Menu

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Banten · 8 Agu 2026 ·

Gubernur Andra Soni Serukan MPI Gencarkan Optimisme Harapan Sebagaimana Filosofi ‘Matahari Pagi’ 


 Gubernur Banten Andra Soni dan Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak saat Pengukuhan Pengurus Wilayah Matahari Pagi Indonesia Provinsi Banten. Foto: Ist Perbesar

Gubernur Banten Andra Soni dan Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak saat Pengukuhan Pengurus Wilayah Matahari Pagi Indonesia Provinsi Banten. Foto: Ist

Serang – Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa organisasi kemasyarakatan merupakan modal sosial yang penting bagi masyarakat. Ormas dinilai mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengedukasi masyarakat, memperluas partisipasi, menyampaikan aspirasi, dan menghubungkan berbagai potensi masyarakat dengan program pembangunan.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Pengukuhan Pengurus Pimpinan Wilayah Matahari Pagi Indonesia (MPI) Provinsi Banten di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Sabtu (8/8/2026).

“Kita ketahui bersama, organisasi kemasyarakatan merupakan bagian penting dari modal sosial masyarakat. Karena itu, saya berharap MPI Banten menjadi organisasi yang hadir di tengah masyarakat sekaligus menjadi jembatan penghubung aspirasi masyarakat dengan pemerintah daerah,” ungkap Andra.

Lebih lanjut, Andra berharap MPI Provinsi Banten dapat membantu dan mendukung masyarakat melalui berbagai program kegiatan, mulai dari pemberdayaan generasi muda hingga penguatan ekonomi di sektor pendidikan, kesehatan, dan kepedulian sosial.

Menurutnya, semangat optimisme yang menjadi identitas MPI harus diwujudkan melalui kerja nyata. Andra mengibaratkan optimisme tersebut seperti matahari pagi yang selalu membawa harapan baru.

“Selama matahari masih terbit, berarti di situ masih ada harapan. Itu menjadi panduan saya,” imbuhnya.

Gubernur Andra mengajak MPI Banten bersinergi dengan pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan daerah. MPI diyakini dapat menjadi corong aspirasi, mengingat belum tentu seluruh masyarakat memiliki kesempatan atau keberanian untuk menyampaikan harapannya secara langsung kepada pemerintah.

“Saya yakin MPI bisa mewakili harapan-harapan di masyarakat untuk dikomunikasikan dengan pemerintah. Kemudian, hal itu kita sinergikan menjadi sebuah kebijakan yang sesuai dengan harapan dan filosofi matahari,” jelas Andra.

Gubernur juga meminta MPI mengambil peran aktif dalam mendukung implementasi program prioritas pemerintah, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), cek kesehatan gratis, peningkatan produktivitas pertanian, Sekolah Rakyat, dan program rumah subsidi.

Sementara itu, Ketua Majelis Pertimbangan Pengurus Besar (PB) MPI, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan bahwa MPI saat ini berfokus menjadi gerakan sosial dan kebudayaan. Gerakan tersebut diwujudkan melalui kegiatan sederhana yang dilakukan secara konsisten agar berdampak positif bagi masyarakat.

“Tidak perlu gerakan yang besar-besar. Gerakan kecil, tetapi bisa berdampak. Misalnya, bersih-bersih rumah ibadah, mobil makan gratis untuk kaum duafa, serta gerakan toilet bersih di sekolah,” ujar Dahnil yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Pimpinan Wilayah (PW) MPI Provinsi Banten, Nurcholis Ali Sya’bana, menegaskan kesiapan jajarannya dalam menjalankan amanah dan mengembangkan organisasi tersebut hingga ke seluruh wilayah Banten. Ia menyebut MPI sebagai organisasi inklusif yang mencerminkan keberagaman masyarakat.

“Saya menerima amanah ini dan kita akan kibarkan bendera Matahari Pagi Indonesia hingga ke seluruh penjuru Provinsi Banten,” tegasnya.

Nurcholis menambahkan, MPI Banten akan bergerak mengusung nilai optimisme sosial. Sejumlah program telah disiapkan, di antaranya distribusi MBG melalui food truck (truk makanan) serta pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bagi masyarakat penyandang disabilitas.

“Kita akan dukung, minimal dengan memberikan bantuan modal pertama dari Matahari Pagi Indonesia. Mudah-mudahan ke depan akan semakin banyak bantuan lain, sehingga seluruh warga Banten bisa merasakannya,” pungkas Nurcholis.[red]

Artikel ini telah dibaca 44 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Waspada dan Tetap Tenang, BMKG Himbau Masyarakat Hindari Aktivitas di Selat Sunda

6 September 2026 - 11:04

Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Gubernur Andra Soni Minta Warga Waspada dan Pakai Masker

6 September 2026 - 09:16

Abu Vulkanik Erupsi Anak Krakatau Sampai Bandara Soetta, 33 Penerbangan Dibatalkan

6 September 2026 - 06:03

Kesadaran Deteksi Kesehatan Sedari Dini Terus Meningkat, Program CKG Diserbu Warga Banten

5 September 2026 - 20:25

Gubernur Andra Soni Disambut Hangat Warga Pondok Lakah Permai Ciledug Kota Tangerang 

5 September 2026 - 15:30

Harpelnas 2026, Pelayanan Bank Banten Semakin Dekat di Hati Nasabah

4 September 2026 - 20:10

Trending di Banten