Menu

Mode Gelap
JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30 Hari Kebaya Nasional, Gubernur Banten Andra Soni: Simbol Identitas Perempuan Indonesia

Kota Tangerang · 9 Des 2024 ·

Keren Jasa! Pj Wali Kota Tangerang Realisasikan Pengoperasian RDF sebagai Bentuk Pengelolaan Sampah Efektif


 Pj Wali Kota Tangerang Dr Nurdin saat Turut Serta Serok Sampah ke Mesin RDF. Foto: ist Perbesar

Pj Wali Kota Tangerang Dr Nurdin saat Turut Serta Serok Sampah ke Mesin RDF. Foto: ist

Kota Tangerang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Senin (09/12) mengoperasikan fasilitas Refused Derived Fuel (RDF). Selain sebagai upaya untuk pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan, pemanfaatan teknologi RDF ini juga sebagai bukti bahwa sampah bisa punya nilai ekonomis.

Teknologi RDF sendiri merupakan pengolahan sampah melalui proses homogenizers menjadi ukuran yang lebih kecil. Hasilnya akan menjadi sumber energi bahan bakar alternatif. Bahan bakar alternatif yang dihasilkan mesin RDF ini berupa briket. Briket dapat dimanfaatkan menjadi bahan bakar industri atau industri rumahan.

Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang Dr. Nurdin, S.Sos, M.Si, menyampaikan pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan sampah ini merupakan bagian dari transformasi pengelolaan sampah yang lebih modern, efisien, dan ramah lingkungan.

“Ini bagian dari upaya kita untuk melakukan transformasi pengelolaan sampah di Kota Tangerang dengan strategi hulu hilir ya, sehingga sampah ini juga bisa menjadi bagian dari potensi ekonomi masyarakat. Nah bagian ini, adalah bagian dari strategi hilirnya,”

“Sambil menunggu pembangkit listrik tenaga sampah jalan, kemudian kita melakukan upaya pengelolaan sampah menjadi bahan bakar tumpukan padat atau sering juga disebut dengan RDF,” papar Nurdin saat di sela acara Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemkot Tangerang dengan PT Solusi Bangun Indonesia, sekaligus Peluncuran Fasilitas RDF di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Rawa Kucing.

Dengan adanya Fasilitas RDF untuk mengolah sampah tersebut, Nurdin, berharap bisa mengurangi beban TPA Rawa Kucing yang semakin terbatas kapasitasnya. Sebagai informasi, Fasilitas RDF TPA Rawa Kucing ini punya 2 (dua) line produksi yang bisa mengolah sampah 48-62 Ton/perhari dengan RDF yang dihasilkan sebanyak 7,2 -9,6 Ton RDF/perhari.

“Kapasitas produksinya satu line itu sekitar 20 ton/hari, jadi kita punya dua line produksi jadi maksimal bisa 60 ton/hari. Hasil RDFnya ini kita sudah ada pembelinya yaitu PT Solusi Bangun Indonesia, yang hari ini sudah tanda tangan MoU dengan Pemkot,” jelasnya.

Nurdin, juga menjelaskan, penerapan teknologi dalam pengelolaan sampah seperti RDF ini bisa diimplementasikan di wilayah-wilayah, sehingga sampah yang masuk ke TPA ini hanya residu dari sampah yang sudah diolah.

“Mesin RDF Kota Tangerang ini kita akan kembangkan terus ke wilayah-wilayah, sehingga yang dibuang ke TPA itu adalah residu jadi sebelum dibuang ke TPA sampahnya diolah dulu di TPS Terpadu setempat,” jelasnya.[red]

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 131 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gubernur Banten Lepas Mudik Bebarengan IKG: Selamat Sampai Kampung Halaman dan Kembali dengan Sehat

15 Maret 2026 - 06:30

Berkah Ramadhan, PC Satria Kota Tangerang Bagikan Takjil dan Buka Puasa Bersama

14 Maret 2026 - 20:48

Wali Kota Sachrudin: Pesantren Mitra Strategis dan Perkuat Fondasi Moral

13 Maret 2026 - 22:11

Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Santuni Ratusan Anak Yatim dan Duafa

13 Maret 2026 - 21:24

Maryono Apresiasi Kesiapsiagaan BPBD dan Damkar Jaga Keselamatan Warga

13 Maret 2026 - 21:03

Banjir Kota Tangerang Surut 100 Persen, Petugas Gabungan Bersih-Bersih Sisa Lumpur

13 Maret 2026 - 19:45

Trending di Kota Tangerang