Menu

Mode Gelap
Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir

Banten · 12 Agu 2026 ·

Dengar Keluhan Warga, Gubernur Banten Andra Soni Bangun Jalan Kampung Buluh Pandeglang


 Gubernur Banten Andra Soni meninjau kondisi jalan di Kampung Buluh, Desa Cijaralang, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang. Foto: Ist Perbesar

Gubernur Banten Andra Soni meninjau kondisi jalan di Kampung Buluh, Desa Cijaralang, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang. Foto: Ist

Pandeglang – Gubernur Banten Andra Soni meninjau kondisi jalan di Kampung Buluh, Desa Cijaralang, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Rabu (12/8/2026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait kondisi jalan yang memprihatinkan.

Andra Soni mengatakan, meski jalan tersebut berstatus jalan kabupaten atau jalan desa, pemerintah harus melihat kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan menindaklanjuti pembangunan melalui Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra).

“Saya tahu bahwa ini jalannya memang jalan kabupaten atau jalan desa, tapi saya tidak mau lihat itu, tapi saya lihat bahwa masyarakatnya membutuhkan,” ungkap Andra Soni.

Andra Soni menuturkan, nantinya pembangunan jalan tersebut akan dilakukan pada perubahan APBD 2026. Ia menargetkan sekitar 700 meter hingga 1 kilometer dapat mulai dibangun pada Oktober 2026, dan akan dilanjutkan pada awal 2027.

“Insya Allah, Oktober 2026 akan kita bangun,” katanya.

Andra Soni meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten bersama kepala desa dan tokoh masyarakat menentukan titik prioritas, terutama tanjakan yang sulit dilalui saat musim hujan dan menghambat kendaraan pelayanan Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia juga meminta tiga jembatan yang telah berusia puluhan tahun untuk diperhatikan dan diperbaiki bila diperlukan.

Selain jalan, pada kesempatan itu Andra Soni juga meminta drainase diperhatikan. Jalan direncanakan memiliki lebar minimal empat meter tersebut tidak boleh menutup saluran air di depan rumah masyarakat.

Gubernur juga menegaskan pembangunan infrastruktur desa merupakan bagian dari upaya mengurangi disparitas infrastruktur sekaligus menerjemahkan Asta Cita untuk membangun dari desa.

“Sebagai perwakilan Pak Presiden di daerah, saya harus menerjemahkan itu dengan membangun jalan desa, agar menumbuhkan ekonomi setempat,” ucapnya.

Selain itu, gubernur menyampaikan, pada 2025 Pemprov Banten telah membangun sekitar 71 kilometer jalan desa dengan konstruksi beton dan sekitar 407 kilometer jalan lingkungan. Namun, pembangunan masih perlu dilakukan secara bertahap mengingat luas wilayah dan jumlah penduduk Banten yang besar.

“Jumlah penduduknya juga banyak, hampir 13 juta. Jadi memang harus bersabar, harus pelan-pelan. Perlahan kita kerjakan,” katanya.

Pada kesempatan itu, Andra Soni meminta masyarakat dapat bersabar selama proses pembangunan, khususnya jalan beton yang membutuhkan waktu 28 hari untuk mengering agar memiliki daya tahan panjang. Harapannya, masyarakat juga dapat turut serta menjaga selama proses pembangunan tidak dilalui sementara.

“Beton itu perlu waktu untuk kering 28 hari nggak boleh diinjak, supaya tahan berpuluh-puluh tahun,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Cijaralang Sa’i menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur Banten Andra Soni yang secara langsung datang ke Desa Cijaralang dan mendengarkan aspirasi masyarakat.

“Kebahagiaan bagi kami selaku masyarakat Desa Cijaralang. Harapan kami ini adalah bukan hanya mimpi. Mungkin kami dari tahun berapa sampai sekarang hanya mengangan-angankan ingin ada pemimpin yang duduk di desa kami, tapi ini sekelas Gubernur, Alhamdulillah. Ini mungkin perdana, hanya Bapak Andra Soni yang bisa singgah di desa kami,” ujar Sa’i.

Selanjutnya, pihaknya berharap pembangunan jalan yang telah diusulkan masyarakat dapat segera direalisasikan, khususnya ruas Cikadu-Cengkok sepanjang sekitar 3.600 meter.

“Harapan kami semoga pada hari ini membawa mimpi kami menjadi kenyataan, Itu harapan kami yang sangat kami harapkan,” katanya.

Di tempat yang sama, Mansur mengungkapkan, kondisi jalan di wilayah tersebut telah dirasakan masyarakat selama puluhan tahun. Tokoh pemuda itu mengatakan, saat ingin bersekolah, masyarakat harus berjalan kaki dan kerap terjatuh akibat kondisi jalan.

“Dan saya sudah berusia, genap pada tahun ini 40 tahun dan 40 tahun seperti ini saja jalannya Bahkan masa-masa kami sekolah pun jalan kaki sampai sering jatuh,” ungkapnya.

Mansur mengaku kehadiran Gubernur Andra Soni di Kampung Buluh menjadi sejarah bagi masyarakat setempat. Ia berharap pembangunan jalan sebagaimana aspirasi yang disampaikan dapat ditindaklanjuti karena jalan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat.

“Harapan kami ke Bapak, satu-satunya sebagai orang tua kami hari ini kami mengucapkan terima kasih atas kedatangan Pak Gubernur dan langsung akan membangun jalan kami,” ujarnya.[red]

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gubernur Banten Andra Soni Setujui Empat Raperda Usul DPRD Provinsi Banten

11 Agustus 2026 - 19:10

Provinsi Tangguh Bencana, Dinsos Banten Cetak 60 Tagana Muda

11 Agustus 2026 - 10:44

Gubernur Andra Soni ke Santri Al-Muhaimin: Sukses Butuh Ilmu, Disiplin, Integritas, dan Doa

10 Agustus 2026 - 15:37

Usai Cek Kesehatan Gratis, Pola Hidup Warga Jadi Lebih Sehat

10 Agustus 2026 - 15:31

Wali Kota Serang Apresiasi Dukungan Gubernur Banten Andra Soni Pada Kemajuan Pembangunan Ibu Kota

10 Agustus 2026 - 14:56

Menjaga Nilai Sejarah, Pemprov Banten Revitalisasi Kawasan Ziarah Syekh Asnawi Caringin 

9 Agustus 2026 - 20:27

Trending di Banten