos, Selasa (09/12/2025).
Bagi Bang Andre sendiri, turut serta dalam pelestarian lingkungan hidup sudah menjadi rutinitas dan kebiasaan sehari-hari, apa yang dilakukannya semata-mata sebagai ladang amal jariah.
“Saya hanya membantu membersihkan, memang sudah menjadi kebiasaan sehari-hari, mudah-mudahan menjadi ladang amal,” Ujar Andre singkat.
Terbaru, Bang Andre nampak turut serta gotong royong bersama masyarakat dalam giat aksi penanaman pohon dalam gerakan ‘Banten Teduh, Tangerang Sejuk’, membantu melobangi tanah serta mengikat bambu penopang pohon.
Sebagai penyandang disabilitas penglihatan, rutinitas Bang Andre berkontribusi dalam pelestarian lingkungan hidup mengubah cara pandang bahwa ditengah keterbatasan bila ada niat dan tekad, dimulai dari langkah sederhana, karena aksi nyata merawat lingkungan hidup bisa dilakukan oleh siapapun. [red]













