Menu ✖

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Banten · 30 Okt 2026 ·

Inilah Terobosan Pengelolaan Sampah Banten: Dari Tabungan Siswa Hingga Bantuan Roda Tiga


 Dr. Ruli Rianto, S.T., M.Si. adalah Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3, dan Pengendalian Pencemaran DLHK Provinsi Banten. Foto: Ist Perbesar

Dr. Ruli Rianto, S.T., M.Si. adalah Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3, dan Pengendalian Pencemaran DLHK Provinsi Banten. Foto: Ist

Serang – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Banten terus mematangkan berbagai strategi komprehensif dalam menangani persoalan sampah di wilayahnya. Mengingat intensitas hujan yang mulai meningkat dan momentum libur akhir tahun yang kian dekat, serangkaian langkah taktis maupun edukatif kini tengah dipersiapkan.

Langkah antisipasi dan program kerja strategis tersebut dipaparkan secara gamblang oleh Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3, dan Pengendalian Pencemaran DLHK Provinsi Banten, Ruli Rianto, saat ditemui di ruang kerjanya pada Kamis (29/10/2026).

Pria yang akrab disapa Ruli ini mengungkapkan bahwa menjelang akhir tahun, ada dua tantangan utama di tengah masyarakat yang harus diantisipasi secara cepat dan terpadu. Pertama adalah masuknya musim penghujan yang berpotensi menimbulkan bencana lingkungan jika tidak diimbangi dengan kebersihan saluran air.

”Di akhir tahun ini kan kita harus antisipasi. Pertama adalah musim hujan yang memang sudah mulai terlihat datang. Dan ini perlu diantisipasi dengan masyarakat bersama-sama memastikan saluran drainase, sungai, dan saluran air kita bersihkan dari sampah,” ujar Ruli.

Ia menjelaskan bahwa aksi nyata pencegahan banjir dan penyakit telah dimulai melalui kegiatan susur sungai. Program ini tidak sekadar aksi fisik membersihkan aliran air, tetapi juga menjadi sarana penting untuk memberikan edukasi langsung kepada warga masyarakat.

Selain faktor cuaca dan ancaman banjir, Ruli mengingatkan adanya lonjakan volume sampah yang sifatnya periodik setiap kali memasuki masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

”Yang kedua berkaitan dengan isu-isu yang sifatnya periodik. Timbulan sampah biasanya akan muncul saat Nataru, Natal dan Tahun Baru. Ini menjadi hal yang harus kita waspadai dan antisipasi akibat momen hari besar tersebut,” tutur Ruli menegaskan.

Guna mengatasi beban sampah di tingkat tapak, DLHK Provinsi Banten terus menyalurkan bantuan sarana operasional kepada masyarakat. Bantuan ini mencakup armada pengangkut hingga mesin pengolah sampah.

Ruli menerangkan bahwa pemerintah provinsi konsisten memberikan support berupa bantuan alat pengangkut seperti motor roda tiga, alat pencacah sampah, hingga pembinaan secara intensif kepada kelompok masyarakat pengelola sampah.

Upaya tersebut bertujuan agar sampah tidak lagi dipandang sebagai barang buangan yang tak bernilai. DLHK Banten berkomitmen mendorong skema ekonomi sirkular agar pengolahan limbah rumah tangga dapat diputar kembali menjadi barang berdaya guna yang bernilai ekonomi bagi warga.

Inovasi ‘Satu Siswa Satu Rekening’: Ubah Sampah Jadi Tabungan

Tak berhenti pada sarana fisik, sebuah terobosan inovatif kini sedang dirancang bersama Gubernur Banten. Program ini mengusung konsep edukasi keuangan berbasis lingkungan bagi para pelajar SMA dan SMK.

”Kita lagi ingin launching dengan Pak Gubernur terkait program satu siswa satu rekening, yang kemudian nantinya diisi dengan saldo hasil dari sampah,” kata Ruli dengan penuh optimisme.

Dalam skema inovatif tersebut, DLHK Banten berencana menggandeng bank daerah, yakni Bank Banten, untuk membuka akses perbankan bagi para siswa SMA dan SMK di bawah kewenangan provinsi.

Melalui program ini, para pelajar cukup membawa sampah yang sudah terpilah dari rumah ke sekolah masing-masing. Sampah tersebut nantinya akan ditukar dengan nominal uang rupiah yang langsung masuk ke dalam rekening bank mereka.

Ruli menjelaskan bahwa pihak Pemprov Banten saat ini sedang mematangkan konsep kerja sama tersebut agar pihak perbankan dapat membebaskan biaya administrasi bulanan maupun pembuatan buku tabungan.

”Kita pengin jangan dipotong biaya administrasi, supaya anak-anak bisa menabung walaupun sedikit tetapi tetap berjalan. Ini sekaligus memasyarakatkan Bank Banten agar anak-anak sekolah teredukasi memilah sampah dan merasakan nilai manfaatnya,” jelas Ruli.

Penguatan Armada Operasional dan Sinergi Ratusan Bank Sampah

Mengenai realisasi bantuan fisik pada tahun berjalan, Ruli membeberkan kuantitas armada motor roda tiga yang dialokasikan oleh bidangnya. Sebanyak 127 unit motor roda tiga disebar ke seluruh wilayah kabupaten dan kota di Banten.

”Untuk tahun ini di bidang kita ada 127 unit yang tersebar di delapan kabupaten/kota. Saat ini prosesnya sedang ongoing, sebagian sudah dibagikan dan sebagian lagi dalam proses sosialisasi,” paparnya.

Ia menambahkan bahwa pembagian kendaraan operasional tersebut wajib didahului dengan pembinaan kelompok bank sampah setempat. Hal ini dilakukan agar armada bantuan betul-betul dimanfaatkan secara maksimal untuk menekan timbulan sampah langsung dari sumbernya.

Menutup perbincangan, Ruli menyampaikan bahwa saat ini terdapat lebih dari 500 bank sampah yang tersebar dan terus dibina bersama pemerintah kabupaten/kota. Menurutnya, pengelolaan sampah adalah tanggung jawab bersama tanpa perlu memperdebatkan sekat kewenangan antarjenjang pemerintahan. [Red]

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dukung Tobat Ekologis, Banksasuci Semai 100 Ribu Bibit Pohon Sengon 

29 Oktober 2026 - 15:13

Inilah Daftar Jemaah Berhak Lunas Haji 1448 H/2027 M

29 Oktober 2026 - 11:03

Mitigasi Penyimpangan, Pemprov Banten Perkuat Pengawasan Berbasis Risiko APIP

28 Oktober 2026 - 20:48

Gubernur Andra Soni Ingatkan Pejabat Pemprov Banten Jaga Amanah, Integritas, dan Kepercayaan Masyarakat

28 Oktober 2026 - 15:09

Gubernur Banten Apresiasi Pemuda Berprestasi pada Hari Sumpah Pemuda, Termasuk Atlet Boccia Handayani

28 Oktober 2026 - 12:03

Bupati Serang dan Kepala Kantor KSOP Banten Teken MoU Optimalkan Pajak Bukan Logam

28 Oktober 2026 - 10:07

Trending di Banten