Menu ✖

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Kota Tangerang · 16 Jun 2026 ·

BPBD Kota Tangerang Lakukan Penyemprotan Normalisasi Saluran Air di Jalan Raden Fatah


 Personil BPBD Kota Tangerang saat membantu menangani penyumbatan saluran air di Jalan Raden Fatah, Kelurahan Sudimara, Kecamatan Ciledug. Foto: ist Perbesar

Personil BPBD Kota Tangerang saat membantu menangani penyumbatan saluran air di Jalan Raden Fatah, Kelurahan Sudimara, Kecamatan Ciledug. Foto: ist

Kota Tangerang – Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang dari UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Ciledug turun tangan membantu menangani penyumbatan saluran air di Jalan Raden Fatah, Kelurahan Sudimara, Kecamatan Ciledug, Selasa (16/6/26).

Aksi tanggap ini dilakukan untuk membersihkan tumpukan lumpur tebal di dasar saluran air guna mengantisipasi potensi genangan. Langkah ini sekaligus menindaklanjuti permintaan bantuan dari UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Tangerang Dinas PUPR Provinsi Banten.

Komandan Regu 3 UPT Damkar Ciledug, Syuhada menuturkan, tumpukan lumpur yang tebal telah menyumbat aliran air secara signifikan. Petugas Dinas PUPR Provinsi Banten sendiri sempat mengalami kendala karena posisi saluran air berada tepat di bawah akses Jalan Raden Fatah

“Pengerjaan pengangkutan lumpur tidak memungkinkan dilakukan secara manual karena posisinya di bawah jalan dan ukuran gorong gorong yang cukup sempit,” ujar Syuhada.

Kondisi di lapangan pun memaksa seorang petugas pemadam kebakaran untuk masuk langsung ke dalam saluran air demi memastikan proses pembersihan berjalan efektif.

“Seorang petugas kami harus masuk ke dalam saluran air sejauh kurang lebih satu meter. Hal ini terpaksa dilakukan karena adanya kabel optik yang menghambat proses penyemprotan,” tambahnya.

Untuk mengikis lumpur tebal tersebut, petugas menggunakan metode penembakan air bertekanan tinggi (high pressure). Proses normalisasi ini memakan waktu sekitar dua jam dengan mengerahkan armada mobil pemadam kebakaran.

“Penembakan air dengan tekanan tinggi ini kami lakukan untuk penanganan tumpukan lumpur,” jelas Syuhada.

Kini, saluran air sepanjang 12 meter tersebut sudah kembali bersih dan diharapkan dapat mengalirkan air dengan lancar, meminimalkan risiko genangan di kawasan Jalan Raden Fatah dan sekitarnya.[red]

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Maryono: Upaya Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Harus Lebih Masif

6 Oktober 2026 - 19:45

DPD RI Apresiasi Wali Kota, Sudah Lebih dari 1 Juta Warga Kota Tangerang Ikuti CKG 

5 Oktober 2026 - 19:10

Wastetrap Banksasuci Efektif Jegat 30 Persen Sampah Cisadane Menuju Kawasan Perkotaan

5 Oktober 2026 - 12:03

Apel-HKP, Wali Kota Sachrudin: Amalkan Lewat Pelayanan!

5 Oktober 2026 - 11:27

Wali Kota Sachrudin Ajak Santri Terus Menghidupkan Keteladanan Rasulullah

4 Oktober 2026 - 20:28

Wakil Wali Kota Maryono: Modernisasi Pendidikan Harus Tetap Berpijak pada Akhlak

3 Oktober 2026 - 19:56

Trending di Kota Tangerang