Menu

Mode Gelap
Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30

Banten · 13 Jul 2023 ·

Hadiri Bimtek Keluarga Berintegritas, Ketua DPRD Banten: Integritas Keluarga Sangat Penting


 Ketua DPRD Banten, Andra Soni saat Menghadiri Pembukaan Bimbingan Teknis Pemberdayaan Peran Serta Masyarakat dengan tema Perbesar

Ketua DPRD Banten, Andra Soni saat Menghadiri Pembukaan Bimbingan Teknis Pemberdayaan Peran Serta Masyarakat dengan tema "Mewujudkan Keluarga Berintegritas Melalui Penanaman Nilai-Nilai Antikorupsi". Foto: Istimewa

Kota Serang – Ketua DPRD Banten, Andra Soni pembukaan Bimbingan Teknis Pemberdayaan Peran Serta Masyarakat dengan tema “Mewujudkan Keluarga Berintegritas Melalui Penanaman Nilai-Nilai Antikorupsi” di Hotel Horison Ultima Ratu, Jl Abdul Hadi No. 66, Kota Serang, Rabu (12/7/2023).

“Keluarga yang berintegritas, dimulai dari rumah tangga. Keluarga pangkal segala dari kebaikan maupun keburukan. Keluarga mampu membentuk sistem nilai,” Ujar Andra.

Keluarga merupakan bangunan dasar atau basis anggota keluarga, perlu dan penting terbentuknya keluarga yang berketahanan atau berintegritas.

“Integritas keluarga sangat penting. Menjadi modal dasar suatu negara untuk menuju sejahtera,” Tukasnya.

Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK RI Wawan Wardiana mengungkapkan, Provinsi Banten merupakan Provinsi pertama pelaksanaan Bimbingan Teknis Pemberdayaan Peran Serta Masyarakat Tahun 2023.

Dikatakan, dalam pemberantasan korupsi, KPK menanamkan 9 nilai-nilai antikorupsi ke masyarakat. Yakni: jujur, mandiri, tanggungjawab, berani, sederhana, peduli, disiplin, adil, serta kerja keras.

”Koruptor sekarang tidak takut penjara tapi takut dimiskinkan. Sehingga KPK mulai ke TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang, red),” ungkap Wawan.

“Para koruptor tidak hanya melibatkan keluarga tapi juga melibatkan pembantu dan sopirnya,” tambahnya.

Dikatakan, hari ini KPK RI menanamkan nilai-nilai antikorupsi melalui keluarga, diprioritaskan keluarga para Kepala OPD.

“Besok para keluarga dunia usaha sebagi mitra,” ungkap Wawan.

“Dua sisi ini kita tumbuhkembangkan nilai-nilai antikorupsi. Kita berharap menjadi kontribusi masyarakat ke depan dalam pemberantasan korupsi,” tambahnya.

Wawan juga berharap, keteladanan Penjabat Gubernur Banten dan Ketua DPRD Provinsi Banten diikuti oleh para Kepala OPD.

“Harapannya tidak ada lagi kasus-kasus di Provinsi Banten yang kaitannya dengan korupsi,” pungkasnya. [red]

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Serius Tangani Sampah, Gubernur Andra Soni Percepat Pembangunan PSEL Serang Raya

11 Mei 2026 - 17:27

Gubernur Andra Soni Komitmen Perkuat Pendidikan Antikorupsi di Seluruh Jenjang Pendidikan

11 Mei 2026 - 15:54

Hantavirus Terdeteksi Masuk Banten, Kenali Gejala, Mencegah dan Cara Mengobati

11 Mei 2026 - 09:03

Wisata Serok Sampah Cisadane, Cara Banksasuci Edukasi Masyarakat dalam Komunikasi Perubahan Perilaku

10 Mei 2026 - 14:50

Serius Atasi Banjir Tangerang, Gubernur Andra Soni Percepat Normalisasi Sungai dan Situ

9 Mei 2026 - 23:31

Bank Banten Dukung Gebyar Talenta Siswa dan Berikan Apresiasi Siswa Berprestasi

9 Mei 2026 - 22:08

Trending di Banten