Menu ✖

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Banten · 6 Sep 2026 ·

Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Gubernur Andra Soni Minta Warga Waspada dan Pakai Masker


 Gubernur Banten Andra Soni. Foto: Awal Rijal Perbesar

Gubernur Banten Andra Soni. Foto: Awal Rijal

Serang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau yang saat ini berstatus Level III (Siaga). Erupsi yang tengah berlangsung menyebabkan abu vulkanik terbawa angin hingga ke sejumlah wilayah di Banten dan Jawa Barat.

Gubernur Banten Andra Soni, mengatakan pihaknya melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus berkoordinasi dengan pos pengamatan gunung api, untuk memantau sebaran abu vulkanik dan memastikan langkah mitigasi berjalan tepat.

“Berdasarkan pantauan kami bersama PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi), arah angin saat ini membawa abu vulkanik menuju wilayah Banten dan Jawa Barat. Kami terus memonitor perkembangannya,” ujar Gubernur Andra di Kota Serang, Sabtu (5/9/2026).

Gubernur Andra mengimbau masyarakat untuk tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan. Ia secara khusus meminta warga yang bermukim di wilayah terdampak abu vulkanik untuk mengenakan pelindung pernapasan saat beraktivitas di luar ruangan.

“Karena ada sebaran abu, kami mohon kepada masyarakat di daerah terdampak untuk memakai masker saat keluar rumah demi menjaga kesehatan,” katanya.

Berdasarkan laporan terbaru Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada 5 September 2026, aktivitas Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III (Siaga). Erupsi terus terjadi disertai lontaran material vulkanik, pancaran lava (lava fountain), suara gemuruh, serta hujan abu.

Terkait kondisi tersebut, Gubernur menegaskan agar warga mematuhi rekomendasi keselamatan dari Badan Geologi. Masyarakat, pengunjung, wisatawan, maupun nelayan dilarang keras mendekati atau beraktivitas di dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif Gunung Anak Krakatau.

Masyarakat di pesisir Banten dan Lampung juga diminta untuk tetap tenang dan mematuhi arahan BPBD setempat. Selain itu, Andra mengingatkan warga agar tidak mudah termakan berita bohong (hoaks).

“Diharapkan masyarakat hanya memercayai dan mencari informasi dari media atau sumber resmi pemerintah,” tegas Gubernur Andra.

Gubernur Andra memastikan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama pemerintah di tengah meningkatnya aktivitas vulkanik ini.

“Kita berdoa, semoga semua baik-baik saja,” pungkasnya.[red]

Artikel ini telah dibaca 52 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gubernur Andra Soni Dorong Penguatan Kolaborasi, Ungkap Terima Kasih ke Irjen Hengki dan Sambut Irjen Hendra

9 Oktober 2026 - 17:57

Pemprov Banten Pastikan Rancangan APBD 2027 Berorientasi pada Kesejahteraan Masyarakat

8 Oktober 2026 - 19:22

Meriahkan HUT Ke-26 Banten, Wagub Dimyati Jadikan Catur Cerminan Kerja Birokrasi

8 Oktober 2026 - 16:10

Pemprov Banten Matangkan Strategi Magang Siswa SMK, Andra Soni: Tingkatkan Serapan Tenaga Kerja

7 Oktober 2026 - 19:04

Audiensi dengan Kejati Banten, Bank Banten Perkuat Silaturahim dan Sinergi

7 Oktober 2026 - 15:00

Mitigasi Musim Kemarau, Pemprov Banten Bersama BMKG Siagakan Modifikasi Cuaca

7 Oktober 2026 - 13:54

Trending di Banten