Menu ✖

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Nasional · 2 Feb 2026 ·

Gubernur Andra Soni dan Forkopimda Provinsi Banten Dengarkan Arahan Presiden Prabowo


 Gubernur Banten Andra Soni dan Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Tahun 2026. Foto: ist Perbesar

Gubernur Banten Andra Soni dan Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Tahun 2026. Foto: ist

Bogor – Gubernur Banten Andra Soni dan Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Tahun 2026. Seluruh peserta mendapatkan arahan dari Presiden Prabowo Subianto di Sentul International Convention Center, Kabupaten Bogor, Senin (2/2/2026).

Dalam taklimatnya, Presiden Prabowo berpesan bahwa pemimpin harus memahami setiap peran dan tugasnya. Pemimpin harus memiliki keteguhan pada nilai kejujuran, pengabdian, dan sifat melayani masyarakat setiap golongan.

“Rakyat kita rakyat yang baik. Ingin punya pemimpin yang baik, yang jujur, memimpin untuk semua bukan untuk golongan,” kata Presiden Prabowo di Rakornas dengan tema Sinergi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Menuju Indonesia Emas 2045.

Presiden mengatakan bahwa banyak pihak yang meragukan kemampuan Indonesia sebagai bangsa dan negara. Sehingga, setiap unsur pemimpin harus waspada, mengerti, tahu situasi, hingga mengerti sejarah, latar belakang, nusantara dan daerah.

“Harus paham bahwa kita ratusan tahun diganggu bahkan dijajah. Mereka yang melupakan sejarah akan terbelit dalam kesalahan-kesalahan di masa lalu. Hari ini kita dapat kesempatan bagaimana dunia sebenarnya,” ungkap Prabowo.

Presiden mengatakan, Indonesia dibangun atas pengorbanan rakyat yang sangat besar. Karena itu, sebagai pemimpin tidak boleh lupa bahwa keberadaan seorang pemimpin adalah untuk berbakti dan mengabdi kepada rakyat.

“Ini mudah diucapkan, tapi harus kita buktikan,” ungkapnya.

Prabowo juga menjelaskan bahwa politik luar negeri Indonesia adalah bebas aktif atau nonblok. Banyak kekuatan yang tidak menyukai Indonesia, termasuk kekuatan yang dekat dengan Indonesia.

“Indonesia berada di tengah perang ideologi dunia. Mari waspada dan mengerti tantangan-tantangan di dunia ini. Karena itu saya menjalankan mandataris politik bebas aktif nonblok, tidak mengikuti pakta militer manapun,” ungkapnya.

“Kalau diserang tidak ada yang bantu kita. Kita harus berdiri di kaki kita sendiri, harus percaya pada kekuatan kita sendiri. Hari ini yang kuat berbuat yang dikehendaki, yang lemah akan merana,” tambah Prabowo.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga mengajak semua pihak untuk berjuang bersama-sama menghilangkan kemiskinan dari Indonesia. Bangsa ini diberikan berkah dengan kekayaan alam melimpah dan harus memberikan manfaat bagi rakyatnya.

“Mari kita membulatkan tekad untuk menyelamatkan, menjaga, dan mengelola kekayaan alam untuk kesejahteraan rakyat kita,” tambah Prabowo.

Prabowo mengungkapkan, Indonesia menjadikan swasembada pangan, swasembada energi, dan program makan bergizi sebagai fondasi atau pilar utama Indonesia.

“Swasembada pangan adalah syarat itu adalah pilar yang utama dari strategi dari strategi yang saya tawarkan dan saya jalankan sekarang,” tegasnya.

Dalam laporannya, Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia M. Tito Karnavian mengatakan Rakornas dihadiri oleh 4.011 orang. Terdiri atas 525 orang dari tingkat pusat. Dari tingkat provinsi dan kabupaten kota sebanyak 3.486 orang.

Mendagri menjelaskan, ada tiga sesi penjelasan program strategis Presiden Prabowo Subianto oleh sejumlah narasumber. Sesi pertama dengan topik kebijakan presiden dalam bidang ekonomi, investasi, dan energi. Sesi kedua dengan topik koperasi desa kelurahan Merah Putih, swasembada pangan, kampung nelayan Merah Putih, dan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Sesi ketiga dengan topik penegakan hukum,” ujarnya.[red]

Artikel ini telah dibaca 83 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Usai Serukan ‘Buy Indonesia’, Sufmi Dasco: Menuju Bangsa Pemenang

24 Oktober 2026 - 13:33

Jelang Puncak HEKRAFNAS 2026 Jadi Momentum Penguatan Ekraf dan Solidaritas, GEKRAFS Galang Kepedulian untuk Korban Karhutla

23 Oktober 2026 - 15:41

Mendes Yandri Susanto Tekankan Peran Strategis Pesantren Jaga Moral Bangsa di Era Digital

23 Oktober 2026 - 11:22

Sufmi Dasco Beri Perhatian Terhadap Dugaan Diskriminasi di SMA Strada St.Thomas Aquino Tangerang

21 Oktober 2026 - 15:38

IHSG Masuk Zona Hijau, Sufmi Dasco Jaga Optimisme Bursa Indonesia: Buy Indonesia

20 Oktober 2026 - 15:02

Kembangkan Desa Wisata, Mendes PDT Yandri Susanto Raih Penghargaan Tokoh Nasional Inspiratif 

18 Oktober 2026 - 06:05

Trending di Banten