Kota Tangerang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) terus berupaya mewujudkan Kota Layak Huni.
Salah satunya, melalui program bedah rumah, yang sudah dilaksanakan di sejumlah wilayah kecamatan Kota Tangerang, yang ditargetkan pada tahun 2023 ini dapat menyelesaikan 700 unit bedah rumah menjadi rumah layak huni.
“Ini merupakan skema dan strategi kebijakan Pemkot Tangerang untuk mengoptimalisasi ketersediaan rumah yang layak huni untuk semua masyarakat Kota Tangerang,” ujar Kepala Dinas Perkimtan Kota Tangerang, Sugiharto Achmad Bagdja.
Ia melanjutkan, Dinas Perkimtan Kota Tangerang juga menggandeng Badan Kewsadayaan Masyarakat (BKM) sampai tingkat kelurahan untuk memetakan dan menentukan rumah-rumah yang akan menjadi sasaran realisasi program bedah rumah tersebut.
Lanjutnya lagi, rumah yang akan dibedah akan mendapatkan berbaikan dan pembangunan ulang, meliputi atap, dinding, dan lantai dengan standar kelayakan yang terjamin.
“Kriterianya seperti ketentuan yang telah kita pahami bersama. Dalam proses realisasi program bedah rumah rumah ini, kita menggunakan barometer atap, dinding, dan lantai untuk mengidentifikasi dan mengeksekusi perbaikan rumah,” jelasnya.
Selain itu, Dinas Perkimntan Kota Tangerang berharap rumah yang telah dibedah dapat terawat dengan baik, sehingga para penghuni rumah tersebut dapat terlepas dari kekhawatiran jangka panjang. Serta, mampu mewujudkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Kota Tangerang.
“Kedepannya kita akan terus bekerjasama dengan semua pihak untuk mengintervensi kepedulian antar sesame lewat program bedah rumah. Setelahnya, semua penghuni yang rumahnya dibedah dapat hidup dengan nyaman, aman, dan tenang,” paparnya.
Sekedar diketahui, sepanjang tahun 2014 hingga tahun 2022, Pemkot Tangerang melalui program bedah rumah telah melakukan renovasi sekitar 7.483 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) milik warga Kota Tangerang.
Pemkot Tangerang bakal terus melakukan pembaruan data secara berkala masyarakat di 13 kecamatan yang tinggal di Rutilahu melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang).
Selain bedah rumah, pada tahun 2023 Pemerintah Kota Tangerang juga menargetkan membangun 69 Jamban Sehat di 13 wilayah Kecamatan Kota Tangerang berdasarkan usul warga dalam musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang).
Pembangunan jamban sehat untuk keluarga merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mendukung penerapan pola hidup bersih dan sehat guna mewujudkan kota layak huni.
“Setelah dilakukan pembangunan jamban sehat diharapkan warga bisa menerapkan pola hidup bersih dan sehat, lalu menjaga fasilitas yang ada, karena pembangunan itu dilakukan dari hasil pajak yang dibayarkan oleh masyarakat,” kata Sughharto.
Selain bedah rumah dan Jamban sehat, Dinas Perkimtan Kota Tangerang pada tahun 2023 ini juga akan segera menyelesaikan pembangunan Gedung MUI di 13 Kecamatan, pembangunan Fasos Fasum, diantaranya adalah Sport Center di Jl. M. Toha Nambo Jaya Karawaci dan Graha Santri di Area Masjid Raya Al Azhom Kota Tangerang. [red]










