Menu

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Kota Tangerang · 1 Sep 2026 ·

Keren Jasa, Program CKG di Kota Tangerang Lampaui Target Nasional


 Salahsatu siswa SD di Kota Tangerang saat mengikuti Program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Foto: Ist Perbesar

Salahsatu siswa SD di Kota Tangerang saat mengikuti Program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Foto: Ist

Kota Tangerang – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kota Tangerang terus menunjukkan capaian positif. Hingga Agustus 2026, sebanyak 926.384 warga telah mengikuti CKG atau mencapai 49,45 persen dari sasaran yang ditetapkan.

Capaian tersebut telah melampaui target nasional dan menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat Kota Tangerang dalam melakukan pemeriksaan kesehatan secara dini.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni menjelaskan, selain masyarakat umum, pelaksanaan CKG juga menyasar anak usia sekolah. Hingga 28 Agustus 2026, sebanyak 203.271 siswa dari total sasaran 342.310 siswa SD, SMP, SMA atau sederajat telah mengikuti CKG sekolah. Capaian tersebut mencapai sekitar 59,4 persen.

“Jangan takut melakukan pemeriksaan. Dengan mengetahui kondisi kesehatan sejak dini, kita bisa menjaga diri tetap sehat, tetap produktif dan jika ditemukan penyakit dapat segera ditangani sebelum menjadi lebih berat,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan CKG, faktor risiko PTM masih menjadi perhatian. Pada kelompok usia di atas 15 tahun, temuan yang paling banyak meliputi dislipidemia sebesar 59,02 persen, obesitas 21,28 persen, gangguan metabolisme glukosa 12,85 persen, dan hipertensi 3,2 persen.

”Temuan tersebut menjadi perhatian karena dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, stroke, serta penyakit tidak menular lainnya. Karena itu, masyarakat didorong untuk tidak hanya melakukan pemeriksaan, tetapi juga menerapkan pola hidup sehat dan meningkatkan aktivitas fisik,” jelas dr. Dini.

Dinas Kesehatan Kota Tangerang memastikan hasil pemeriksaan CKG tidak berhenti pada pemberian hasil skrining. Apabila ditemukan masalah kesehatan, masyarakat dapat langsung memperoleh tatalaksana dari tim medis yang bertugas atau mendapatkan rujukan apabila membutuhkan penanganan lebih lanjut.

”Pelayanan CKG dapat diperoleh masyarakat melalui puskesmas maupun kegiatan CKG komunitas. Pada pelayanan komunitas, peserta yang membutuhkan penanganan juga mendapatkan terapi awal dan edukasi untuk melanjutkan pengobatan di fasilitas kesehatan terdekat atau puskesmas,” tutupnya.[red]

Artikel ini telah dibaca 71 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Waduh, Kepala BPN Kota Tangerang Ikut Terjaring OTT KPK

14 September 2026 - 23:57

Wakil Wali Kota Maryono Ajak Masyarakat Teladani Sifat-Sifat Rasulullah

14 September 2026 - 22:40

Tembus 3.000 Pelari, Sachrudin: Tangerang 10K Semakin Ramai dan Berdampak

13 September 2026 - 19:16

Sambut Ribuan Pelari, Sachrudin Suguhkan “Culinary Day” Khas Kota Tangerang

12 September 2026 - 19:01

Wali Kota Sachrudin Cek Kondisi Cisadane, Pastikan Pelayanan Air Bersih Terpenuhi

12 September 2026 - 13:56

Kolaborasi Pentahelix Jaga Cisadane, Sachrudin Pastikan Pasokan Air Baku Aman

12 September 2026 - 13:23

Trending di Kota Tangerang