Menu

Mode Gelap
Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30

Kota Tangerang · 8 Feb 2024 ·

Caleg PPP Rahmi Rizfa Al-Fairuz Siap Perjuangkan Pendidikan dan Perlindungan Pada Perempuan


 Calon Legislatif (Caleg) DPRD Kota Tangerang daerah pemilihan (dapil) 2 asal PPP, Rahmi Rizfa Al-Fairuz. Foto: M.Rendi S/Bule Perbesar

Calon Legislatif (Caleg) DPRD Kota Tangerang daerah pemilihan (dapil) 2 asal PPP, Rahmi Rizfa Al-Fairuz. Foto: M.Rendi S/Bule

Kota Tangerang – Calon Legislatif (Caleg) DPRD Kota Tangerang daerah pemilihan (dapil) 2 asal PPP, Rahmi Rizfa Al-Fairuz, akan fokus memperjuangkan aspirasi masyarakat wabil khusus dapilnya jika ia terpilih menjadi wakil rakyat.

Rahmi menyatakan, perjuangan tersebut khusunya pada sektor infrastruktur, lapangan pekerjaan, pendidikan hingga perlindungan terhadap hak-hak kaum perempuan.

Menurut dia, di dapil lingkungan tempat tinggalnya, Jurumudi Baru, Kecamatan Batuceper masih menyisakan persoalan banjir yang belum tuntas hingga kini.

Hal tersebut akan menjadi renungan dia jika diberikan amanah menjadi wakil rakyat, di DPRD Kota Tangerang mewakili dapil 2 Kecamatan Batuceper dan Neglasari.

“Harapan masyarakat sini banyak sih, misalnya lingkungan, pendidikan. Disini masih banyak daerah-daerah yang terdampak banjir,” kata Rahmi ditemui BantenExpres usai silaturahmi dan sosialisasi bersama warga, di rumahnya, Kamis (08/02) sore.

Wanita lulusan S-2 Hukum ini menyebutkan, persoalan banjir bisa diatasi dengan melibatkan semua unsur tidak bisa pemerintah sendiri. “Semu harus terlibat, baik legislatif, eksekutif hingga komponen masyarakat itu sendiri,” tekan dia.

Terlebih lagi di daerah lingkunganya banyak industri atau pabrik-pabrik berdiri. Oleh karena itu, lanjut Rahmi, semua unsur tadi harus terlibat langsung.

Pada di bidang pendidikan, Rahmi menyoroti di wilayahnya–Benda fasilitas SMA Negeri tidak ada, sehingga para orangtua kesulitan setiap anaknya akan memasuki sekolah negeri setingkat SMA.

“Apalagi sekarang adanya sistem zonasi kan, nah ini akan lebih kesulitan lagi bagi kita. Makanya ini yang menjadi renungan saya kedepan bagaimana tentang pendidikan dan lingkungan,” tuturnya.

Menurutnya lagi, pendidikan adalah hak fundamental pelayanan mendasar. Maka ia ingin semua warga bisa bersama-sama perjuangkan dan memajukan wilayahnya.

Sementara terkait hak-hak kaum perempuan, dirinya akan benar-benar fokus berjuang. Terlebih menurutnya kekerasan seksual terhadap kaum perempuan marak terjadi, baik di dalam rumah maupun diluar.

“Karena perempuan itu punya hak, perempuan itu harus dijaga,” tegas Rahmi.

Dari data yang ia dapat, kasus kekerasan seksual terhadap kaum perempuan mencapai 15 aduan per jam. Dan kekerasan seksual sering terjadi di keluarga dan orang terdekat.

Rahmi melihat, kekerasan seksual tersebut jarang dilaporkan karena masyarakat atau korban masih melihatnya sebagai aib.

“Insya Allah ketika saya menjadi anggota dewan, kekerasan seksual itu saya akan gebrak dobrak. Bagaimana caranya manusia-manusia itu harus teredukasi bawasanya kekerasan seksual bukan lagi aib,” cetusnya.

Oleh karenanya, ia mengimbau bahwa orang-orang terdekat harus dijaga. Rahmi juga akan bekerjasama dengan dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sampai ketingkat Kementerian.

“Harapan saya bisa duduk di kursi dewan perwakilan perempuan muda. Saya akan akan menggarap itu semua,” kembali ia menegaskan.

Terakhir, Rahmi berharap kepada kaum milenial dan Gen-Z untuk menggunakan hak pilihnya pada pesta demokrasi atau Pemilu yang sedianya bakal digelar 14 Februari mendatang.

“Pemilih Gen-Z, Gen-X, milenial dan seterusnya, kita punya hak suara, kita bisa menentukan lima tahun kedepan bahkan selamanya, gunakan hak suara kita sebaik-baiknya. Sejelek-jeleknya kita salah memilih pemimpin itu lebih baik daripada kita gak memilih sama sekali,” demikian Rahmi Rizfa Al-Fairuz. [M.Rendi S/Bule]

Artikel ini telah dibaca 245 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tutup Pelatihan, Maryono: Pelayanan Prima Harus Menjadi Budaya Aparatur

4 Juni 2026 - 17:22

Tingkatkan Pelayanan, Perumdam Tirta Benteng Dorong Digitalisasi Pencatatan Meteran Air

4 Juni 2026 - 15:08

Ratusan Warga Tangerang Diterima Kerja di Jepang, Sachrudin: SDM Kota Tangerang Makin Dilirik Dunia

3 Juni 2026 - 17:24

Sambut Kloter Pertama, Sachrudin Doakan Jadi Haji Mabrur dan Inspirasi Kebaikan

2 Juni 2026 - 20:52

Perkuat Kompetensi ASN, Sachrudin Dorong Pelayanan Publik Makin Berkualitas

2 Juni 2026 - 14:31

Harlah Pancasila 2026, Sachrudin Optimistis Keberagaman Jadi Kekuatan Kota Tangerang

1 Juni 2026 - 13:40

Trending di Kota Tangerang