Menu

Mode Gelap
Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30

Kota Tangerang · 25 Jan 2024 ·

Green Transportation, Tayo dan Si Benteng Berhasil Tekan Polusi Udara


 Pj. Wali Kota Tangerang Nurdin didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Achmad Suhaely saat kegiatan Pelopor Keselamatan Lalu Lintas Angkutan Jalan, yang digelar di Ruang Akhlakul Karimah, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (25/1). Foto: ist Perbesar

Pj. Wali Kota Tangerang Nurdin didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Achmad Suhaely saat kegiatan Pelopor Keselamatan Lalu Lintas Angkutan Jalan, yang digelar di Ruang Akhlakul Karimah, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (25/1). Foto: ist

Kota Tangerang – Sebagai langkah menjaga keselamatan lalu lintas pengguna jalan di kalangan pelajar, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menggelar kegiatan Pelopor Keselamatan Lalu Lintas Angkutan Jalan, yang digelar di Ruang Akhlakul Karimah, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (25/1).

Dalam sosialisasi tersebut, Penjabat Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin, menyampaikan, salah satu upaya Pemkot untuk meningkatkan kesadaran pelajar tentang keselamatan berlalu lintas yaitu dengan adanya pemilihan pelajar pelopor keselamatan lalu lintas angkutan jalan.

“Kecelakaan lalu lintas masih menjadi salah satu PR yang dihadapi sebagian besar kota di tanah air, tak terkecuali di Kota Tangerang. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang keselamatan berlalu lintas, tak terkecuali bagi para pelajar,” ujar Dr. Nurdin.

Oleh sebab itu, untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman para pelajar dalam berkendara di jalan raya, kata Dr. Nurdin, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang rutin menggelar kegiatan ini, mengingat pelajar merupakan salah satu kelompok yang rentan mengalami kecelakaan lalu lintas.

“Kegiatan ini sangat penting bagi pelajar agar memiliki pemahaman yang komprehensif tentang aturan lalu lintas,” jelasnya.

Dengan upaya ini, lanjut Dr. Nurdin, diharapkan juga angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan para pelajar dapat ditekan, karena mereka merupakan generasi penerus bangsa yang harus dilindungi dan dijaga.

“Insya Allah dengan upaya ini, angka kecelakaan di Kota Tangerang bisa menurun khususnya di kalangan pelajar,” ucapnya.

Diakhir sambutannya, Dr. Nurdin, mengajak seluruh pelajar di Kota Tangerang agar dapat menggunakan fasilitas transportasi publik yang sudah disediakan Pemkot.

“Pemkot sudah sediakan sarana transportasi yaitu Bus Tangerang Ayo (Tayo) dan Si Benteng. Selain nyaman, aman dan murah, juga turut mengurangi polusi udara karena berkurangnya pemakaian kendaraan. Ayo gunakan fasilitas yang ada sebagai langkah untuk menjadi pelopor keselamatan lalu lintas di lingkungan sekolah, masyarakat dan mari bersama-sama kita wujudkan Kota Tangerang yang aman dan nyaman bagi para pelajar,” pinta Dr. Nurdin.

Sebagai informasi, armada transportasi publik yang dimiliki Pemkot Tangerang terdiri dari 80 Angkot Si Benteng dan 40 Bus Tayo. Masing-masing memiliki rute yang berbeda, namun dengan waktu yang sama setiap harinya dimulai dari pukul 05.00 hingga 19.00 WIB.

Tayo memiliki 4 rute, yaitu Poris Plawad-GOR Jatiwung-Jatake, Poris Plawad-Cibodas, Ciledug–Tangerang City, Cadas-Pintu masuk M1 Bandara Soetta. Sementara. Si Benteng memiliki 9 rute yaitu Gandasari-Gajah Tunggal, Gajah Tunggal- Kampung Ledug, Taman Cibodas-Situ Bulakan, Terminal Cimone-Pasar Lama, Perumahan BTN Pasir Jaya–GOR Ganda Sari, Terminal Cimone–Koang Jaya, Terminal Cimone– Jalan Dipati Unus-Jalan Ganda Sari, Terminal Cimone-GOR Pabuaran Tumpeng dan Kavling Perkebunan Raya-RS Melati.

Dan tentunya, kemudahan dalam pembayarannya yaitu melalui Tap on Bus (TOB) dengan menggunakan berbagai kartu uang elektronik (Flazz BCA, BRI, BNI, Mandiri, BJB Banten) serta pembayaran via Q-ris. Dengan ongkos murah meriah yaitu Rp2000,- [red]

Artikel ini telah dibaca 75 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Raih 21 Emas, Kota Tangerang Pimpin Klasemen Sementara POPDA XII Banten 2026

15 Juni 2026 - 08:43

Pemkot Tangerang Gencarkan Gerakan Naik Bus Tayo dan Si Benteng: Hanya Rp2 Ribu Saja

14 Juni 2026 - 19:20

Mengenang Kak Herman Lewat Doa, Sachrudin: Inspirasi Abadi Pramuka Sejati

13 Juni 2026 - 23:28

Pemprov Banten Buat Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah

13 Juni 2026 - 16:18

Gerakan ‘Banten Teduh Tangerang Sejuk’ Dukung KemenLH Tanam 2 Milyar Pohon

13 Juni 2026 - 05:07

Kurangi Risiko Banjir, Pemprov Banten, Pemkot Tangerang dan Banksasuci Rutin Bersihkan Sampah di Saluran Kali

12 Juni 2026 - 06:22

Trending di Kota Tangerang