Menu

Mode Gelap
Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30 Hari Kebaya Nasional, Gubernur Banten Andra Soni: Simbol Identitas Perempuan Indonesia Bapenda Banten Gelar Penyuluhan dan Penyebarluasan Kebijakan Pajak Daerah Serta Opsen PKB dan BBNKB

Banten · 3 Mei 2025 ·

Bapak Gede Andra Soni: Fasilitas Kesehatan di Baduy Akan Sediakan Obat Anti Bisa Ular


 Bapak Gede Gubernur Banten Andra Soni Didampingi Wakil Gubernur Banten Andra Soni saat Seba Baduy di Gedung Negara. Foto: Ist Perbesar

Bapak Gede Gubernur Banten Andra Soni Didampingi Wakil Gubernur Banten Andra Soni saat Seba Baduy di Gedung Negara. Foto: Ist

Serang – Gubernur Banten Andra Soni sebagai Bapak Gede menerima Seba Gede Masyarakat Baduy. Penerimaan itu ditandai dengan diterimanya Laksa yang diserahkan oleh Jaro Tanggungan Keduabelas, Saidi Putera. Seba Gede masyarakat Baduy dilaksanakan di Gedung Negara Provinsi Banten, Jl Brigjen KH Syam’un No. 5, Kota Serang, Sabtu (3/5/2025) malam.

Laksa diserahkan setelah Jaro Tanggungan 12 Saidi Putra menyampaikan ucapan tatabean (persembahan) kepada Bapak Gede pada ritual inti Seba yakni Purwa atau Panabean sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil panen yang melimpah.

“Saya sebagai Bapak Gede menerima Seba Gede masyarakat Baduy tahun ini. Semoga masyarakat Baduy semakin sejahtera, alamnya subur, makmur dan gemah, ripah,” kata Andra Soni.

Pada momen Seba Gede itu, Jaro Pemerintah Oom juga menyampaikan amanat Puun kepada Pemprov Banten, utamanya berkenaan dengan kelestarian alam yang harus terus dijaga. Gunung-gunung yang tidak boleh dirusak serta sungai-sungai yang tidak boleh dikotori.

“Kami juga minta di fasilitas kesehatan yang ada agar dilengkapi dengan obat-obatan anti bisa ular. Agar masyarakat Baduy yang kena gigit ular bisa ditangani dengan baik,” ungkapnya.

Selain itu, Jaro Oom juga menegaskan jika momen Seba Gede ini merupakan bentuk amanat dari leluhur agar masyarakat Baduy tetap menjalin silaturahmi dengan pemerintah yang sah.

“Untuk itu pemberian hasil alam yang kami serahkan ini bukanlah upeti, tetapi lebih kepada bentuk ketaatan kami kepada pemerintahan yang sah,” ucapnya.

Menanggapi hal itu, Andra Soni langsung memerintahkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten untuk menjalin kolaborasi dengan Puskesmas terdekat untuk menindaklanjuti permintaan dari masyarakat Baduy.

“Termasuk juga di RSUD Banten, harus dilengkapi dengan obat-obatan anti bisa ular,” ungkapnya.

Andra Soni mengakui dari masyarakat Baduy dirinya banyak belajar. Belajar arti kedisiplinan, saling menghormati, dan tertib.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten Lukman mengatakan, jumlah masyarakat Baduy yang mengikuti Seba Gede tahun ini sebanyak 1.769 warga, yang terdiri dari 1.700 Baduy Luar dan 69 Baduy Dalam.[red]

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 84 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gubernur Andra Soni Perkuat Pengamanan Pasokan dan Stabilitas Harga Pangan Jelang Ramadan

11 Februari 2026 - 16:33

Sekda Provinsi Banten Deden Apriandhi Apresiasi RSUD Banten Raih Predikat Zona Integritas

11 Februari 2026 - 15:56

Gubernur Banten Andra Soni Minta Data Bansos Dibuat Akurat

11 Februari 2026 - 14:25

Gubernur Andra Soni Pastikan Pasien Tetap Dilayani di Tengah Pemutakhiran Data PBI

11 Februari 2026 - 11:19

Pesantren di Lebak Budidaya Cabai, Gubernur Andra Soni Minta Replikasi

10 Februari 2026 - 21:11

Gubernur Andra Soni: Keselamatan Kerja Penting untuk Dunia Industri Berkelanjutan di Banten

10 Februari 2026 - 18:15

Trending di Banten