Menu

Mode Gelap
Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025

Banten · 27 Jan 2026 ·

Investasi di Banten Meningkat Signifikan, Serap 58.733 Tenaga Kerja Lokal


 Kepala DPMPTSP Provinsi Banten, Virgojanti saat Rapat Koordinasi Rilis Realisasi Investasi Triwulan IV dan Semester II Periode Januari–Desember 2025 yang digelar di Rahaya Resort Banten, Jalan Raya Leuwidamar, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak. Foto: ist Perbesar

Kepala DPMPTSP Provinsi Banten, Virgojanti saat Rapat Koordinasi Rilis Realisasi Investasi Triwulan IV dan Semester II Periode Januari–Desember 2025 yang digelar di Rahaya Resort Banten, Jalan Raya Leuwidamar, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak. Foto: ist

Lebak – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mencatat kinerja positif realisasi investasi pada Triwulan IV, Semester II, dan sepanjang tahun 2025. Lonjakan investasi pada Triwulan IV menjadi pengungkit utama capaian Semester II dan realisasi tahunan, sehingga total investasi yang masuk sepanjang 2025 mencapai Rp130,2 triliun atau 108,95 persen dari target tahunan.

Capaian tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Rilis Realisasi Investasi Triwulan IV dan Semester II Periode Januari–Desember 2025 yang digelar di Rahaya Resort Banten, Jalan Raya Leuwidamar, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Selasa (27/1/2026).

Atas capaian tersebut, Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menyatakan bahwa realisasi investasi tersebut menunjukkan peningkatan signifikan. Khusus pada paruh kedua tahun 2025, pertumbuhan didorong oleh lonjakan investasi pada Triwulan IV.

“Investasi kita meningkat cukup tinggi, tadi disebutkan sekitar 108 persen,” ujar Dimyati.

Oleh sebab itu, Dimyati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga iklim investasi agar tetap kondusif. Menurutnya, segala bentuk gangguan terhadap aktivitas investasi akan berdampak kontraproduktif bagi pembangunan daerah.

“Saya meminta kepada masyarakat untuk tidak mengganggu investasi. Jika investasi diganggu, hal itu akan menjadi kontraproduktif. Kita justru ingin menarik minat para investor agar mau menanamkan modalnya di daerah kita,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa kepala daerah di tingkat kabupaten dan kota memiliki kepentingan yang sama dalam menarik investasi ke wilayah masing-masing.

“Bupati dan Wali Kota tentu ingin semua orang berinvestasi di daerahnya. Jika tiba-tiba investasi itu diganggu, upaya kita bersama menjadi sia-sia,” katanya.

Lebih lanjut, Dimyati menegaskan komitmen Pemprov Banten dalam menjaga kelestarian lingkungan serta memastikan manfaat investasi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, termasuk melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR). Ia menilai investasi memiliki peran strategis dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Lapangan pekerjaan sangatlah penting. Semua itu dapat terwujud karena adanya investasi,” pungkasnya.

Faktor Pendorong dan Sektor Utama

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Virgojanti, menyampaikan bahwa lonjakan realisasi investasi pada Triwulan IV 2025 menjadi faktor utama pendorong tingginya capaian Semester II dan realisasi tahunan.

“Pada Triwulan IV 2025, realisasi investasi Banten mencapai Rp38,6 triliun. Angka ini tumbuh signifikan dan menjadi pengungkit utama capaian Semester II,” kata Virgojanti.

Ia menjelaskan bahwa realisasi investasi Triwulan IV terdiri atas Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp19,30 triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp19,28 triliun, dengan total 31.185 proyek serta penyerapan tenaga kerja mencapai 58.733 orang.

“Secara kumulatif sepanjang 2025, total realisasi investasi mencapai Rp130,2 triliun, dengan komposisi PMDN sebesar Rp73,20 triliun dan PMA sebesar Rp56,96 triliun. Hal ini menunjukkan kepercayaan investor yang terus menguat terhadap Banten,” ujarnya.

Virgojanti menambahkan bahwa sektor industri kimia dan farmasi masih menjadi kontributor terbesar investasi, baik pada Triwulan IV maupun secara tahunan. Selain itu, sektor transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi, serta perumahan dan kawasan industri juga menunjukkan kinerja yang solid.

“Dari sisi wilayah, Kabupaten Tangerang dan Kota Cilegon masih menjadi episentrum utama investasi di Banten. Hal ini menunjukkan konsistensi daya tarik kawasan industri dan infrastruktur pendukung di kedua wilayah tersebut,” jelasnya.

Ia juga menyoroti penguatan investasi berbasis hilirisasi yang semakin menonjol pada akhir tahun 2025. Nilai investasi hilirisasi pada Triwulan IV mencapai Rp17,5 triliun atau sekitar 45,33 persen dari total investasi triwulan tersebut. Secara tahunan, hilirisasi menyumbang Rp41,3 triliun atau 31,72 persen dari total investasi 2025.

Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan arah kebijakan investasi Banten yang semakin terfokus pada penguatan nilai tambah dan penciptaan lapangan kerja.

“Realisasi ini menunjukkan bahwa investasi tidak hanya tumbuh dari sisi nilai, tetapi juga berdampak langsung terhadap penyerapan tenaga kerja yang sepanjang tahun 2025 mencapai 214.216 orang,” tutup Virgojanti.[red]

Artikel ini telah dibaca 121 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Infrastruktur Banten Diperkuat, Pemprov Ajukan 50 Ruas Jalan Melalui IJD 2026

23 Juni 2026 - 21:35

Jalan Rusak Tinggal Kenangan, Warga Malanggah Serang Kini Lebih Mudah ke Sekolah dan Puskesmas

22 Juni 2026 - 19:58

Pemprov Banten Siapkan Relokasi SMAN 3 Rangkasbitung ke Lahan yang Lebih Luas

22 Juni 2026 - 17:58

Gubernur Andra Soni Tegaskan SPMB Transparan dan Akuntabel

22 Juni 2026 - 15:52

Gekrafs Perluas Jejaring Global, Lantik DPLN Azerbaijan dan Kazakstan dalam Creative Economy Diplomatic Mission 2026

20 Juni 2026 - 12:25

Sekda Deden Ikuti Gerakan Antar Anak Ambil Rapor, Bangun Ikatan Emosional dengan Anak

19 Juni 2026 - 18:50

Trending di Banten