Kota Serang – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten mencatat penerimaan pajak daerah yang dikumpulkan dari lima objek pajak sejak Januari sampai September 2023 telah mencapai Rp 5,7 triliun.
“Alhamdulillah realisasi kita sudah mencapai 72,48 persen dari target yakni Rp7,9 triliun. InsyaAllah targetnya akan tercapi,” Plt Kepala Bapenda Banten,E.A. Deni Hermawan, Jumat (29/9/2023).
Menurut Deni, penerimaan pajak terbesar disumbang oleh sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang realisasinya mencapai Rp2,3 triliun dari target Rp 3,1 triliun.
Penyumbang realisasi terbesar kedua disumbang oleh sektor pajak Bea Balik Nama Kendaraam Bermotor (BBNKB) sebesar Rp 1,9 triliun dari target Rp 2,7 triliun.
“Capaian ini berkat sosialisasi dan penghapusan denda pajak dalam rangka menyambut HUT RI dan Banten,” ujarnya.
Deni mengungkap, saat ini Bapenda sedang melirik PAD dari sektor lain seperti Pajak Air Permukaan (PAP) yang baru mencapai Rp 31,5 miliar.
“Untuk mengoptimalkan PAP kita melakukan jemput bola. Ada potensi yang cukup bagus dalam PAP ini, namun masih perlu kita gali lagi,” kata Deni.
Lanjut dia, potensi penerimaan pajak dari PAP ini diperkirakan mencapai Rp 200 miliar. Namun, saat ini masih dalam pemetaan di setiap daerah.
“Teman-teman kita di 12 Samsat saat ini lagi memetakan dimana potensi-potensi PAP ini,” pungkasnya. [red]










